Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more ➡
Download
Standard view
Full view
of .
Add note
Save to My Library
Sync to mobile
Look up keyword
Like this
38Activity
×
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Cdk 065 Imunisasi (i)

Cdk 065 Imunisasi (i)

Ratings:

4.0

(1)
|Views: 13,320|Likes:
Published by revliee

More info:

Published by: revliee on Oct 24, 2008
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See More
See less

09/19/2013

pdf

text

original

 
 
Diterbitkan oleh :
 Pusat Penelitian dan Pengembangan PT. Kalbe Farma
Daftar Isi :
2. Editorial
Artikel
3. Program Imunisasi dan Permasalahannya di Indonesia5. Perkembangan Pembuatan Vaksin
 
8. Penelitian Vaksinasi DPT di Indonesia13. Penelitian Vaksinasi Polio di Indonesia18. Kadar Zat kebal Anti. Campak setelah Imunisasi denganVaksinasi Campak AIK-C(Sel Fibroblast Embrio Ayam)22. Penggunaan Beberapa Strain Mencit pada Pengembangan AntibodiMonoklonal terhadap Toksoid Difteri25. Kekebalan terhadap Rotavirus pada Bayi di Kabupaten Kutai,Kalimantan Timur 28. Reaksi Samping yang dapat terjadi pada Program Imunisasi33. Efek Teratogenik – Dismorfogenik – Masalah akibat Peng-gunaan Obat dalam Kehamilan38. Pelaksanaan Pemasangan Implant di Puskesmas Melaya III,Jembrana Bali, (April 1989 – Maret 1990)41. Kesehatan Tenaga Pengajar Tingkat Sekolah Dasar di Pesisir Tenggara Kabupaten Poso, Sulawesi Tengah44. Pengarah Ekstrak Curcuma Xanthorrhiza ROXB terhadapBatu Kandung Kemih Buatan pada Tikus Putih (Rat)47. Kanker Mulut di Duabelas Rumah Sakit Tahun 198350. Informasi Obat : Poviral53.
 Pengalaman Praktek : Nyaris Makan Tanah;Sampah
54
. Humor Ilmu Kedokteran
55
. Abstrak - abstrak.
57
. Indeks Karangan.
60.
R.P.P.I.K.
 
International Standard Serial Number: 0125 – 913X
No.65 1990
 
Cermin Dunia Kedokteran No. 65, 19902 Angka kematian bayi yang disebabkan oleh penyakit menular yang dapat dicegah dengan pemberian imunisasi masih cukup tinggi, yaitu sekitar 120.000 setiap tahunnya. Untuk men-cegah kematian, kesakitan dan cacad pada anak telah dilaksanakan Pengembangan Program Imunisasi (PPI) yang dimulai sejak tahun 1977 dengan vaksinasi BCC, DPT dan TT. Padatahun 1980 vaksinasi polio masuk dalam kegiatan tersebut dan yang terakhir vaksinasi campak  pada tahun 1982.Sasaran cakupan imunisasi lengkap pada Pelita IV adalah 65%, yaitu anak pada usia satu tahun telah mendapatkan imunisasi dasar BCG 1 kali, 3 kali DPT, 3 kali Polio dan 1 kaliCampak Kemajuan PPI tampak jelas, pada awal kegiatan hanya meliputi 55 kecamatan, sedang-kan pada saat ini telah 5129 dari 5334 Puskesmas (96%) di Indonesia memberikan pelayananimunisasi lengkap. Tetapi hasil survai menunjukkan hanya 33% bayi yang mendapat imunisasilengkap; umumnya pemberian vaksinasi Polio dan DPT hanya 2 dosis dengan angka
drop out
 yang cukup tinggi. Sedang pada wanita hamil, walaupun yang datang untuk 
antenatal care
mencapai 86%, hanya 51% dari mereka yang mendapat vaksinasi TT lengkap. Hal itu karena pada umumnya para ibu baru datang untuk vaksinasi pertama pada kehamilan 8 bulan. Didaerah KLB difteri, anak yang telah mendapat imunisasi lengkap masih dapat terserang; dan setelah sembuh dari penyakitnya, memiliki titer zat anti yang rendah. Karena itu setelah pem-berian ADS pada anak yang dirawat di rumah sakit, pemberian vaksinasi difteri masih dirasa perlu. Kendala yang perlu mendapat perhatian untuk mendukung PPI adalah dalam hal pe-nyediaan tenaga yang memadai, vaksin dan peralatan yang tepat guna. Perbaikan pelaksanaanoperasional di lapangan antara lain degradasi vaksin, dosis, teknologi baru penyatuan vaksin, strategi yang kontinu, murah, bermanfaat dan potensi masyarakat perlu pula mendapat per-hatian.Masalah-masalah yang timbul dalam pelaksanaan PPI, adakalanya perlu dipecahkanmelalui penelitian. Berbagai penelitian telah dilakukan dalam beberapa tahun terakhir ini di Indonesia. Pada awal pelaksanaan program, hasil penelitian belum mendapat perhatian, tetapi pada tahun-tahun terakhir ini mulai dirasakan pentingnya. Pada hakekatnya terdapat korelasi antara aspek operasional dan penelitian, dengan perhatian pada strategi, jadwal imunisasi dan dosis serta waktu imunisasi agar tercapai pe-ngurangan biaya dengan pencapaian hasil yang maksimal. Sampel yang representatif masih perlu mendapat perhatian. Penelitian-penelitian yang masih perlu dilakukan antara lain peran- serta masyarakat dalam usaha meningkatkan cakupan imunisasi, cara diagnosis cepat/dinidari penyakit yang dapat dicegah d 
ē 
ngan imunisasi. Hal-hal di atas merupakan sebagian dad kesimpulan Simposium Imunisasi yang telahdiadakan oleh Badan Penelitian dan Pengembangan Kesehatan Departemen Kesehatan RI beberapa waktu yang lalu, yang makalah-makalahnya menjadi sebagian edisi Cermin Dunia Kedokteran kali ini. Di akhir halaman, kami cantumkan Indeks Karangan yang telah diterbitkan sepanjang tahun 1990, semoga bermanfaat. Akhirnya,
Selamat Hari Natal 1990 dan Tahun Baru 1991;
mudah-mudahan di tahunmendatang Cermin Dunia Kedokteran dapat lebih memuaskan para sejawat sekalian.
Redaksi

Activity (38)

You've already reviewed this. Edit your review.
Dewi Aprina liked this
1 thousand reads
1 hundred reads
Andesky Sho liked this
Abe_23 liked this
Fitri Rahayu liked this
Selly Sel liked this
Selly Sel liked this
andi_dizzy liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->