Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
12Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Kelainan Jaringan Penyangga Gigi

Kelainan Jaringan Penyangga Gigi

Ratings: (0)|Views: 709 |Likes:
Published by FitriIka ArdeYani

More info:

Published by: FitriIka ArdeYani on Dec 08, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

03/20/2013

pdf

text

original

 
KELAINAN JARINGAN PENYANGGA GIGIBy: Risya Cilmiaty, AR 
PENDAHULUAN
Kesehatan gigi dan mulut merupakan bagian integral kesehatan secara keseluruhan dan perihalhidup sehingga perlu dibudidayakan diseluruh masyarakat. Gigi yang sehat adalah gigi yang rapi, bersih, bercahaya dan didukung oleh gusi yang kencang dan berwarna merah muda. Pada kondisinormal, dari gigi dan mulut yang sehat tidak tercium bau tidak sedap. Kondisi ini hanya dapatdicapai dengan perawatan yang tepat. Keadaan
oral hygine
yang buruk seperti adanya kalkulusdan
 stain
, banyak karies gigi, keadaan tidak bergigi atau ompong dapat menimbulkan masalahdalam kehidupan sehari-hari. Karies gigi adalah penyakit jaringan keras gigi yang ditandaidengan terjadinya mineralisasi bagian anorganik dan demineralisasi substansi organic. Kariesdapat terjadi pada setiap gigi yang erupsi, pada tiap orang tanpa memandang umur, jeniskelamin, bangsa, maupun status ekonomi.
 Periodontium
adalah jaringan penyangga gigi yangterdiri dari jaringan gusi, tulang
alveolar 
,
ligamentum periodontal 
dan
cementum
yang melekat pada akar gigi. Menurut Marshall-Day pada umumnya keradangan gingival pada usia muda rata-rata mencapai 75% atau lebih dan akan meningkat mendekati 100% .
 Struktur Jaringan Penyangga Gigi:
Periodontium merupakan suatu jaringan yang mengelilingi dan mendukung gigi, secaraanatomi struktur periodontal digambarkan sebagai berikut:1.Gingiva2.Ligamen periodontal3.Tulang alveolar 4.SementumPengetahuan tentang anatomi dan struktur dari jaringan periodontal adalah sangat penting untuk dapat memahami suatu penyakit periodontal dan bagaimana penatalaksanaannya.
1.Gingiva
Gingiva adalah suatu jaringan lunak yang terdapat pada rongga mulut, gingiva dapat dibedakandalam 3 tipe sebagai berikut:
Marginal gingiva
/ Gingiva tepi / Gingiva bebas: terletak pada daerah koronal dari bagiangingiva yang lain, tidak melekat pada gigi dam dapat membentuk sulkus gingiva (yaituruang dangkal antara tepi gingiva dan gigi). Pada keadaan normal, gingiva tepimempunyai kontur seperti mata pisau, dengan konsistensi kenyal, dan berwarna merahmuda / pink.
 
Gingiva cekat /
 Attached gingiva
: terletak pada daerah apikal dari gingiva tepi dancekungan gingiva bebas. Gingiva cekat berwarna merah muda dan mempunyai gambaranstipling (seperti kulit jeruk).
Gingiva interdental 
: yang berlokasi diantara gigi pada daerah mesio-distal dari gigi-gigi.
1.Ligamen periodontal
Merupakan suatu jaringan yang mengelilingi akar gigi dan melekat erat pada gigi dan tulangalveolar. Ligamen periodontal ini terutama terdiri atas serabut kolagen yang tersusun secarateratur yang menghubungkan antara gigi dan tulang alveolar. Serat-serat kolagen yang terutamaadalah: (1) serat krestal alveolar; (2) serat horisontal; (3) serat
oblique;
(4) serat apikal. Padaligamen periodontal dapat ditemukan jga sel-sel yaitu sel mesenkhimal, fibroblas, osteoblas,osteoklas, sementoblas dan epitel malasez. 
1.Tulang alveolar
Merupakan bagian yang memegang gigi. Jenis tulang dikomposisikan sebagai tulang kanselusatau spongius yang ditutupi dengan penutup tulang yang keras, yaitu tulang kortikal. 
1.Sementum
Sementum adalah jaringan terkalsifikasi yang menutupi akar gigi dan melekat pada serat-seratligamen periodontal gigi. Sementum dibentuk secara berkesinambungan pada permukaan akar gigi yang berkontak dengan ligamen periodontal atau serat gingiva. 
 Klasifikasi Penyakit Periodontal 
Dibagi dalam dua kategori besar, yaitu:
1.Kondisi yang hanya melibatkan gingiva:
1.
Gingivitisakut2.Gingivitis kronis3.Abses gingiva4.Gingivitis alergika5.Gingivitis erupsi6.Perikoronitis
 
7.Gingivostomatitis herpetika primer akut8.Gingivitis yang berhubungan dengan kehamilan9.Gingivitis yang berhubungan dengan pubertas10.Gingivitis karena defisiensi vitamin C11.Gingivitis yang berhubungan dengan penyakit leukemia12.Gingivitis deskuamasi13.Pembesaran gingiva (enlargement gingiva): inflamasi, perubahan hormonal,dikrasia darah, obat-obatan, karateristik keturunan, nafas lewat mulut danneoplasma.
2.
Kondisi yang melibatkan ligamen periodontal, sementum dan tulang alveolar
(padakondisi dimana gingiva terlibat atau terjadi secara sendiri) :1.Periodontitis
1.Prepubertal periodontitis2.Juvenile periodontitis3.Rapidly progressive periodontitis4.Adult periodontitis
5.Periodontitis yang berhubungan dengan AIDS2.Trauma oklusal3.Resesi Periodontal4.Atropi Periodontal 
Klasifikasi Penyakit Periodontal (Ranney, 1993)A. Gingivitis
1. Gingivitis, plaque bacterial Non-aggravatedSystemically aggravatedRelated to sex hormonesRelated to drugsRelatedtosystemicdisease 2. Necrotizing ulcerative gingivitisSystemic determinants unknown

Activity (12)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
Buanita Farsyah liked this
lovely_dya liked this
lovely_dya liked this
lovely_dya liked this
lovely_dya liked this
Fina Frima liked this
Komenk Jaya liked this
Komenk Jaya liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->