Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Look up keyword
Like this
2Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Alam Semesta

Alam Semesta

Ratings: (0)|Views: 90 |Likes:
Published by roticoklat

More info:

Published by: roticoklat on Dec 08, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

02/21/2013

pdf

text

original

 
Alam Semesta
Alam semesta
, kata ini digunakan untuk menjelaskan seluruh ruang waktu kontinu di mana kita berada, denganenergidanmateriyang dimilikinya pada pertengahan pertamaabadke-20. Usaha untuk memahami pegertian alam semesta dalam lingkup ini pada skala terbesar yangmemungkinkan, ada padakosmologi, ilmu pengetahuan yang berkembang darifisikadan astronomi.Pada pertengahan terakhir abadke-20, perkembangan kosmologi berdasarkan pengamatan, jugadisebutfisika kosmologi,mengarahkan pada pembagian kata alam semesta, antarakosmologi  pengamatandankosmologi teoritis; yang (biasanya) para ahli menyatakan tidak ada harapan untuk mengamati keseluruhan dariruang waktu kontinu,kemudian harapan ini dimunculkan,mencoba untuk menemukanspekulasipaling beralasan untuk model keseluruhan dariruang waktu, mencoba mengatasi kesulitan dalam mengimajinasikan batasanempirisuntuk spekulasi tersebut dan risiko pengabaian menujumetafisika.
1. Teori terbentuknya alam semesta:
a.Teori Dentuman (ledakan)
Ledakan Dahsyat
atau
Dentuman Besar
 Big Bang 
) merupakan sebuah peristiwayang menyebabkan pembentukanalam semesta, berdasarkan kajiankosmologitentang  bentuk awal dan perkembangan alam semesta (dikenal juga dengan
Teori Ledakan Dahsyat 
atau
Model Ledakan Dahysat 
). Berdasarkan pemodelan ledakan ini, alam semesta, awalnya dalamkeadaan sangat panas dan padat yang mengembang pesat, secara terus menerus hingga hari ini.Berdasarkan pengukuran terbaik tahun 2009, keadaan awal alam semesta bermula sekitar 13,7miliar tahun lalu,
 yang kemudian selalu menjadi rujukan sebagai waktu terjadinya
 Big Bang 
tersebut.
 Teori ini telah memberikan penjelasan paling komprehensif dan akurat yangdidukung olehmetode ilmiah beserta pengamatan.
AdalahGeorges Lemaître, seorang biarawan Katolik Roma Belgia, yang mengajukan teoriledakan dahsyat mengenai asal usul alam semesta, walaupun ia menyebutnya sebagai "hipotesis atompurba". Kerangka model teori ini bergantung padarelativitas umumAlbert Einsteindan  beberapa asumsi-asumsi sederhana, sepertihomogenitasdanisotropiruang. Persamaan yang mendeksripsikan teori ledakan dahsyat dirumuskan olehAlexander Friedmann.SetelahEdwin Hubble pada tahun 1929 menemukan bahwa jarak bumi dengangalaksiyang sangat jauh umumnya berbanding lurus dengangeseran merahnya, sebagaimana yang disugesti oleh Lemaître pada tahun 1927, pengamatan ini dianggap mengindikasikan bahwa semua galaksi dan gugus bintang yang sangat jauh memiliki kecepatan tampak yang secara langsung menjauhi titik  pandang kita: semakin jauh, semakin cepat kecepatan tampaknya.
Jika jarak antar gugus-gugus galaksi terus meningkat seperti yang terpantau sekarang, semuanyaharuslah pernah berdekatan di masa lalu. Gagasan ini secara rinci mengarahkan pada suatukeadaanmassa jenisdansuhuyang sebelumnya sangat ekstrem.
 dan berbagaipemercepat partikelraksasa telah dibangun untuk percobaan dan menguji kondisi tersebut, yang menjadikanteoritersebut dapat konfirmasi dengan signifikan, walaupun pemercepat-pemercepat ini memiliki
 
kemampuan yang terbatas untuk menyelidikifisika partikel. Tanpa adanya bukti apapun yang berhubungan dengan pengembangan awal yang cepat, teori ledakan dahsyat
tidak 
dan
tidak dapat 
memberikan beberapa penjelasan seperti kondisi awal, melainkan
mendeskripsikan
dan
menjelaskan
perubahan umum alam semesta sejak pengembangan awal tersebut. Kelimpahanunsur-unsur ringan yang terpantau di seluruh kosmos sesuai dengan prediksi kalkulasi pembentukan unsur-unsur ringan melalui proses nuklir di dalam kondisi alam semesta yangmengembang dan mendingin pada awal beberapa menit kemunculan alam semesta sebagaimanayang diuraikan secara terperinci dan logis olehnukleosintesis ledakan dahsyat.Fred Hoylemencetuskan istilah
 Big Bang 
pada sebuah siaran radio tahun 1949. Dilaporkansecara luas bahwa, Hoyle yang mendukung model kosmologis alternatif "keadaan tetap" bermaksud menggunakan istilah ini secara peyoratif, namun Hoyle secara eksplisit membantahhal ini dan mengatakan bahwa istilah ini hanyalah digunakan untuk menekankan perbedaanantara dua model kosmologis ini.
 Hoyle kemudian memberikan sumbangsih yang besar dalam usaha para fisikawan untuk memahaminukleosintesis bintangyang merupakan lintasan pembentukan unsur-unsur berat dari unsur-unsur ringan secara reaksi nuklir. Setelah penemuanradiasi latar mikrogelombang kosmis pada tahun 1964, kebanyakan ilmuwan mulai menerima bahwa beberapa skenario teori ledakan dahsyat haruslah pernah terjadi.
b.Teori Creatio Continua
Teori ini dikemukakan oleh Fred Hoyle, Bendi dan Gold. Mereka bertpendapat bahwa saatdiciptakan alam semesta ini tidak ada. Alam semesta ini selamanya ada dan akan tetap ada,dengan kata lain alam semesta tidak pernah bermula dan tidak pernah berakhir ( mengingatkankita pada Al-Razi yang menyatakan materi itu kekal). Pada setiap saat ada partikel-partikeltersebut kemudian mengembun menjadi kabut-kabut spiral dengan bintang-bintang dan jasad- jasad alam semesta. Karena partikel yang dilahirkan lebih besar dari pada yang lenyap, maka jumlah materi makin bertambah dan mengakibatkan pemuaian alam semesta. Pengembangan iniakan mencapai titik batas kritik pada 10 milyar tahun lagi. Tetapi dalam waktu 10 milyar ini akandihasilkan kabut-kabut baru. Menurut teori ini 90 % materi alam semesta adalah oksigen. Darihydrogen ini akan membentuk helium dan zat lainnya.
C. Teori Ekspansi dan Kontraksi
Teori Ekspansi dan Kontraksi
Teori ini dilandasi adanya pemikiran bahwa alam semesta mengalami siklus setiap 30 milyar tahun sekali, yaitu terjadinya massa ekspansi dan massa kontraksi. Pada massa ekspansiterbentuklah galaksi-galaksi beserta bintang-bintangnya. Ekspansi ini disebabkan adanya tenagayang berasal dari reaksi inti hidrogen yang pada akhirnya membentuk berbagai unsur yangkemudian menyusut kembali karena mengeluarkan tenaga panas yang tinggi. Berdasarkan teoriekspansi dan kontraksi, maka sebenarnya alam semesta ini tidak berawal dan tidak berakhir.
2. Anggota Alam Semesta
a. Galaksi
 
Galaksi
adalah sebuah sistem yang terikat oleh gayagravitasiyang terdiri atas bintang(dengan segala bentuk manifestasinya, antara lainbintang neutrondanlubang hitam), gas dandebu kosmik medium antarbintang, dan kemungkinan substansi hipotetis yang dikenal denganmateri gelap.
 Kata galaksi berasal dari bahasa Yunani
 galaxias
[γαλαξίας], yang berarti "susu," yangmerujuk pada galaksiBima Sakti( bahasa Inggris: 
Milky Way
). Tipe-tipe galaksi berkisar darigalaksi kerdildengan sepuluh juta
(10
7
) bintang hingga galaksi raksasa dengan satu triliun
(10
12
) bintang, semuanya mengorbit pada pusat galaksi.Matahariadalah salah satu bintang digalaksiBima Sakti;tata suryatermasuk bumi dan semua benda yang mengorbit matahari. Kemungkinan terdapat lebih dari 100 miliar (10
11
) galaksi padaalam semesta teramati.
Sebagian besar galaksi berdiameter 1000 hingga 100.000
  parsecdan biasanya dipisahkan oleh jarak yangdihitung dalam jutaan parsec (atau megaparsec).
Ruang antar galaksi terisi dengan gas yangmemiliki kerapatan massa kurang dari satuatom per meter kubik . Sebagian besar galaksi diorganisasikan ke dalam sebuah himpunan yang disebut klaster, untuk kemudian membentuk himpunan yang lebih besar yang disebut superklaster. Struktur yang lebih besar ini dikelilingioleh ruang hampa di dalamalam semesta.
Meskipun belum dipahami secara menyeluruh,materi gelapterlihat menyusun sekitar 90% darimassasebagian besar galaksi. Data pengamatan menunjukkanlubang hitam supermasif kemungkinan ada pada pusat dari banyak (kalau tidak semua) galaksi.
Contoh-contoh galaksi yang kita kenal :1.Galaksi Bimasakti
Bima Sakti
Milky Way
, yang berasal dari bahasa Latin 
Via Lactea
,diambil lagi daribahasa Yunani 
 Γαλαξίας 
 
Galaxias
yang berarti "susu") adalah galaksi spiralyang besar termasuk dalamtipe HubbleSBbc dengan total masa sekitar 10
12
 massa matahari, yang memiliki 200-400 miliar bintang dengan diameter 100.000tahun cahayadan ketebalan 1000tahun cahaya.
Jarak antaramataharidan pusat galaksi diperkirakan 27.700 tahun cahaya. Didalam galaksi bima sakti terdapat sistemTata Surya, yang didalamnya terdapat planet Bumi  tempat kita tinggal. Diduga di pusat galaksi bersemayamlubang hitamsupermasif ( black hole). Sagitarius Adianggap sebagai lokasi lubang hitam supermasif ini. Tata surya kita memerlukanwaktu 225–250 juta tahun untuk menyelesaikan satu orbit, jadi telah 20–25 kali mengitari pusatgalaksi dari sejak saat terbentuknya.Kecepatan orbittata surya adalah 217 km/d.Di dalam bahasa Indonesia, istilah "Bima Sakti" berasal dari tokoh berkulit hitam dalam pewayangan, yaituBima. Istilah ini muncul karena orang Jawa kuno melihatnya sebagai  bayangan hitam yang dikelilingi semacam "aura" cemerlang. Sementara itu, masyarakat Baratmenyebutnya "milky way" sebab mereka melihatnya sebagai pita kabut ber cahayaputihyang membentang pada bola langit. Pita kabut atau "aura" cemerlang ini sebenarnya adalah kumpulan jutaan bintang dan juga sevolume besar debu dan gas yang terletak di piringan/ bidang galaksi.Pita ini tampak paling terang di sekitar rasiSagitarius, dan lokasi tersebut memang diyakini sebagai pusat galaksi.Diperkirakan ada 4 spiral utama dan 2 yang lebih kecil yang bermula dari tengah galaksi. Dandinamakan sebagai berikut:

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->