Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
43Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Analisis Bahan Kimia Obat Dalam BKO

Analisis Bahan Kimia Obat Dalam BKO

Ratings: (0)|Views: 2,590 |Likes:
Published by Dina Christin

More info:

Published by: Dina Christin on Dec 09, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

07/14/2013

pdf

text

original

 
UJI KEBERADAAN BAHAN KIMIA OBAT FENILBUTASON DALAM SEDIAANJAMU DENGAN METODE KROMATOGRAFI LAPIS TIPISI. Tujuan
Mengetahui adanya kandungan senyawa bahan kimia obat fenilbutasondalam sediaan jamu .
II. Alat dan Bahan
Alat-alat yang digunakan dalam penelitian ini adalah cawan porselin,Erlenmeyer, gelas ukur, mortir dan stamper, gelas pengaduk, flakon, penangasair, corong, neraca analitik, mikropipet, plat KLT dan lampu UV.Bahan-bahan yang digunakan dalam penelitian ini adalah Jamu X, Y, danZ, kloroform, metanol, fenilbutason (larutan standar), dan fase gerak (dikloretan:dietileter: metanol: air (27: 15: 8: 1,2)).
III. Cara Kerja
1. Identifikasi fenilbutason dalam jamua. Larutan Uji AMasing-masing serbuk sampel jamu digerus hingga halus dalam mortirkemudian ditimbang sebanyak 500 mg.
 Serbuk yang sudah ditimbang dimaserasi dengan menggunakankloroform: metanol (9:1).
 Dilakukan penggojogan selama 30 menit kemudian disaring denganmenggunakan kertas saring (dihasilkan filtrat berwarna kuning).
 Sampel (filtrat) diuapkan dalam
waterbath 
pada suhu 70
0
C sampaikering.
 1 mL metanol ditambahkan kemudian ditotolkan pada plat KLT sebanyak10 µL (3x penotolan), dilakukan 2x replikasi.b. Larutan Uji B
 
Masing-masing serbuk sampel jamu digerus hingga halus dalam mortirkemudian ditimbang sebanyak 500 mg.
 Ditimbang 5 mg serbuk fenilbutason (standar) kemudian dicampurdengan serbuk sampel.
 Campuran tersebut dimaserasi dengan menggunakan kloroform: metanol(9:1).
 Dilakukan penggojogan selama 30 menit kemudian disaring denganmenggunakan kertas saring (dihasilkan filtrat berwarna kuning).
 Sampel (filtrat) diuapkan dalam
waterbath 
pada suhu 70
0
C sampaikering.
 1 mL metanol ditambahkan kemudian ditotolkan pada plat KLT sebanyak10 µL (3x penotolan), dilakukan 2x replikasi.c. Larutan C atau larutan bakuLarutan fenilbutason dibuat masing-masing 0,1% dalam metanol.2. Identifikasi secara Kromatografi Lapis TipisLarutan A, B dan C ditotolkan secara terpisah dan dielusi dengan kondisipercobaan sebagai berikut:Fase diam :
sillica gel 
F
254
 Fase gerak : dikloroetan: dietileter: metanol: air (77: 15: 8: 1,2)Sampel : A = sampel jamuB = sampel jamu + standard fenilbutasonC = standar fenilbutasonJarak rambat = 10 cmPenampakan bercak = cahaya UV 254 nm, pemadaman fluoresensi3. Pembuatan standar fenilbutasonDitimbang 0,1 g fenilbutason, ditambahkan metanol p.a. sebanyak 50 mLsehingga konsentrasinya menjadi 0,2 % b/v.
 
 
Diambil 5 mL fenilbutason 0,2 % b/v, ditambahkan metanol p.a. sebanyak 10mL sehingga konsentrasinya menjadi 0,1 % b/v.
 Diambil 5 mL fenilbutason 0,1 % b/v, ditambahkan metanol p.a. sebanyak 10mL sehingga konsentrasinya menjadi 0,05 % b/v.
 Diambil 5 mL fenilbutason 0,05 % b/v, ditambahkan metanol p.a. sebanyak10 mL sehingga konsentrasinya menjadi 0,025 % b/v.
 Diambil 5 mL fenilbutason 0,025 % b/v, ditambahkan metanol p.a. sebanyak10 mL sehingga konsentrasinya menjadi 0,0125 % b/v.
 Kelima seri larutan baku tersebut ditotolkan pada plat KLT dengan fase diam
silica gel 
F
254
.
 Sampel juga ditotolkan pada plat yang sama.4. Analisis semikuantitatifPlat KLT yang telah disemprot vanillin-asam sulfat di-
scan/ 
difoto dengankamera beresolusi tinggi.
 Hasil
scan 
disimpan dalam bentuk .gif.
 Gambar diedit sehingga bercaknya tampak lebih jelas dan kontras,
 Gambar dapat diedit menggunakan program
Adobe Photoshop 
.
 Apabila kromatogram lebih dari 1, maka gambar diedit secara bersamaan.
 Analisis kadar fenilbutason menggunakan program
Image-J 
.
IV. Hasil dan Pembahasan
Tujuan penelitian ini adalalah untuk mengetahui keberadaan bahan kimiaobat (BKO) fenilbutazon di dalam sediaan obat tradisional. Obat tradisional

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->