prospektif menemukan 0,33% plasenta previa dari 25.000 wanita yang bersalin, di Indonesiaberkisar 2-7%
[1]
.Plasenta previa pada kehamilan prematur lebih bermasalah karena persalinan terpaksa;karena perdarahan hebat, proses persalinan, ataupun oleh karena prematuritas itu sendiri.Perdarahan akibat plasenta previa akan fatal bagi ibu jika tidak ada persiapan darah ataukomponen darah dengan segera
[1]
.
2.
Definisi
Plasenta previa adalah plasenta yang implantasi atau letaknya tidak normal
[5]
, tumbuhpada segmen bawah rahim, pada zona dilatasi, sehingga menghubungkan atau menutupi seluruhatau sebagian dari ostium uteri internum
[6,7]
. Plasenta yang normal terletak atau berimplantasilebih dari 2 cm dari ostium uteri internum
[7]
.Sejalan dengan bertambah membesarnya rahim dan meluasnya segmen bawah rahim kearah proksimal memungkinkan plasenta yang berimplantasi plasenta yang berimplantasi padasegmen bawah rahim ikut berpindah mengikuti perluasan segmen bawah rahim setelah plasentatersebut bermigrasi. Ostium uteri yang secara dinamik mendatar dan meluas dalam persalinankala satu bisa mengubah luas pembukaan serviks yang tertutup oleh plasenta. Fenomena iniberpengaruh pada derajat atau klasifikasi dari plasenta previa ketika pemeriksaan dilakukan baik dalam masa antenatal maupun dalam masa intranatal
[7]
. Klasifikasi plasenta previa tidak didasarkan pada keadaan anatomik melainkan fisiologik. Sehingga klasifikasinya akan berubahsetiap waktu. Umpamanya, plasenta previa total pada pembukaan 4 cm mungkin akan berubahmenjadi plasenta previa pada pembukaan 8 cm
[5]
. Berdasarkan letaknya, plasenta previa dapatdiklasifikasikan sebagai berikut
[5,7]
:a.
Plasenta previa totalis atau komplit adalah plasenta yang menutupi seluruh ostium uteriintemum.b.
Plasenta previa parsialis adalah plasenta yang menutupi sebagian ostium uteriintemum.c.
Plasenta previa marginalis adalah plasenta yang tepinya berada pada pinggir ostiumuteri internum.d.
Plasenta letak rendah adalah plasenta yang berimplantasi pada segmen bawah rahim sehinggatepi bawahnya berada pada jarak lebih kurang 2 cm dari ostium uteri internum.