Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more ➡
Download
Standard view
Full view
of .
Add note
Save to My Library
Sync to mobile
Look up keyword
Like this
15Activity
×
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
UU NOMOR 3 TAHUN 2006 TENTANG PERUBAHAN ATAS UNDANG-UNDANG NOMOR 7 TAHUN 1989 TENTANG PERADILAN AGAMA

UU NOMOR 3 TAHUN 2006 TENTANG PERUBAHAN ATAS UNDANG-UNDANG NOMOR 7 TAHUN 1989 TENTANG PERADILAN AGAMA

Ratings:

4.57

(7)
|Views: 9,782|Likes:
Published by Hukum, Inc.
UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA
NOMOR 3 TAHUN 2006

TENTANG

PERUBAHAN ATAS UNDANG-UNDANG NOMOR 7 TAHUN 1989
TENTANG PERADILAN AGAMA
UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA
NOMOR 3 TAHUN 2006

TENTANG

PERUBAHAN ATAS UNDANG-UNDANG NOMOR 7 TAHUN 1989
TENTANG PERADILAN AGAMA

More info:

Published by: Hukum, Inc. on Oct 26, 2008
Copyright:Attribution Non-commercial Share Alike

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See More
See less

02/01/2013

pdf

text

original

 
UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIANOMOR 3 TAHUN 2006 TENTANGPERUBAHAN ATAS UNDANG-UNDANG NOMOR 7 TAHUN 1989 TENTANG PERADILAN AGAMADENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESAPRESIDEN REPUBLIK INDONESIA,Menimbang : a. bahwa Negara Kesatuan Republik Indonesia merupakannegara hukum yang berdasarkan Pancasila dan Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945,bertujuan untuk mewujudkan tata kehidupan bangsa,negara, dan masyarakat yang tertib, bersih, makmur, danberkeadilan;b. bahwa Peradilan Agama merupakan lingkungan peradilan dibawah Mahkamah Agung sebagai pelaku kekuasaankehakiman yang merdeka untuk menyelenggarakanperadilan guna menegakkan hukum dan keadilan;c. bahwa Peradilan Agama sebagaimana diatur dalam Undang-Undang Nomor 7 Tahun 1989 tentang Peradilan Agamasudah tidak sesuai lagi dengan perkembangan kebutuhanhukum masyarakat dan kehidupan ketatanegaraan menurutUndang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun1945;d. bahwa berdasarkan pertimbangan sebagaimana dimaksuddalam huruf a, huruf b, dan huruf c, perlu membentukUndang-Undang tentang Perubahan atas Undang-UndangNomor 7 Tahun 1989 tentang Peradilan Agama;Mengingat : 1. Pasal 20, Pasal 21, Pasal 24, dan Pasal 25 Undang-UndangDasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945;2. Undang-Undang Nomor 14 Tahun 1985 tentang MahkamahAgung sebagaimana telah diubah dengan Undang-UndangNomor 5 Tahun 2004 tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 14 Tahun 1985 tentang Mahkamah Agung(Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 2004 Nomor 9, Tambahan Lembaran Negara Republik Indonesia Nomor4359);3. Undang-Undang . . .
 
- 2 -
3. Undang-Undang Nomor 7 Tahun 1989 tentang PeradilanAgama (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun 1989Nomor 49, Tambahan Lembaran Negara Republik IndonesiaNomor 3400);4. Undang-Undang Nomor 4 Tahun 2004 tentang KekuasaanKehakiman (Lembaran Negara Republik Indonesia Tahun2004 Nomor 8, Tambahan Lembaran Negara RepublikIndonesia Nomor 4338);Dengan Persetujuan BersamaDEWAN PERWAKILAN RAKYAT REPUBLIK INDONESIAdanPRESIDEN REPUBLIK INDONESIAMEMUTUSKAN:Menetapkan : UNDANG-UNDANG TENTANG PERUBAHAN ATAS UNDANG-UNDANG NOMOR 7 TAHUN 1989 TENTANG PERADILANAGAMA.Pasal IBeberapa ketentuan dalam Undang-Undang Nomor 7 Tahun1989 tentang Peradilan Agama (Lembaran Negara RepublikIndonesia Tahun 1989 Nomor 49, Tambahan Lembaran NegaraRepublik Indonesia Nomor 3400) diubah sebagai berikut:1.Ketentuan Pasal 2 diubah sehingga berbunyi sebagaiberikut:Pasal 2Peradilan Agama adalah salah satu pelaku kekuasaankehakiman bagi rakyat pencari keadilan yang beragamaIslam mengenai perkara tertentu sebagaimana dimaksuddalam Undang-Undang ini.2. Di antara Pasal 3 dan Pasal 4 disisipkan pasal baru yakniPasal 3A, yang berbunyi sebagai berikut:Pasal 3ADi lingkungan Peradilan Agama dapat diadakanpengkhususan pengadilan yang diatur dengan Undang-Undang.3. Ketentuan . . .
 
- 3 -
3. Ketentuan Pasal 4 diubah sehingga berbunyi sebagaiberikut:Pasal 4(1) Pengadilan agama berkedudukan di ibu kotakabupaten/kota dan daerah hukumnya meliputi wilayah kabupaten/kota.(2) Pengadilan tinggi agama berkedudukan di ibu kotaprovinsi dan daerah hukumnya meliputi wilayahprovinsi.4. Ketentuan Pasal 5 diubah sehingga berbunyi sebagaiberikut:Pasal 5(1) Pembinaan teknis peradilan, organisasi, administrasi,dan finansial pengadilan dilakukan oleh MahkamahAgung.(2) Pembinaan sebagaimana dimaksud pada ayat (1) tidakboleh mengurangi kebebasan hakim dalam memeriksadan memutus perkara.5.Ketentuan Pasal 11 diubah sehingga berbunyi sebagaiberikut:Pasal 11(1) Hakim pengadilan adalah pejabat yang melakukantugas kekuasaan kehakiman.(2) Syarat dan tata cara pengangkatan, pemberhentian,serta pelaksanaan tugas hakim ditetapkan dalamUndang-Undang ini.6. Ketentuan Pasal 12 diubah sehingga berbunyi sebagaiberikut:Pasal 12(1) Pembinaan dan pengawasan umum terhadap hakimdilakukan oleh Ketua Mahkamah Agung.(2) Pembinaan dan pengawasan umum sebagaimanadimaksud pada ayat (1) tidak boleh mengurangikebebasan hakim dalam memeriksa dan memutusperkara.7. Ketentuan . . .

Activity (15)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
Kang Zuhdi liked this
Lalu Munawar liked this
Mami Febe liked this
Kang Zuhdi liked this
Kunta Wibawa liked this
Adjie Saputra liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->