Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more ➡
Download
Standard view
Full view
of .
Add note
Save to My Library
Sync to mobile
Look up keyword
Like this
5Activity
×
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Liberalisasi Pemikiran Islam (Konsep Dan Strateginya)

Liberalisasi Pemikiran Islam (Konsep Dan Strateginya)

Ratings: (0)|Views: 1,075|Likes:

More info:

Categories:Types, Research, Genealogy
Published by: Irwan Malik Marpaung on Dec 16, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See More
See less

02/01/2014

pdf

text

original

 
Liberalisasi Pemikiran IslamKonsep danStrategi Penyebarannya
Oleh: Dr. Hamid Fahmy Zarkasyi
Pendahuluan
Islam adalah agama dan peradaban yang mengajarkan umatnya prinsip-prinsipyang meliputi segala aspek kehidupan. Oleh sebab ituproblemyangdihadapi umat Islam berasaldalam diri umat Islam sendiri dandariperadabanlain.Masalahdari dalam diriumat Islam atau tantanganinternalitudiantaranyaadalahkejumudan, fanatisme, taqlid, bidah khurafat.Akibatnya adalah lambatnya proses ijtihad umat Islam dalam merespon berbagai tantangan kontemporer, lambatnya perkembangan ilmu pengetahuan Islam dan pesatnya perkembangan aktifisme. Untukmenyelesaikan masalah atautantanganinternalinisejumlah cendekiawan Muslimmelakukanberbagai upayauntukmembawa ide pembaharuan (
tajdid 
). Namun,karenapengetahuan para cendekiawan Muslim itu tidak memadahi untuk melakukan pembaharuan,merekaakhirnyamengimporpaham-paham,ide-ide dan konsep-konsepyang berasal dari Barat.Paham yang diimpor ataudimasukkan kedalam ranah pemikiran Islamitudijustifikasi dengan ayat-ayat al-Qur’andan hadith sehingga seperti berasal dari pemikiran Islam.Diantara paham, ide dan konsepyangakhir-akhirini diimpor oleh cendekiawan Muslim adalah liberalismeyangkemudiandigunakan untuk liberalisasi pemikiran Islam.Untuk tujuanliberalisasi pemikiran Islam digunakanlahpaham-paham lain sepertisekularisme, pluralisme agama,relativisme, feminisme & genderdan lain sebagainya.Akibatnyakonsep-konsep itumenguasai pemikiran Muslim,danMuslimpunmelihat Islam dengankaca mata sekuler,liberal dan relativistik.Sejatinyaprogram liberalisasi pemikiran Islam initelah lama “dipasarkankedunia Islam. Hanya saja ia menemukan momentum dan aksentuasinya setelah terjadi”DramaTragedi 11 September 2001.Disaat itu Barat mendapatkanlegitimasi untuk menghabisi fundamentalisme dan terrorisme yang dianggap bersumber dari Islam. Olehsebab itu program liberalisasi pemikiran Islam inidisebarkanatas dukungan moril danmatriel dari Baratmelalui berbagaisarana media (TV, Radio, Surat Kabar, Majalah),training, workshop, penerbitan buku-buku dsb.Ini juga sekaligus merupakan agendaganda Barat untuk menyebarkan prinsiputama postmodernisme yaituliberalismeyangdiletakkan berhadap-hadapan denganfundamentalisme,
1
relativismeberhadapan denganabsolutisme dst.Makalah ini akan membahas konsep liberalisme, strategi liberalisasi pemikiran Islamdan penyebarannya kedalam ranah pemikiran Islam.
Makalah disampaikan pada Seminar Nasional “Liberalisasi Pemikiran dan Dampaknya TerhadapPendidikan Agama Islam”, diselenggarakan oleh Lembaga Pusat Pengkajian Islam (LP2I) Tan-Nur, padatanggal 11 April 2009, di Aula Masjid Nurul Iman Padang, Sumatera Barat.
1
Menurut Akbar S Ahmed, salah satu ciri postmodernisme adalah semangatnya yang berhadapan denganfundamentalisme, lihatAkbar S.Ahmed,
 Postmodernisme and Islam
, Routledge, London, 1992.Terjemahan bahasa IndonesiaAkbar S Ahmed, Postmodernisme,
 Bahaya dan Harapan Bagi Islam
(Pent). M.Sirozi, Mizan Bandung, 1994,hal.26.
 
I.Liberalisme dan Liberalisasi diBarat
Di Barat liberalismeberasaldariideologi politik yang berpusat pada individu.Didalamnya terdapatpembelaanhak dalam pemerintahan, termasuk persamaan hak dihormati, hak berekspresi dan bertindak serta bebas dari ikatan-ikatan agama danideologi.
2
Pahamyang sejalan dengan sekularismeyang memisahkan agama dari negara.Dalam konteks sosial liberalisme diartikan sebagai adalah suatu etika sosial yangmembela kebebasan (
liberty
) dan persamaan (
equality
) secara umum.
3
Dalam konteksekonomi, menurut Alonzo L. Hamby, PhD, Profesor Sejarah di Universitas Ohio,liberalisme menekankan pada kebebasan (
 freedom
), persamaan (
equality
), dankesempatan (
opportunity
).
4
 Namun, pada perkembangannya liberalisme merambah kepadabidangpemikirantermasuk pemikiran keagamaan.Liberal dalam konteks kebebasan intelektual berartiindependen secara intelektual, berfikiran luas, terus terang, dan terbuka.Bahkankebebasan intelektual adalah aspek yang paling mendasar dari liberalisme sosial dan politik atau dapat pula disebut sisi lain dari liberalisme sosial dan politik. Kelahiran dan perkembangannya di Barat terjadi pada akhir abad ke 18, namun akar-akarnya dapatdilacak seabad sebelumnya (abad ke 17). Di saat itu dunia Barat terobsesi untuk membebaskan diri mereka dalam bidang intelektual, keagamaan, politik dan ekonomidari tatanan moral, supernatural dan bahkan Tuhan.Pada saat itulah (tahun 1789) terjadi Revolusi Perancis yang didalamnya terdapatkebebasan mutlak dalam pemikiran, agama, etika, kepecayaan, berbicara, pers dan politik. Prinsip-prinsip Revolusi Perancis itu akhirnya dianggap sebagai
Magna Charta
liberalisme. Konsekuensinya adalah penghapusan Hak-hak Tuhan dan segala otoritasyang diperoleh dari Tuhan; penyingkiran agama dari kehidupan publik dan menjadinya bersifat individual. Selain itu agama Kristen dan Gereja harus dihindarkan agar tidak menjadi lembaga hukum ataupun sosial. Ciri liberalisme pemikiran dan keagamaan yang paling menonjol adalah pengingkaran terhadap semua otoritas yang sesungguhnya, sebabotoritas dalam pandangan liberal menunjukkan adanya kekuatan diluar dan diatasmanusia yang mengikatnya secara moral. Ini sejalan dengan doktrin nihilisme yangmerupakan ciri khas pandangan hidup Barat postmodern yang telah disebutkan diatas.Memang pada mulanya yang muncul adalah liberalisme intelektual yang mencobauntuk bebas dari agama dan dari Tuhan, namun dari situlah lahir dan tumbuhnyaliberalisme pemikiran keagamaan yang disebut juga
theological liberalism
.Perkembangan liberalisme pemikiran kaagamaan ini dapat diklasifikasikan menjadi tigafase perkembangan:
2
Simon Blackburn,
Oxford Dictionary of Philosophy
, Oxford, Oxford University Press, 1996, v.s.liberalism.
3
Coady, C. A. J.
 Distributive Justice
, A Companion to Contemporary Political Philosophy, editors Goodin,Robert E. and Pettit, Philip. Blackwell Publishing, 1995,hal.440.
4
Brinkley, Alan.
 Liberalism and Its Discontents
. Harvard Univ. Pr.,1998; Lihat juga Gray, John.
The Two Faces of Liberalism
. New Pr., 2000; Kloppenberg, James T.
The Virtues of Liberalism
. Oxford, 1998.
 
Fase
 pertama
dari abad ke 17 yang dimotori oleh filosof Perancis ReneDescartesyang mempromosikan doktrin rasionalisme atau
 Enlightenment 
yang berakhir pada pertengahan abad ke 18. Doktrin utamanya adalah a) percaya pada akal manusia b)keutamaan individu c) imanensi Tuhan dan d) meliorisme (percaya bahwa manusia itu berkembang dan dapat dikembangkan).
Fase
kedua
 bermula pada akhir abad ke 18dengan doktrin Romantisisme yang menekankan pada individualisme, artinya individudapat menjadi sumber nilai. Kesadaran-diri (
 self-consciousness
) itu dalam pengertian
religious
dapat menjadi Kesadaran-Tuhan (
 god-consciousness
). Tokohnya adalah Jean-Jacques, Immanuel Kant, dan Friedrich Schleiermacher dsb.
Fase
terakhir 
 bermula pada pertengahan abad ke 19 hingga abad ke 20 ditandaidengan semangat modernisme dan postmodernisme yang menekankan pada ide tentang perkembangan (
notion of progress
). Agama kemudian diletakkan sebagai sesuatu yang berkembang progressif dan disesuaikan dengan ilmu pengetahuan modern serta diharapkan dapat merespon isu-isu yang diangkat oleh kultur modern. Itulah sebabnyamaka kajian mengenai doktrin-doktrin Kristen kemudian berubah bentuk menjadi kajian psikologis pengalaman keagamaan (
 psychological study of religious experience
), kajiansosiologis lembaga-lembaga dan tradisi keagamaan (
 sociological study of religiousinstitution
), kajian filosofis tentang pengetahuan dan nilai-nilai keagamaan (
 philosophical inquiry into religious knowledge and values
).
5
Sementara itu pada abad ke 19 liberalisme dalam pemikiran keagamaan Katholik Roma berbentuk gerakan yang mendukung demokrasi politik dan reformasi gereja,namun secara teologis tetap mempertahankan ortodoksi. Sedangkan dalam pemikiranKristen Protestan liberalisme merupakan tren kebebasan intelektual yang menekankan pada substansi etis dan kemanusiaan Kristen danmengurangi penekanan pada teologiyang dogmatis.
6
Artinya dengan masuknya paham liberalisme kedalam pemikirankeagamaan maka banyak konsep dasar dalam agama Kristen yang berubah.Nicholas F.Gier,dariUniversity of Idaho, Moscow, Idaho
7
menyimpulkan karakteristik pemikirantokoh-tokoh liberal Amerika Serikat adalah sbb:
Pertama
, percaya pada Tuhan, tapi bukan Tuhan dalam kepercayaan KristenOrthodok.Karena Tuhan mereka tidak orthodok maka mereka seringkali disebut Atheist.Ciri-ciri Tuhan menurut Kitab Suci dan doktrin agama sebagai
 person
dengan sifat-sifatkhusus ditolak oleh kelompok liberal karena mereka lebih menyukai konsep Tuhan yangdiambil dari akal manusia. Tuhan dalam kepercayaan ini dianggap tidak mengetahuikehidupan manusia secara detail dantidak mencampuri urusan individu nanusia.Perkembangan ini seakan menggambarkan perubahan keyakinan orang Barat yangsebelumnya percaya
God createdman,
telah berubah menjadi
Mancreated god.
5
The New Encyclopedia of Britanica
, University of Chocago, 1991, vol. 11, hal. 693
6
Http://uk.search.yahoo.com/search;_ylt=A0oGkuebQs9Hd0kBPmtLBQx.?p=origin+of +religious+liberalism&y=Search&fr=slv8-acd&ei=UTF-8&rd=r1
7
 Nicholas F. Gier, “Religious Liberalism and The FoundingFathers”, dalam Peter Caws, ed.
TwoCenturies of Philosophy in America
, (Oxford: Basil Blackwell Publishers, 1980),
hal.
22-45.

Activity (5)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 thousand reads
1 hundred reads
Ani Rohani liked this
Febrians Sanches liked this
Surwi Widiawati liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->