Read without ads and support Scribd by becoming a Scribd Premium Reader.
 
BAB IPENDAHULUAN
1.1 Latar Belakang
Semenjak ditemukannya penisilin ataupun obat-obat sulfa pada tahun 1930-an,sampai saat ini berbagai jenis antibiotika banyak sekali ditemukan dan dikembangkan.Pengembangan obat-obat golongan ini merupakan suatu tonggak kemajuan dalam dunia pengobatan, oleh karena berbagai penyakit infeksi dapat diobati secara efektif.Akan tetapi, pada kenyataannya, masyarakat masih memiliki keterbatasan dalammengetahui tentang kegunaan dari jenis-jenis antibiotika yang terbilang banyak jenis obatnya.Bahkan mungkin terkadang seorang dokter juga bisa melupakan hal-hal sederhana yang patutdiingat mengenai kegunaan jenis obat antibiotika dan juga cara pemakaian dan konsekuensi jika terjadi kesalahan dosis pemakaian. Oleh karena itulah, sangat penting bagi masyarakat,terutama yang bekerja di bidang kesehatan (medis) atu yang memiliki profesi sebagai dokter (manusia maupun hewan) untuk mengenal lebih baik tentang obat-obat jenis antibiotik.Antibiotika sendiri dapat digolongkan berdasarkan daya bunuhnya terhadap bakteri, berdasarkan spektrum kerjanya, berdasarkan penyakitnya, dan berdasarkan sasaran kerjanya.
 
1.2 Tujuan
Tujuan penulisan peper ini adalah agar pembaca (kalangan sendiri maupunmasyarakat) dapat mengenal dan mengetahui dengan lebih baik apa itu antibiotik (khususnyakelompok antibiotik yang merupakan inhibitor sintesis protein), jenis-jenis antibiotik,manfaat/kegunaan antibiotik (termasuk efek samping dan akibat jika tidak digunakan sesuaianjuran), dan penggunaan antibiotik. 
1.3 Manfaat
Pembaca dapat mengenal antibotik (khususnya antibiotik yang termasuk dalamkelompok inhibitor sintesis protein) dengan lebih baik sehingga dapat memanfaatkannyasesuai dengan fungsi obatnya. Dan juga dapat mengurangi kesalahan dalam penggunaan obat-obatan jenis ini dan tidak menimbulkan kerugian.
1
 
BAB IIPEMBAHASAN
2.1 Pengertian Antibiotik 
Antibiotik berasal dari bahasa yunani yang terdiri dari Anti (lawan),Bios (hidup).Antibiotik adalah suatu zat kimia atau senyawa obat yang alami maupun buatan yangdihasilkan oleh mikroorganisme yang berupa bakteri ataupun jamur yang berkhasiat sebagaiobat apabila digunakan dalam dosis tertentu dan berkhasiat mematikan atau menghambat pertumbuhan kuman ataupun mikroorganisme lainnya (yang bersifat parasit), dantoksisitasnya tidak berbahaya bagi manusia. Obat antibiotik yang digunakan untumembasmi mikroba penyebab infeksi pada manusia, ditentukan harus memiliki sifattoksisitas selektif setinggi mungkin. Artinya, obat tersebut haruslah bersifat sangat toksik untuk mikroba, tetapi relatif tidak toksik untuk hospes. Antibiotik hanya untuk bakteri dantidak digunakan untuk virus.
2.2
Pengelompokan Antibiotik 
Antibiotika digolongkan berdasarkan daya bunuhnya terhadap bakteri, berdasarkanspektrum kerjanya, berdasarkan penyakitnya, dan berdasarkan sasaran kerjanya. Golonganantibiotik berdasarkan daya bunuh terhadap bakteri dikelompokkan menjadi dua yaitu:
1.
Antibiotika yang bersifat Bakteriostatik yang bekerja dengan mencegah pertumbuhankuman, tidak membunuhnya, sehingga pembasmian kuman sangat tergantung pada dayatahan tubuh.
2.
Antibiotika yang bersifat Bakterisidal yang bekerja aktif membasmi kuman.Golongan antibiotik berdasarkan spektrum kerjanya dikelompokkan menjadi duayaitu:
1.
Spektrum luas: bersifat aktif terhadap bakteri gram positif dan gram negatif.
2.
Spektrum sempit: bersifat aktif hanya terhadap bakteri gram positif atau gram negatif saja.Contoh-contoh golongan antibiotik yang digolongan berdasarkan penyakitnya yaitu:golongan Penisilin, golongan Sefalosporin, golongan Lincosamides, golongan Tetracycline,golongan Kloramfenikol, golongan Makrolida, golongan Kuinolon, Aminoglikosida,Monobaktam, Sulfonamide, Vankomisin, dan golongan Antibiotika Kombinasi yang dapatdigolongkan lagi berdasarkan cara pemberiannya (Oral dan Oral-Parenteral).
2
 
Golongan antibiotik berdasarkan sasaran kerjanya dikelompokkan menjadi enamyaitu:
1.
2.
Inhibitor transkripsidanreplikasi
3.
Inhibitor sintesis protein
4.
Inhibitor fungsimembran sel
5.
Inhibitor fungsi sel lainnya
6.
AntimetabolitPembagian lain juga sering dikemukakan berdasarkan makanisme atau tempat kerjaantibiotika tersebut pada kuman, yakni:1.Antibiotika yang bekerja menghambat sintesis dinding sel kuman2.Antibiotika yang merubah permeabilitas membran sel atau mekanisme transport aktif sel3.Antibiotika yang bekerja dengan menghambat sintesis protein4.Antibiotika yang bekerja melalui penghambatan sintesis asam nukleat
2.3
Antibiotik sebagai Inhibitor Sintesis Protein dan Jenis-Jenisnya
Antibiotik disini berperan dalam menghambat atau mengganggu fungsi ribosom bakteri, menyebabkan inhibisi sintesis protein secara reversibel. Antibiotik yang masuk dalam golongan inhibitor sintesis protein adalah: Macrolide, Aminoglycoside, Tetracycline,Chloramphenicol, Kanamycin, dan Oxytetracycline.
2.3.1 Macrolide
Macrolide adalah kelompok obat (biasanya antibiotik) yang mana aktifitasnya berasal dari adanya cincin macrolide, cincin lakton makrosiklik yang besar kesalah satu atau lebih gula deoksi, biasanya cladinose dan desosamine, dapatterpasang. Cincin lakton biasanya beranggota 14 -, 15 -, atau 16-. Macrolidesadalah milik kelas poliketida produk alami.Antibiotik Macrolide meliputi:Yang disetujui FDA AS:
Azithromycin- unik, tidak menghambat CYP3A4
3
Search History:
Searching...
Result 00 of 00
00 results for result for
  • p.
  • Notes
    Load more