Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more ➡
Download
Standard view
Full view
of .
Add note
Save to My Library
Sync to mobile
Look up keyword
Like this
10Activity
×
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
eeg

eeg

Ratings: (0)|Views: 707|Likes:
Published by Daniel Zaputra

More info:

Published by: Daniel Zaputra on Dec 19, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, DOCX, TXT or read online from Scribd
See More
See less

03/17/2013

pdf

text

original

 
BAB I PENDAHULUAN
 Dalam melakukan fungsinya sehari-hari, neuron-neuron yang ada diotak menghantarkanimpuls saraf satu dengan yang lain, baik dari korteks serebri ke perifer maupun sebaliknya.Aktifitas listrik ini bersifat ritmik, terus menerus dan diduga berasal dari talamus yang berfungsisemacam pacemaker, yang dipancarkan ke korteks serebri melalui neuron dan sinaps-sinapsnya.
1
Intensitas kegiatan listrik ini berubah sesuai dengan tingkat aktivitas otak, tetapiselalu terdapat aktivitas listrik dasar yang bersumber dari talamus tadi. Untuk merekamaktivitas listrik tersebut, dipakai alat Elektroensefalografi (EEG) yang dapat merekam aktivitaslistrik setelah sampai di korteks.Otak manusia merupakan sumber dari segala pikiran, emosi, persepsi dan tingkah laku.Otak terdiri dari jutaan elemen mikroskopik yang disebut saraf yang menggunakan bahan kimiadalam mengatur aktivitas listrik di dalam otak. Tahapan embrional yang penting dalamperkembangan otak adalah neurulasi, proliferasi, migrasi, mielinisasi dan sinatogenesis.Keadaan mulai lahir sampai usia 5 tahun akan terjadi pertumbuhan fisik yang cepat diikutidengan perkembangan otak. Maturitas dari otak yang paling tinggi pada batang otak danterakhir pada kortek serebri. Setelah usia 5 tahun maka pertumbuhan otak berjalan lambat,dan progresivitasnya untuk mencapai usia pertengahan masa kanak-kanak biasanya antara usia6-8 tahun. Sinaptogenesis terjadi secara cepat pada kortek serebri saat 2 tahun dari kehidupan.Myelinisai paling cepat saat usia 2 tahun pertama kemudian berlangsung lebih lambat setelahitu. Neuron- neuron yang berhubungan (fungsi motorik, sensorik dan kognitif) mengalamimielinisasi yang besar dimulai saat usia anak masuk sekolah (6 tahun) dan sel saraf area initerjadi mielinisasi yang lengkap antara usia 6-12 tahun. Lebih jauh lagi hal ini dekat sekalihubungannya dengan maturasi hipokampus di mana terjadi mielinisasi pada anak-anak.
1,2
 
BAB II ELEKTROENSEFALOGRAFI2.1 Sejarah Elektroensefalografi
 Richard Caton (1842-1926), seorang dokter yang bekerja di Liverpool, memperkenalkan temuantentang fenomena listrik dari belahan otak kelinci dan monyet dalam British Medical Journalpada 1875. Pada tahun 1890, Adolf Beck, seorang ahli fisiologi,menerbitkan penelitiannyamengenai aktivitas listrik spontan dari otak kelinci dan anjing termasuk tentang perubahanosilasi ritmik dengan bantuan cahaya.
1,2
 Seorang fisiolog dan psikiater dari Jerman yang bernama Hans Berger (1873-1941), yang bekerjadi kota Jena, memulai studinya mengenai EEG pada manusia di tahun 1920. Hans melanjutkanpenelitian sebelumnya oleh Richard Caton, Hans Berger kemudian , mengumumkan bahwasangatlah mungkin untuk merekam arus listrik yang lemah yang dihasilkan oleh otak, tanpamembuka tengkorak, dan hasilnya dapat dilihat di kertas. Hans menamakan format perekamanpenemuannya dengan nama elektroensefalogram. Karyanya kemudian dikembangkan olehEdgar Douglas Adrian. Pada tahun 1934. Fisher dan Lowenback merupakan orang pertama yangmenunjukkan gambaran lonjakan epileptiform. Selanjutnya, pada tahun 1936, Jasper Gibbsmelaporkan lonjakan interiktal sebagai tanda fokus epilepsi. Pada tahun yang sama,laboratorium EEG pertama dibuka di Massachusetts General Hospital.
2,3
 
 
Offner Franklin (1911-1999), profesor biofisika di Northwestern University mengembangkansebuah prototipe dari EEG yang tergabung dalam inkwriter piezoelektrik yang disebut
Crystograph
(seluruh perangkat ini biasanya dikenal sebagai
Dynograph Offner 
). Pada tahun1947,
society 
EEG Amerika didirikan dan kongres pertama EEG Internasional diadakan. Padatahun 1953 Aserinsky dan Kleitmean menjelaskan mengenai gelombang REM saat tidur.Terkesan dengan berbagai kemungkinan untuk membangun peta bidimensional menyangkutaktivitas EEG di atas permukaan otak maka pada tahun 1950, William Grey Waltermengembangkan topografi otak dengan nama toposkop. Alat ini memungkinkan untukmelakukan pemetaan aktivitas listrik di permukaan otak. Toposcope adalah suatu alat yangkompleks. Toposcope mempunyai 22 tabung sinar katoda (yang serupa dengan tabung TV),masing-masing di antara tabung sinar katoda itu dihubungkan ke sepasang elektroda yangdipasang ke tengkorak.. Elektroda diatur di dalam suatu susunan geometri, sehingga masing-masing tabung bisa melukiskan intensitas dari beberapa irama yang menyusun EEG di dalamarea otak tertentu. Susunan tabung CRT ini, sedemikian rupa sehingga display phosphorescentspiral menunjukkan secara serempak irama yang menunjukkan bagian tertentu dari otak.
2.2 Pengertian EEG
 Electroencephalogram ( EEG) adalah suatu test untuk mendeteksi kelainan aktivitas elektrikotak. Sedangkan menurut dr. Darmo Sugondo membedakan antara Electroencephalogram danElectroencephalografi. Electroencephalografi adalah prosedur pencatatan aktifitas listrik otakdengan alat pencatatan yang peka sedangkan grafik yang dihasilkannya disebutElectroencephalogram. Jadi Aktivitas otak berupa gelombang listrik, yang dapat direkammelalui kulit kepala disebut Elektro-Ensefalografi (EEG). Amplitudo dan frekuensi EEGbervariasi, tergantung pada tempat perekaman dan aktivitas otak saat perekaman.
6,7
 Saat subyek santai, mata tertutup, gambaran EEG nya menunjukkan aktivitas sedang dengangelombang sinkron 8-14 siklus/detik, disebut gelombang alfa. Gelombang alfa dapat direkamdengan baik pada area visual di daerah oksipital. Gelombang alfa yang sinkron dan teratur akanhilang, kalau subyek membuka matanya yang tertutup. Gelombang yang terjadi adalahgelombang beta (> 14 siklus/detik). Gelombang beta direkam dengan baik di regio frontal,merupakan tanda bahwa orang terjaga, waspada dan terjadi aktivitas mental. Meski gelombangEEG berasal dari kortek, modulasinya dipengaruhi oleh formasio retikularis di subkortek.Formasio retikularis terletak di substansi abu otak dari daerah medulla sampai midbraindan talamus. Neuron formasio retikularis menunjukkan hubungan yang menyebar.Perangsangan formasio retikularis midbrain membangkitkan gelombang beta, individu sepertidalam keadaan bangun dan terjaga. Lesi pada formasio retikularis midbrain mengakibatkanorang dalam stadium koma, dengan gambaran EEG gelombang delta. Jadi formasio retikularismidbrain merangsang ARAS (Ascending Reticular Activating System), suatu proyeksi serabutdifus yang menuju bagian area di forebrain. Nuklei reticular thalamus juga masuk dalam ARAS,yang juga mengirimkan serabut difus kesemua area di kortek serebri.ARAS mempunyai proyeksi non spesifik dengan depolarisasi global di kortek, sebagaikebalikan dari proyeksi sensasi spesifik dari thalamus yang mempunyai efek eksitasi korteksecara khusus untuk tempat tertentu. Eksitasi ARAS umum memfasilitasi respon kortikalspesifik ke sinyal sensori spesifik dari thalamus. Dalam keadaan normal, sewaktu perjalanan kekortek, sinyal sensorik dari serabut sensori aferen menstimulasi ARAS melalui cabang-cabang
 
kolateral akson. Jika sistem aferen terangsang seluruhnya (suara keras, mandi air dingin),proyeksi ARAS memicu aktivasi kortikal umum dan terjaga.
7
 Gambar 1. Perangkat EEG
2.3 Tujuan EEG
 Kalangan kedokteran menggunakan sinyal EEG untuk diagnosa penyakit yang berhubungandengan kelainan otak dan kejiwaan. Walaupun penggunaan teknik modern seperti CT Scan danMagnetic Resonance Imaging (MRI) dapat memeriksa otak, namun EEG tetap bergunamengingat sifatnya yang non-destruktif, dapat digunakan secara on line dan sangat murahharganya dibandingkan kedua metoda. Disamping keunggulan lain, sinyal EEG dapatmengidentifikasi kondisi mental dan pikiran, serta menangkap persepsi seseorang terhadaprangsangan luar.
2.4 Indikasi EEG
 EEG dilakukan untuk :a. Mendiagnosa dan mengklasifikasikan Epilepsib. Mendiagnosa dan lokalisasi tumor otak, Infeksi otak, perdarahan otak, Parkinsonc. Mendiagnosa Lesi desak ruang laind. Mendiagnosa Cedera kepalae. Periode keadaan pingsan atau dementiaf. Narcolepsyg. Memonitor aktivitas otak saat seseorang sedang menerima anesthesia umum perawatanh. Mengetahui kelainan metabolik dan elektrolitSebagai tambahan EEG juga dapat digunakan untuk membantu dalam memonitoringbeberapa tindakan seperti :1.
 
Untuk memantau kedalaman proses anestesI2.
 
Sebagai indicator langsung dari perfusi otak pada endarterektomi karotiS3.
 
Monitoring efek amobarbital selama tes WADA4.
 
Untuk monitoring kerusakan otak sekunder pada SAH.

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->