Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
24Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
DINAMIKA PANTAI

DINAMIKA PANTAI

Ratings: (0)|Views: 1,126 |Likes:
Published by Iwan Kurniawan

More info:

Published by: Iwan Kurniawan on Dec 20, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

11/24/2013

pdf

text

original

 
I. PENDAHULUAN
. PENDAHULUAN
A. Latar Beelakang
 
Wilayah pesisir adalah suatu jalur saling pengaruh antara darat dan laut,yang memiliki ciri geosfer yang khusus, kearah darat dibatasi oleh pengaruh sifat-sifat fisik laut dan sosial ekonomi bahari, sedangkan ke arah laut dibatasi olehproses alami serta akibat kegiatan manusia terhadap lingkungan di darat(BAKOSURTANAL, 1990).Pada bentang lahan pesisir (
coastal landscape
) tercangkup perairan laut yangdisebut dengan pantai atau tepi laut, adalah suatu daerah yang meluas dari titikterendah air laut pada saat surut hingga ke arah daratan sampai mencapai batasefektif dari gelombang. Pertemuan antara air laut dan daratan ini dibatasi olehgaris pantai (
shore line
), yang kedudukannya berubah sesuai denga kedudukanpada saat pasang surut, pengaruh gelombang dan arus laut.
 
Perairan wilayah pantai merupakan salah satu ekosistem yang sangatproduktif di perairan laut. Ekosistem ini dikenal sebagai ekosistem yang dinamikdan unik, karena pada mintakat ini terjadi pertemuan tiga kekuatan yaitu yangberasal daratan, perairan laut dan udara. Kekuatan dari darat dapat berwujud air dan sedimen yang terangkut sungai dan masuk ke perairan pesisir, dan kekuatandari batuan pembentuk tebing pantainya. Kekuatan dari darat ini sangat beraneka.Sedang kekuatan yang berasal dari perairan dapat berwujud tenaga gelombang,pasang surut dan arus, sedangkan yang berasal dari udara berupa angin yangmengakibatkan gelombang dan arus sepanjang pantai, suhu udara dan curahhujan (Davies, 1972 dalam Soetikno, 1993).
 
E
kosistem pantai mempunyai berbagai sumberdaya alamyang berpotensi untuk dikembangkan. Salah satu potensinyameliputi keanekaragaman hayatii ekosistem terumbu karang,padang lamun dan mangrove. Jenis ekosistem ini merupakanhabitat
nursery ground 
bagi berbagai macam spesies ikankarang (
Epinephelus sp
), gastropoda (
Thrombus sp
), bivalvia(
 Anadara sp
), dan kepiting bakau (S
cylla serrata
). Namundemikian, semakin meningkatnya upaya pengelolaansumberdaya pesisir dan laut yang kurang berwawasanlingkungan, sehingga telah berdampak terhadap penurunanproduktivitas primer perairan. Kemelimpahan zat hara di zoneyang menjadi pusat perkembangan kegiatan industriperikanan dan pariwisata akan berkurang peranannya.Padahal peranan positif ekologis
terumbu karang-padanglamun-mangrove
adalah sebagai penyeimbang faktor biologis,fisis dan kemis (Nybakken, 1992). Misalnya: akar mangrove,khususnya
Rhizophora apicullata
dan
R. mucronata
berperansebagai perangkap sedimen terhadap komunitas padanglamun dan terumbu. Demikian juga peranan terumbu karangsebagai penghalang empasan gelombang terhadap komunitas
 
padang lamun. Kriterium baik atau buruknya parameterlingkungan perairan pantai bergantung pada hubunganinteraksi ketiga komunitas tersebut
.
Karena sebagai ekosistem yang memiliki kemelimpahan dankeanekaragaman hayati yang tinggi, memungkinkan manusia untukmemanfaatkan, mengeksplotasi dan membudidayakan sumber daya hayati yangada tersebut. Berdasarkan prespektif produktivitas biologik, wilayah pesisir mendapat sebutan sebagai “
 parabolik domain
” karena mempunyai produktivitaspaling tinggi, namun demikian juga rentan dan berpeluang mendapat tekanan daridarat maupun dari laut (Gueloget dan Perthuisot, 1992).
 
Oleh karena itu, perlu diupayakan beberapa spesifikasimetode pengembangan wilayah kepesisiran dan kelautanyang layak dan sesuai dengan ekosistem yang ada, gunamenunjang program pembangunan berwawasan lingkungan.Dalam hal ini, upaya manajemen pesisir dan laut secaraterpadu yang berpedoman pada pelestarian fungsi lingkunganhidup merupakan prioritas utama pembangunan suatukawasan (Dahuri,
dkk 
., 1996). Pembangunan danpengembangan kawasan dapat berupa zone
konservasi
,
preservasi
dan
budidaya
. Secara ekonomis wilayah pesisir

Activity (24)

You've already reviewed this. Edit your review.
Kalambe Ntiarasi added this note
like this but how to donwload the paper
Kalambe Ntiarasi liked this
1 thousand reads
1 hundred reads
onealjhee liked this
Afri Mansyah Bth liked this
Tude Leonheart liked this
Gabriella Inez liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->