Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
1Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Makalah MS

Makalah MS

Ratings: (0)|Views: 67 |Likes:
Published by D_Dwi

More info:

Published by: D_Dwi on Dec 20, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

05/05/2012

pdf

text

original

 
1
BAB 1
 
PENDAHULUAN1.
 
Latar Belakang Masalah
Pemerintahan di era Presiden Soeharto yang cenderung otoriter menimbulkan rasa tidak puas kepada masyarakat Indonesia. Sistem sentralistik yang dianut saat itu, menjadikanpemerintah menjadi pihak penyelenggara negara yang kebal dari pengawasan, khususnya darimasyarakat. Pemerintahan yang
top down
membuat kreatifitas dan inovasi masyarakat menjadimati karena kebebasan berpendapat dan mengkritik pemerintah sangat dibatasi. Padahal di satusisi, kebebasan berpendapat dan mengkritik merupakan sebuah hal yang sangat penting agarevaluasi dan akuntabilitas pemerintah dalam menjalankan fungsi pembangunan dapatdipertanggungjawabkan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat.Konsekuensi logis dari matinya mekanisme pemberian pendapat dan kritik terhadappemerintah adalah ketidakmerataan pembangunan yang berjalan selama 32 tahun saat itu diIndonesia. Muncullah kesenjangan antara orang-orang yang tinggal di daerah dan ibukota. Padaakhirnya, kemarahan masyarakat memuncak saat kerusuhan Mei tahun 1998 yang ditandaidengan tumbangnya rezim Soeharto.Secara garis besar, masyarakat menginginkan adanya reformasi dalam sistempemerintahan di Indonesia. Masyarakat menginginkan adanya keterbukaan dalam berpendapatdan penghapusan terhadap sistem sentralistik yang dianggap mematikan pembangunan danmenghambat pemerataan kesejahteraan. Akhirnya dibentuklah undang-undang tentang otonomidaerah yang menandai dimulainya sistem desentralisasi di Indonesia. Desentralisasi dianggapdapat menjawab masalah-masalah pembangunan seperti tidak transparannya penggunaankeuangan, serta memaksimalkan persebaran pembangunan berdasarkan kebutuhan masyarakat.Fungsi pengawasan masyarakat yang belum berkembang saat pemerintahan Soeharto diharapkandapat muncul dan memberi andil dalam pembangunan negara.Namun demikian, pemerintahan dan pembangunan yang terdesentralisasi tidak akanberjalan dengan efektif tanpa adanya partisipasi masyarakatnya. Partisipasi masyarakat sangatpenting peranannya dalam proses pembangunan di wilayahnya sendiri. Partisipasi masyarakat
 
2
bisa berbentuk partisipasi dalam pembangunan infrastruktur partisipasi dalam proses politik;melakukan pengawasan saat pemerintah merumuskan dan melaksanakan kebijakan publik.Penyertaan peran masyarakat dalam sistem pemerintahan akan menimbulkan sinergisitas yangsempurna untuk menciptakan
good governance
yang menginginkan adanya kerjasama danpartisipasi sempurna dari 3 aktor utama di negara, yaitu pemerintah atau
government 
, pihak swasta atau
 privat 
, dan masyarakat atau
civil society
. Sinergitas ketiga elemen ini sangat pentingagar terjadi proses pembuatan kebijakan publik yang berkeadilan dan pembangunan nasionalyang merata.Oleh karena itu, dalam makalah ini, penulis bermaksud untuk mengkaji lebih jauhbagaimana sebenarnya proses pelibatan masyarakat dalam rencana penggusuran Makam MbahPriok serta mekanisme pengawasannya dalam pelaksanaan rencana tersebut. Dengan demikian,penulis juga berharap makalah ini bisa semakin menguatkan pernyataan bahwa
good governance
perlu dibentuk sebaik-baiknya untuk mencegah terjadinya konflik kepentingan yangberbeda satu sama lain antara masyarakat, pemerintah, dan sektor swasta, salah satunya sepertiyang digambarkan pada kasus Makam Mbah Priok.
Rumusan Masalah
Makalah ini memiliki rumusan masalah sebagai berikut:1. Apa penyebab terjadi kerusuhan yang dilakukan masyarakat atas rencanapenggusuran makam Mbah Priok?2. Bagaimana bentuk partisipasi dan pengawasan masyarakat dalam rencanapenggusuran makam Mbah Priok?3. Bagaimana bentuk ideal partisipasi dan pengawasan masyarakat dalam setiapproses pembangunan?
Tujuan Penulisan
Berdasarkan rumusan masalah yang ada, maka tujuan penulisan makalah ini yaitu1. Mengetahui penyebab terjadi kerusuhan yang dilakukan masyarakat atas rencanapenggusuran makam Mbah Priok.
 
3
2. Mengetahui bentuk partisipasi dan pengawasan masyarakat dalam rencana penggusuranmakam Mbah Priok.3. Mengkaji lebih jauh bagaimana bentuk ideal partisipasi dan pengawasan masyarakatdalam setiap proses pembangunan
.Metode penulisan
Makalah ini ditulis dengan menggunakan studi literatur dari beberapa bahan bacaan yangberasal dari buku-buku penunjang dan
website-website
yang memiliki korelasi terhadap temamakalah ini.

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->