Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
11Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
BOD DAN COD SEBAGAI PARAMETER PENCEMARAN AIR DAN BAKU MUTU AIR LIMBAH

BOD DAN COD SEBAGAI PARAMETER PENCEMARAN AIR DAN BAKU MUTU AIR LIMBAH

Ratings: (0)|Views: 897 |Likes:
Published by Aldi Igniel

More info:

Categories:Types, Research, Science
Published by: Aldi Igniel on Dec 22, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

01/03/2013

pdf

text

original

 
 1
© 2004 Sigid Hariyadi Posted:19 December, 2004Makalah individuPengantar Falsafah Sains (PPS 702)Sekolah Pascasarjana/S3Institut Pertanian BogorDosen:Prof. Dr. Ir. Rudy C. Tarumingkeng (Penanggungjawab)Prof. Dr. Ir. Zahrial CotoDr. Ir. Hardjanto
BOD DAN COD SEBAGAI PARAMETER PENCEMARAN AIR DAN BAKU MUTU AIR LIMBAH
Oleh:
Sigid Hariyadi
C161040021sigidh@indo.net.id
 
Pendahuluan
Dalam kasus-kasus pencemaran perairan, baik itu laut, sungai, danaumaupun waduk, seringkali diberitakan bahwa nilai BOD dan COD perairan telahmelebihi baku mutu. Atau sebaliknya, pada kasus pencemaran lainnya yangmendapat protes dari masyarakat sehubungan dengan adanya limbah industri,ditanggapi dengan dalih bahwa nilai BOD dan COD perairan masih memenuhibaku mutu. Dalam salah satu harian (Kompas edisi Senin, 12 Desember 1994)juga terdapat suatu berita dengan judul “Sebaiknya, parameter BOD dan CODtak dipakai penentu baku mutu limbah” yang kurang lebih merupakan pendapatdari salah satu pakar bioremediasi lingkungan dari Universitas Sriwijaya,Palembang. Menurut pakar tersebut, dalam banyak kasus kesimpulan yanghanya didasarkan pada hasil analisis BOD dan COD (juga pH) belum merupakanjawaban ada tidaknya pencemaran lingkungan oleh suatu industri. Di sisi lain,BOD dan COD adalah parameter yang menjadi baku mutu berbagai air limbahindustri selain beberapa parameter kunci lainnya. Nampaknya terdapatpersepsi pada sementara kalangan yang menempatkan BOD dan COD agakberlebihan dari yang seharusnya.
 
 2
Sehubungan dengan hal tersebut, dalam tulisan ini akan dikaji apa itusebenarnya BOD dan COD, bagaimana cara atau prinsip pengukurannya, danapakah memang sebaiknya tidak dipakai sebagai penentu baku mutu air limbah.
Pengertian BOD dan COD
BOD atau
Biochemical Oxygen Demand 
adalah suatu karakteristik yangmenunjukkan jumlah oksigen terlarut yang diperlukan oleh mikroorganisme(biasanya bakteri) untuk mengurai atau mendekomposisi bahan organik dalamkondisi aerobik (Umaly dan Cuvin, 1988; Metcalf & Eddy, 1991). Ditegaskanlagi oleh Boyd (1990), bahwa bahan organik yang terdekomposisi dalam BODadalah bahan organik yang siap terdekomposisi (
readily decomposable organicmatter 
). Mays (1996) mengartikan BOD sebagai suatu ukuran jumlah oksigenyang digunakan oleh populasi mikroba yang terkandung dalam perairan sebagairespon terhadap masuknya bahan organik yang dapat diurai. Dari pengertian-pengertian ini dapat dikatakan bahwa walaupun nilai BOD menyatakan jumlahoksigen, tetapi untuk mudahnya dapat juga diartikan sebagai gambaran jumlahbahan organik mudah urai (
biodegradable organics
) yang ada di perairan.Sedangkan COD atau
Chemical Oxygen Demand 
adalah jumlah oksigenyang diperlukan untuk mengurai seluruh bahan organik yang terkandung dalamair (Boyd, 1990). Hal ini karena bahan organik yang ada sengaja diurai secarakimia dengan menggunakan oksidator kuat kalium bikromat pada kondisi asamdan panas dengan katalisator perak sulfat (Boyd, 1990; Metcalf & Eddy, 1991),sehingga segala macam bahan organik, baik yang mudah urai maupun yangkompleks dan sulit urai, akan teroksidasi. Dengan demikian, selisih nilai antaraCOD dan BOD memberikan gambaran besarnya bahan organik yang sulit uraiyang ada di perairan. Bisa saja nilai BOD sama dengan COD, tetapi BOD tidakbisa lebih besar dari COD. Jadi COD menggambarkan jumlah total bahanorganik yang ada.
 
 3
Metode pengukuran BOD dan COD
Prinsip pengukuran BOD pada dasarnya cukup sederhana, yaitu mengukurkandungan oksigen terlarut awal (DO
i
) dari sampel segera setelah pengambilancontoh, kemudian mengukur kandungan oksigen terlarut pada sampel yangtelah diinkubasi selama 5 hari pada kondisi gelap dan suhu tetap (20
o
C) yangsering disebut dengan DO
5
. Selisih DO
i
dan DO
5
(DO
i
- DO
5
) merupakan nilaiBOD yang dinyatakan dalam miligram oksigen per liter (mg/L). Pengukuranoksigen dapat dilakukan secara analitik dengan cara titrasi (metode Winkler,iodometri) atau dengan menggunakan alat yang disebut DO meter yangdilengkapi dengan
 probe
khusus. Jadi pada prinsipnya dalam kondisi gelap,agar tidak terjadi proses fotosintesis yang menghasilkan oksigen, dan dalamsuhu yang tetap selama lima hari, diharapkan hanya terjadi proses dekomposisioleh mikroorganime, sehingga yang terjadi hanyalah penggunaan oksigen, danoksigen tersisa ditera sebagai DO
5
. Yang penting diperhatikan dalam hal iniadalah mengupayakan agar masih ada oksigen tersisa pada pengamatan harikelima sehingga DO
5
tidak nol. Bila DO
5
nol maka nilai BOD tidak dapatditentukan.Pada prakteknya, pengukuran BOD memerlukan kecermatan tertentumengingat kondisi sampel atau perairan yang sangat bervariasi, sehinggakemungkinan diperlukan penetralan pH, pengenceran, aerasi, ataupenambahan populasi bakteri. Pengenceran dan/atau aerasi diperlukan agarmasih cukup tersisa oksigen pada hari kelima. Secara rinci metode pengukuranBOD diuraikan dalam APHA (1989), Umaly dan Cuvin, 1988; Metcalf & Eddy,1991) atau referensi mengenai analisis air lainnya.Karena melibatkan mikroorganisme (bakteri) sebagai pengurai bahanorganik, maka analisis BOD memang cukup memerlukan waktu. Oksidasibiokimia adalah proses yang lambat. Dalam waktu 20 hari, oksidasi bahanorganik karbon mencapai 95 – 99 %, dan dalam waktu 5 hari sekitar 60 – 70 %bahan organik telah terdekomposisi (Metcalf & Eddy, 1991). Lima hari inkubasiadalah kesepakatan umum dalam penentuan BOD. Bisa saja BOD ditentukandengan menggunakan waktu inkubasi yang berbeda, asalkan dengan menyebut-

Activity (11)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
fyanari liked this
Penta Ryuzaki liked this
Rdec Irfiady liked this
Fajrie Chakid's liked this
Fircha BaNeira liked this
Aldi Igniel liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->