Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
1Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Mengapa Pembukaan Undang Undang Dasar Tidak Dapat Diubah

Mengapa Pembukaan Undang Undang Dasar Tidak Dapat Diubah

Ratings: (0)|Views: 913|Likes:
Published by Boey Friend Ship

More info:

Published by: Boey Friend Ship on Dec 23, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

05/05/2012

pdf

text

original

 
 
Mengapa pembukaan undang undang dasar tidak dapat diubah?
 
Beberapa pihak secara tegas menyatakan bahwa Pembukaan UUD 1945 sudah menjadiharga mati, tidak dapat diubah ataupun diamandemen, dengan megemukakan alasan,pertama ; akan membuka luka lama dalam perdebatan ideologi negara yang padaawalnya dulu rame diperdebatkan, kedua ; dapat membubarkan negara, bersandar padateorynya Hans Kelsen yang dimuat juga dalam Ketetapan MPRS No XX/MPRS/1966yang telah dicabut dengan Tap MPR No III/MPR/2000 dan tidak berlaku lagi namunmasih sering dirujuk, dan ketiga ; dalam sejarah, Pembukaan UUD 1945 tersebut tidak pernah diganti sehingga terkesan sakral.Lalu Apakah benar Pembukaan UUD 1945 tidak pernah berubah? dan apakah negaraakan bubar jika pembukaan UUD 1945 diubah? ada fakta menarik sejarah sebagaiberikut :Sejarah ketatanegaraan justru menunjukkan sebaliknya. UUD 1945, UUD RIS, dan UUDS1950 masing-masing memiliki pembukaan atau mukadimah sendiri-sendiri. Ini jelasberbeda dengan klaim sebagian pihak. Dengan melihat Keppres RIS No 48, 31 Januari1950, yang tercantum dalam Lembaran Negara 50-3 dan diumumkan 6 Februari 1950,dan UU No 7/1950 kita akan terkejut mendapati fakta sejarah bahwa Pembukaan UUD1945 tidak digunakan dalam UUD RIS dan UUDS 1950.Sejarah juga menampilkan fakta yang menarik mengenai kalimat 'Atas berkat rahmat Allah' di alinea ketiga Pembukaan UUD 1945. Disebutkan dalam Risalah Sidang BPUPKIdan PPKI yang diterbitkan Sekneg RI (cetakan pertama, edisi ketiga, 1995, hlm 419-420) bahwa I Gusti Ktut Pudja pada sidang pertama 18 Agustus 1945 berkata 'Ayat 3atas berkat rahmat Allah diganti saja dengan 'Tuhan', Tuhan Yang Maha Kuasa'.Soekarno berkata 'Diusulkan supaya perkataan Allah Yang Maha Esa diganti denganTuhan Yang Maha Esa. Kemudian Soekarno membaca teks Pembukaan dan pada awalalinea ketiga ia membaca 'Atas berkat rahmat Tuhan Yang Maha Kuasa ... dst'. Selesaimembaca, Soekarno berkata 'Setuju, tuan-tuan? (suara: setuju). Dengan ini sahlahPembukaan Undang-Undang Dasar Negara Indonesia.'' Jadi, sebenarnya yang disahkanadalah kalimat 'Atas berkat rahmat Tuhan Yang Maha Kuasa'. Ini berbeda denganPembukaan UUD 1945 yang kita kenal selama ini.

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->