Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more ➡
Download
Standard view
Full view
of .
Add note
Save to My Library
Sync to mobile
Look up keyword
Like this
1Activity
×
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
UU 8 Tahun 2011

UU 8 Tahun 2011

Ratings: (0)|Views: 610|Likes:
Published by poetjazz
UNDANG-UNDANG NOMOR 8 TAHUN 2011 TENTANG PERUBAHAN ATAS UNDANG-UNDANG NOMOR 24 TAHUN 2003 TENTANG MAHKAMAH KONSTITUSI
UNDANG-UNDANG NOMOR 8 TAHUN 2011 TENTANG PERUBAHAN ATAS UNDANG-UNDANG NOMOR 24 TAHUN 2003 TENTANG MAHKAMAH KONSTITUSI

More info:

Categories:Business/Law
Published by: poetjazz on Dec 23, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See More
See less

12/23/2011

pdf

text

original

 
 
UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIANOMOR 8 TAHUN 2011 TENTANGPERUBAHAN ATAS UNDANG-UNDANG NOMOR 24 TAHUN 2003 TENTANG MAHKAMAH KONSTITUSIDENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESAPRESIDEN REPUBLIK INDONESIA,Menimbang : a. bahwa Mahkamah Konstitusi merupakan salah satupelaku kekuasaan kehakiman yang merdekamempunyai peranan penting guna menegakkankonstitusi dan prinsip negara hukum sesuai dengankewenangan dan kewajibannya sebagaimana ditentukandalam Undang-Undang Dasar Negara RepublikIndonesia Tahun 1945;b. bahwa Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2003 tentangMahkamah Konstitusi sebagian sudah tidak sesuai lagidengan perkembangan kebutuhan hukum masyarakatdan kehidupan ketatanegaraan;c. bahwa berdasarkan pertimbangan sebagaimanadimaksud dalam huruf a dan huruf b, perlu membentukUndang-Undang tentang Perubahan atas Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2003 tentang MahkamahKonstitusi;Mengingat : 1. Pasal 7A, Pasal 7B, Pasal 20, Pasal 21, Pasal 22Eayat (2), Pasal 24, Pasal 24C, dan Pasal 25 Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945;2. Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2003 tentangMahkamah Konstitusi (Lembaran Negara RepublikIndonesia Tahun 2003 Nomor 98, Tambahan LembaranNegara Republik Indonesia Nomor 4316);3. Undang-Undang . . .
 
 
- 2 -3. Undang-Undang Nomor 48 Tahun 2009 tentangKekuasaan Kehakiman (Lembaran Negara RepublikIndonesia Tahun 2009 Nomor 157, Tambahan LembaranNegara Republik Indonesia Nomor 5076);Dengan Persetujuan BersamaDEWAN PERWAKILAN RAKYAT REPUBLIK INDONESIAdanPRESIDEN REPUBLIK INDONESIAMEMUTUSKAN:Menetapkan : UNDANG-UNDANG TENTANG PERUBAHAN ATAS UNDANG-UNDANG NOMOR 24 TAHUN 2003 TENTANG MAHKAMAHKONSTITUSI.Pasal IBeberapa ketentuan dalam Undang-Undang Nomor 24 Tahun 2003 tentang Mahkamah Konstitusi (Lembaran NegaraRepublik Indonesia Tahun 2003 Nomor 98, TambahanLembaran Negara Republik Indonesia Nomor 4316) diubahsebagai berikut:1.
 
Ketentuan Pasal 1 angka 2 diubah dan ditambah 1 (satu)angka, yakni angka 4, sehingga Pasal 1 berbunyi sebagaiberikut:Pasal 1Dalam Undang-Undang ini yang dimaksud dengan:1.
 
Mahkamah Konstitusi adalah salah satu pelakukekuasaan kehakiman sebagaimana dimaksud dalamUndang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945.2. Dewan . . .
 
 
- 3 -2.
 
Dewan Perwakilan Rakyat yang selanjutnya disingkatDPR adalah Dewan Perwakilan Rakyat sebagaimanadimaksud dalam Undang-Undang Dasar NegaraRepublik Indonesia Tahun 1945.3.
 
Permohonan adalah permintaan yang diajukansecara tertulis kepada Mahkamah Konstitusimengenai:a.
 
pengujian undang-undang terhadap Undang-Undang Dasar Negara Republik Indonesia Tahun1945;b.
 
sengketa kewenangan lembaga negara yangkewenangannya diberikan oleh Undang-UndangDasar Negara Republik Indonesia Tahun 1945;c.
 
pembubaran partai politik;d.
 
perselisihan tentang hasil pemilihan umum; ataue.
 
pendapat DPR bahwa Presiden dan/atau WakilPresiden diduga telah melakukan pelanggaranhukum berupa pengkhianatan terhadap negara,korupsi, penyuapan, tindak pidana beratlainnya, atau perbuatan tercela, dan/atau tidaklagi memenuhi syarat sebagai Presidendan/atau Wakil Presiden sebagaimanadimaksud dalam Undang-Undang Dasar NegaraRepublik Indonesia Tahun 1945.4.
 
Majelis Kehormatan Mahkamah Konstitusi adalahperangkat yang dibentuk oleh Mahkamah Konstitusiuntuk memantau, memeriksa danmerekomendasikan tindakan terhadap HakimKonstitusi, yang diduga melanggar Kode Etik danPedoman Perilaku Hakim Konstitusi.2. Ketentuan . . .

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->