Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
1Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Tegnologi Pakan Sapi Potong

Tegnologi Pakan Sapi Potong

Ratings: (0)|Views: 63 |Likes:
Published by Agus Usk
Uploaded from Google Docs
Uploaded from Google Docs

More info:

Published by: Agus Usk on Dec 23, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

12/23/2011

pdf

text

original

 
 powered by
 
 Senin, 2009 Januari 12
 
 
Pakan yang baik untuk sapi adalah yang dapat memenuhi protein, karbohidrat, lemak,vitamin, danmineral. Protein berfungsi untuk mengganti sel-sel yang telah rusak, membentuk sel-sel tubuh baru dansumber energi. Karbohidrad berfungsi untuk sebagai sumer energi dan pembentukan lemak tubuh.Lemak berfungsi untuk pembawa vitamin A,D,E,K dan juga sebagai sumber energi. Pada sapi yang digemukkan secara intensif (kereman) dn ful intensif (dry lot Fattening) lapisan lemak dapat menyeliputiserabut otot sehingga tekstur daging otot menjadi lembut (kwalitas terbaik). Mineral di perlukan untuk  pembentukan jaringan tulang dan urat serta mempermudah proses pencernaan dan penyerapan zat-zatmakanan. Vitamin berfungsi untuk mempertahankan kekuatan tubuh dan kondisi kesehatan.Dalam hal ketersediaan pakan di pedesaan, jerami adalah sumberpakan paling banyak di jumpai,sehingga fukus kita adalah pada jerami tersebut. Akan tetapi jerami adalah sumber pakan yangerkualitas rendah, ini dapat kita lihat kandungan yang terdapat di dalamnya yaitu protein 4,5 – 5,5 %lemak 1,4 – 1,7% daya cerna 30% ( seandainya makan 10kg jeram maka yang diserap hanya 3kglainnya menjadi kotoran ), bandingkan dengan rumput gajah dimana protein 8,4 – 11,4% lemak 1,7 – 1,9% serat kasar 29,5 – 33% daya cerna 52% dari perbandingan tersebut terlihat bahwa jerami terlalukasar dan terlalu sulit di cerna di samping kandungan protein dan lemak sedikit. Untuk meningkatkanmutu dari jerami maka di perlukan perlakuan khusus, berikut beberapacara untuk meningkatkan mutu jerami:1.Jerami padi di campur dengan urea + starbioJerami yang akan di campur harus di timbang terlebih dahulu, jerami bisa dalam keadan kering ataupun basah . untuk jerami yang kering harus di larutkan kedalam air terlebih dahulu, setiap 100kg jerami di butuhkan 100 liter air sebagai pelarut urea, sedang untuk jerami segar urea tak perlu di larutkankedalam air, jika jerami segar yang di pilih maka maka setiap 100 gkg jerami dibutuhkan 10 kg urea +10 kg starbio untuk di taburkan diatasnya, ( dengan kata lain 1kg jerami 1ons urea + 1 ons starbio ) caramencampurnya yaitu jerami di buat berlapis-lapis, setiap lapisan tebalnya 10cm, setelah lapisan pertama di tebarkan lalu di tumpuki lapisan kedua begitu seterusnya, kemudian di tutuptumpukantersebut dengan plastikagar terjadi fermentasi , hindarkan dari terik sinar matahari dan hujan. Tunggu21 hari untuk di barikan ternak, pencampuran ini di maksudkan untuk menghancurkan ikatan silica dan
 
di liknin pada solulosa jerami, sehingga mudah dicerna dan kaya akan nitrogen, tingkat daya jerami
 
dapat meningkat dari 30% menjadi 52%2.Jerami padi dengan tetes.Jerami olahan ini dibuat dengan fermentasikan selama 24 jam, yaitu jerami di potong-potong,
 
kemudian di campur air dan tetes dengan perbandingan 2 :1 untuk setiap 10 kg jerami kering yaitu di butuhkan tetes 1,5 kg dan air 3kg (3 liter), di tambah super phospat 25 gram (1 sendok makan) danamunium sulfat 25 gram juga. Tunggu 24 jam baru di berikan pada sapi.
 
3.Jerami kering dengan larutan NaOHOlahan dengan jerami kering di lakukan dengan cara jerami di cuci dengan NaOH. Jerami padisebanyak 1kg di siram secara merata dengan larutan NaOH 30 gram + air1 liter, kemudian setelah di
 
siram tunggu 6 jam agar silka hancur. Menurut ditjen peternakan bahwa seekor sapi bisa di berikan jerami olahan ini sebanyak 5kg + hijauan segar 5kg + 5gram mineral campuran yang bisa di beli ditook dan garam dapur 2 sendok makan.
 
Setelah mengetahui tata cara peningkatan mutu jerami yang membuat kita tidak perlu mengarit kesanakemari , sekarang kita membahas pakan tambahan yang berfungsi sebagai pemercepat pertambahan bobot sapi. Pakan tambahan ini adalah syarat mutlak dalam penggemukan sapi secara intensif. Berikut
 
 beberapa sumber pakan tambahan yang dapat di jumpai di kebanyakan daerah, serta kandungan yangterdapat di dalamnya.Tabel 1 NamaPakanProtein%(dalam100kg)Lemak%(dalam100kg)TDN*(dalam100kg)BahanKeringDedakHalus 14% 3,32% 87,6 % 86 %Dedakkasar 9,9% 2,10% 56,3 % 84 %TepungJagung 9,38% 5,6% 81,84 % 84,98 %Gamblong 2,83% 0,676% 77,25 % 35 %Ampastahu 25,4% 5,4% 76,6 % 10,8 %KacangKedele 48% 3,65% 84,3% 87 %TepungIkan 54,3% 2,86% 68,8 % 89 %* TDN singkatan dari Total Digestible Nutrient, adalah jumlah persentase zat-zat makanan yang dapatdicerna.Perhitungannya berdasarkan penjumlahan persentase dapat dicerna dari protein, serat kasar,BETN ( Bahan Ekstrak Tiada Nitrogen ), serta ekstrak eter dengan konstanta 2,5.Untuk lebih lengkapnya lihat Lampiran - Halaman paling belakangPerlu di ketahui bahwa sapi mempunyai kemampuan mengkonsumsi pakan berdasarkan bobot, semakin berat bobot maka semakin banyak kemampuan makannya, berikut perkiraan kemampuan sapi dalammengkonsumsi pakan :Tabel 2Bobot( kg ) Kemampuan Mengonsumsi Pakan( % dari bobot badan )100 150 3,5150 - 200 4200 250 3,5250 300 3300 350 2,8350 400 2,6400 450 2,4450 500 2Perkiraan diatas berdasarkan pakan dengan kandungan kering. Contoh perhitungan bila kita
 
mempunyai sapi bakalan yang siap digemukkan berbobot 400 kg maka konsumsi bahan keringnya

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->