Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more ➡
Download
Standard view
Full view
of .
Add note
Save to My Library
Sync to mobile
Look up keyword
Like this
2Activity
×
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Birokrasi

Birokrasi

Ratings: (0)|Views: 352|Likes:
Published by Kelana Bayu Aji

More info:

Published by: Kelana Bayu Aji on Dec 24, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, DOCX, TXT or read online from Scribd
See More
See less

11/18/2012

pdf

text

original

 
BirokrasiBirokrasi
berasal dari kata
bureaucracy 
bureau + cracy 
), diartikan sebagai suatuorganisasi yang memiliki rantai komando dengan bentuk piramida,dimana lebih banyak orang berada ditingkat bawah dari pada tingkat atas, biasanya ditemui pada instansi yang sifatnyaadministratif  maupun militer.  Pada rantai komando ini setiap posisi serta tanggung jawab kerjanya dideskripsikan dengan jelasdalam organigram.Organisasi ini pun memiliki aturan dan prosedur ketat sehingga cenderung kurang fleksibel. Ciri lainnya adalah biasanya terdapat banyak formulir yang harus dilengkapi danpendelegasian wewenang harus dilakukan sesuai dengan hirarki kekuasaan.
Berbagai definisi birokrat
Dalam Kamus Besar Bahasa Indonesia,birokrasi didefinisikan sebagai : 1.
 
Sistem pemerintahan yang dijalankan oleh makan pegawai pemerintah karena telah berpegang pada hirarki dan  jenjang jabatan  2.
 
Cara bekerja atau susunan pekerjaan yang serba lamban, serta menurut tata aturan (adat  dan sebagainya) yang banyak liku-likunya dan sebagainya.Definisi birokrasi ini mengalami revisi,dimana birokrasi selanjutnya didefinisikan sebagai 1.
 
Sistem pemerintahan yang dijalankan oleh pegawai bayaran yang tidak dipilih oleh rakyat,  dan2.
 
Cara pemerintahan yang sangat dikuasai oleh pegawai.  Berdasarkan definisi tersebut, pegawai atau karyawan dari birokrasi diperoleh dari penunjukanatau ditunjuk (
appointed 
) dan bukan dipilih (
elected 
).
 
 Bintoro TjokroamidjoyoBirokrasi adalah tipe organisasi yang dipergunakan pemerintahan modern untuk pelaksanaanberbagai tugas-tugasnya yang bersifat spesialisasi, dilaksanakan dalam sistem administrasi dankhususnya oleh aparatur pemerintah (Tjokroamidjoyo, Bintoro : 1998).· Soerjono Soekamto (mengutip Weber)Birokrasi merupakan suatu organisasi yang dimaksud untuk mengerahkan tenaga dengan teraturdan terus menerus, untuk mencapaii suatu tujuan tertentu (Soekamto, Soerjono : 1982). Max Weber menggambarkan birokrasi sebagai suatu organisasi yang memiliki beberapakarakteristik yang dirangkum oleh Martin Albrow ke dalam empat ciri utama, yaitu :· Adanya suatu struktur hirarki, termasuk pendelegasian wewenang dari atas ke bawah dalamorganisasi.· Adanya serangkaian posisi-posisi jabatan, yang masing-masing memiliki tugas dan tanggung jawab yang tegas.· Adanya-aturan, regulasi-regulasi, dan standar-standar formal yang mengatur tata kerjaorganisasi dan tingkah laku para anggotanya.· Adanya personel yang secara teknis memenuhi syarta yang dipekerjakan atas dasar karier,dengan promosi yang didasarkan pada kualifikasi dan penampilan.
 
 Dalam perspektif Max Weber, terdapat 7 prinsip dasar yang perlu diterapkan dalam membangunorganisasi agar dapat mencapai tujuannya. Ketujuh prinsip tersebut adalah(Stephen Robbin): 1.
 
Pembagian Kerja
. Pekerjaan dipecah-pecah sehingga jelas pembagian masing-masinganggota.2.
 
Hirarki kewenangan
yang jelas. Struktur organisasi disusun bertingkat dan memastikan jabatan yang lebih rendah berada di bawah supervisi dan kontrol dari yang lebih tinggi.Garis komando dan garis koordinasi diciptakan untuk meperjelas alur pelaporan diantaraanggota organisasi.3.
 
Formalisasi
yang tinggi. Untuk mengatur perilaku anggota organisasi, perlu disusunperaturan dan prosedur formal sebagai sebuah sistem. Poin ini sangat relevan denganbesaran organisasi. Semakin organisasi tumbuh besar, maka perlu ada formalisasi agarsemua hal berjalan standar.4.
 
Impersonal
. Tindakan dan keputusan yang berlaku di dalam organisasi tidak melibatkanperasaan pribadi. Tidak diperbolehkan konflik kepentingan berperan dalam pengambilankeputusan5.
 
Keputusan personalia berdasarkan kemampuan
. Keputusan tentang promosi, seleksi,didasarkan atas kualifikasi, keberhasilan atau prestasi. Organisasi harus menciptakan meritsistem berjalan secara sesuai.6.
 
Adanya
jenjang karir
bagi anggota organisasi. Prinsip ini mengasumsikan bahwakeanggotaan organisasi seseorang adalah seterusnya (continuous basis). Dengan jenjangkarir diharapkan anggota dapat mengejar karir dan menjaga komitmen terhadaporganisasi.7.
 
Pemisahan
yang jelas kehidupan
pribadi dan organisasi
. Dalam organisasi ideal,pengambilan keputusan dilakukan semaksimal mugkin berjalan rasional. Artinya, anggotaorganisasi harus dapat memisahkan kehidupan organisasi dan kehidupan organisasi.

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->