VIII.STRUKTUR RANCANGAN UNDANG-UNDANGIX.KESIMPULAN
FUNGSI DAN PERANAN F–FDTL DALAM PERTAHANAN NASIONAL RDTLI.PENDAHULUANA.LATAR BELAKANG
Negara merupakan organisasi kekuasaan yang secara de fakto dan de juredapat diakui apabila telah memenuhi beberapa kriteria, yaitu memiliki wilayah,rakyat dan pemerintahan yang berdaulat. Sebagai lambang eksistensi negara,maka ketiga kriteria yang melekat dalam suatu negara tersebut harus dapatdipertahankan, karena bila salah satu kriteria tersebut tidak terpenuhi makaeksistensi suatu negara dapat disangsikan keberadaannya. Dalam hubungandengan unsur-unsur negara ini,
Hans Kelsen
memandang bahwa dari doktrintradisional, ada tiga unsur negara yaitu: teritorialnya, rakyatnya dankekuasaannya. Esensi suatu negara adalah menempati suatu territorial denganbatas-batas tertentu. Sedangkan menyangkut eksistensi negara,
Willoughby
menyebutkan, sangat tergantung pada hak negara atas suatu territorial yangmenjadi miliknya (
Hans Kelsen
, “General Theory Of Law And State”,diterjemahkan oleh
Somardi
, Rimdipress, 1995, Hal. 209).Keutuhan wilayah, keamanan bagi seluruh rakyat terutama dari ancamanpenyerangan negara eksternal, serta jaminan kedaulatan pemerintahan yangsah, harus menjadi prioritas untuk dapat tetap tegaknya suatu negara. Untukitu maka aspek pertahanan dari suatu negara menjadi sangat urgen dalammenopang integritas, kedaulatan serta keamanan suatu negara. Sebagai gardaterdepan maka penyelengaraan dan pengelolaan pertahanan negara harusdilakukan secara professional. Profesionalitas pertahanan negara sangatditentukan oleh kualitas personil maupun sarana dan prasarana pendukungnya.Adalah suatu hal yang sangat sulit mewujudkan sistem pertahanan negara
3