Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Look up keyword
Like this
5Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
STUDI TENTANG MINAT BELAJAR SISWA TERHADAP MATA PELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI SMKN 1 SELONG TAHUN PEMBELAJARAN 2004/2005

STUDI TENTANG MINAT BELAJAR SISWA TERHADAP MATA PELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM DI SMKN 1 SELONG TAHUN PEMBELAJARAN 2004/2005

Ratings: (0)|Views: 496 |Likes:
STUDI TENTANG MINAT BELAJAR SISWA TERHADAP
MATA PELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM
DI SMKN 1 SELONG TAHUN PEMBELAJARAN 2004/2005

Baca selengkapnya di http://www.contohmakalah77.com
STUDI TENTANG MINAT BELAJAR SISWA TERHADAP
MATA PELAJARAN PENDIDIKAN AGAMA ISLAM
DI SMKN 1 SELONG TAHUN PEMBELAJARAN 2004/2005

Baca selengkapnya di http://www.contohmakalah77.com

More info:

Published by: Contoh Makalah Skripsi dan Tesis on Dec 26, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

05/20/2013

pdf

text

original

 
BAB I
PENDAHULUAN
A. Latar Belakang Masalah
Di dalam hidup dan kehidupan ini, PAI memiliki peranan yang sangat penting bagi setiap sendi kehidupan manusia, maka sudah pasti tidak ada orangyang dapat hidup layak tanpa menguasai pendidikan agama. Apalagi pendidikan agama Islam yang merupakan kebutuhan pokok bagi umat muslim.Di dalam ilmu agama tersebut banyak sekali hal-hal yang diajarkan, terutamamenyangkut tentang ibadah kepada Allah SWT, begitu penting dan vital arti pendidikan agama tersebut, sehingga setiap manusia diwajibkan untumempelajarinya.Agama merupakan fitrah manusia yang di miliki sejak lahir apapunagama yang di anut oleh orang tuanya, maka itulah agama yang dianut olehanaknya, namun setelah dewasa anaknya bisa berpikir dan mencari agamamanapun yang di anggap pantas untuknya. Karena pada saat sekarang ini anak mempunyai hak untuk menentukan jalan hidupnya sendiri, tanpa harus1
 
tergantung kepada orang tuanya, apalagi anak itu sudah mempunyai mata pencaharian sendiri.Agama Islam merupakan agama yang mayoritas di Indonesia, kuranglebih sekitar 90 % penduduk memeluk agama Islam. Namun pelaksanaannyatidak sesuai dengan kenyataannya.Oleh karena itu berjamuranlah pondok-pondok pesantren yang siapmendidik santri-santrinya untuk melaksanakan ajaran-ajaran agama Islam yang benar-benar Islam, bukan hanya Islam di KTP. Maka sangat berperan sekali pondok-pondok pesantren dalam memajukan dakwah Islam sekaligusmengislamkan orang-orang yang memang sudah beragama Islam.Untuk mengislamkan anak-anak didik yang masuk disekolah-sekolahumum, maka pemerintah mewajibkan adanya mata pelajaran pendidikanagama Islam, sebagai bekal untuk menunaikan kewajibannya kepada AllahSWT, mulai dari sekolah dasar sampai dengan perguruan tinggi dimasukkankedalam kurikulum pendidikan, maka tugas guru adalag mendidik murid-muridnya supaya lulusan-lulusan tersebut nantinya mampu untuk menguasaiIPTEK sekaligus IMTAQ-nya.Kebanyak orang tua menginginkan anaknya dengan mudah untuk memperoleh pekerjaan, karena dengan bekerja akan meningkatkan status sosialkeluarga. Dengan dasar untuk memenuhi kebutuhan keluarga dan untuk meningkatkan status sosial keluarga, maka orang tua mendukung anaknya2
 
masuk kesekolah umum serta memiliki kemampuan untuk menguasai-keterampilan-keterampilan seputar komputer, dll.Keluarga merupakan lembaga sosial yang pertama dan utama dalam pendidikan anak dan orang tua merupakan tokoh yang sangat berperan dalammenentukan kelangsungan pendidikan anak. Tanpa adanya dukungan orangtua, maka apa yang di harapkan dan diaspirasikan pembelajar akan mengalami banyak hambatan seperti yang dikatakan Febianto (1980), yakni :“Oleh karena anak merasa tidak di perhatikan lagi oleh orang tuanyayang sibuk dengan urusan masing-masing, maka anak berusahamencari tempat lain dimana mereka memperoleh perhatian danditerima oleh kelompok, mereka lari kedalam pergaulan dengan anak sebaya dan membentuk gelanggang serta melakukan apa saja yangmereka anggap baik agar dapat menarik perhatian orang lain dan dapatditerima oleh kelompok”.Dari pernyataan tersebut, dapat di tarik kesimpulan bahwa apabila pembelajar tidak memperoleh dukungan dalam mempelajari agama, maka diamencari jalan keluar kearah negatif, bahkan pembelajar cepat terpengaruh olehlingkungan pergaulan yang berprilaku menyimpang, seperti pelanggarannorma-norma yang berlaku. Untuk itu untuk meningkatkan minat belajar anak terhadap mata pelajaran pendidikan agama Islam perlu adanya dukungan orangtua baik berupa bimbingan, dorongan gairah belajar, baik yang berbentuk  pemberian hadiah, bimbingan maupun dorongan lainnya yang berupa perhatiandan pengawasan.Bagi pembelajar yang masih belajar di Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 1 Selong, terkait masih banyak peserta didik yang masih belum dapat3

Activity (5)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
MrKendem liked this
Taat LopHie Trio liked this
Mumu Najmudin liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->