Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
99Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
4 Nabi Yang Masih Hidup (Nabi Khidr , Ilyas, Isa Dan Idris as)

4 Nabi Yang Masih Hidup (Nabi Khidr , Ilyas, Isa Dan Idris as)

Ratings:

4.57

(7)
|Views: 20,579 |Likes:
4 Nabi Yang Masih Hidup (Nabi Khidr , Ilyas, Isa Dan Idris as)
dengan rujukan kitab-kitab ahlusunnah dan bukti scan kitab mereka.
http://salafytobat.wordpress.com/2008/07/08/4-nabi-yang-masih-hidup-khidr-ilyas-isa-dan-idris-as/
4 Nabi Yang Masih Hidup (Nabi Khidr , Ilyas, Isa Dan Idris as)
dengan rujukan kitab-kitab ahlusunnah dan bukti scan kitab mereka.
http://salafytobat.wordpress.com/2008/07/08/4-nabi-yang-masih-hidup-khidr-ilyas-isa-dan-idris-as/

More info:

Published by: salafytobat.wordpress.com on Oct 31, 2008
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

05/23/2013

pdf

text

original

 
 
4 Nabi yang masih hidup dan tetap diberi riziqidari khazanah Allah swt.
Mereka adalah golongan yang dikhususkan oleh Allah swt.
2 Nabi Ada dibumi yaitu nabi Khidr dan Nabi ilyas a.s.
 Ditempatkan di bagian bumi yang khusus yang Allah yang maha tahu yang mengetahuitempat itu
2 Nabi ada di langit yaitu nabi isa dan nabi idris a.s.
 Ditempatkan di bagian langit yang khusus yang Allah yang maha tahu yang mengetahuitempat itu.
Untuk menjelaskan hal ini, kami jelaskan 5 peringkat hayah (kehidupan)
Satu pandangan Bediuzzaman Said Nursi di dalam Maktubat, al-Maktub al-Awwal, darikoleksi Rasail al-Nur. Nursi menjawab satu soalan
adakah Sayyidina Khidr masih
hidup?Nursi menjawab ya
kerana
hayah
itu 5 peringkat. Nabi Khidr di peringkat kedua.
 
5 Peringkat itu ialah:
 
1. Kehidupan kita sekarang yang banyak terikat pada masa dan tempat.
 2.
Kehidupan Sayyidina Khidr dan Sayyidina Ilyas
. Mereka mempunyai sedikitkebebasan dari ikatan seperti kita. Mereka boleh berada di byak tempat dalam satu masa.boleh makan dan minum bila mereka mahu. Para Awliya
dan ahli kasyaf telah
meriwayatkan secara mutawatir akan wujudnya
hayah
di peringkat ini. Sehingga di
dalam maqam
walayah
ada dinamakan maqam Khidr.
 3.
Peringkat ketiga ini seperti kehidupan Nabi Idris dan Nabi Isa.
Nursi kata,peringkat ini kehidupan nurani yang menghampiri hayah malaikat.4.
Peringkat ini pula
ialah kehidupan para syuhada
. Mereka tidak mati, tetapimereka hidup seperti disebut dalam al-Qur
an. Ustaz Nursi sendiri pernah musyahadah
peringkat kehidupan ini.
5.Dan yang tingkat Hayah ini atau kehidupan rohani sekalian ahli kubur yangmeninggal
 Wallahhua
lam. Subhanaka la
ilma lana innaka antal
alimul hakim
 Berikut ini kami nukilkan kisahnya :
 
 
1. Perihal Nabi Khidr
alaihi salam.
 Bukhari, Ibn al-Mandah, Abu Bakar al-Arabi, Abu Ya
la, Ibn al
-Farra
, Ibrahim al
-Harbidan lain-lain berpendapat, Nabi Khidir a.s. tidak lagi hidup dengan jasadnya, ia telahwafat. Yang masih tetap hidup adalah ruhnya saja, iaitu sebagaimana firman Allah:
ﺎ
ó
 ﻣ
ó æ
 
ﺎ
ó
 ﻨ
ú
 ﻠ
ó
 ﻌ
ó
 ﺟ
 
ò
ﺮ
ó
 ﺸ
ó
 ﺒ
ö
 ﻟ
 
ﻦﱢ ﻣ
 
ó
ﻚ
ö
 ﻠ
ú
 ﺒ
ó
 ﻗ
 
ó
ﺪ
ú
 ﻠ
õ
 ﺨ
ú
 ﻟ
Ç
 
ä ö
ﺈ
ó
 ﻓ
ó Ã
 
ﺖﱢ ﻣ
 
õ
ﻢ
õ
 ﮭ
ó
 ﻓ
 
ó ä æ õ
ﺪ
ö
 ﻟﺎ
ó
 ﺨ
ú
 ﻟ
Ç
 
Kami tidak menjadikan seorang pun sebelum engkau (hai Nabi), hidup kekal abadi
.
 
(al-Anbiya
: 34)
 Hadith marfu
dari Ibn Umar dan Jabir (r.a.) menyatakan:
 
Setelah lewat seratus tahun, tidak seorang pun yang sekarang masih hidup di mukabumi
.
 Ibn al-
Š
alah, al
-Tsa
labi, Imam al
-Nawawi, al-Hafiz Ibn Hajar al-Asqalani dan kaum Sufipada umumnya; demikian juga jumhurul-
ulama
dan ahl al
-
š
alah (orang
-orang saleh),semua berpendapat, bahawa Nabi Khidir a.s. masih hidup dengan jasadnya, ia akanmeninggal dunia sebagai manusia pada akhir zaman. Ibn Hajar al-Asqalani di dalam
Fathal-Bari
menyanggah pendapat orang-orang yang menganggap Nabi Khidir a.s. telahwafat, dan mengungkapkan makna hadith yang tersebut di atas, iaitu huraian yangmenekankan, bahawa Nabi Khidir a.s. masih hidup sebagai manusia. Ia manusia makhsus(dikhususkan Allah), tidak termasuk dalam pengertian hadith di atas.Mengenai itu kami berpendapat:1. Kekal bererti tidak terkena kematian. Kalau Nabi Khidir a.s. dinyatakan masih hidup,pada suatu saat ia pasti akan wafat. Dalam hal itu, ia tidak termasuk dalam pengertianayat al-Qur
an yang tersebut di atas selagi ia akan wafat pada suatu saat.
 2. Kalimat
di muka
bumi
yang terdapat dalam hadith tersebut, bermaksud adalah
menurut ukuran yang dikenal orang Arab pada masa itu (dahulu kala) mengenai hidupnyaseorang manusia di dunia. Dengan demikian maka Nabi Khidir a.s. dan bumi tempathidupnya tidak termasuk 
bumi
 
yang disebut dalam hadith di atas, kerana
bumi
tempat
hidupnya tidak dikenal orang-orang Arab.3. Yang dimaksud dalam hal itu ialah generasi Rasulullah s.a.w. terpisah sangat jauh darimasa hidupnya Nabi Khidir a.s. Demikian menurut pendapat Ibn Umar, iaitu tidak akanada seorang pun yang mendengar bahawa Nabi Khidir a.s. wafat setelah usianya lewatseratus tahun. Hal itu terbukti dari wafatnya seorang bernama Abu al-Thifl Amir, satu-satunya orang yang masih hidup setelah seratus tahun sejak adanya kisah tentang NabiKhidir a.s.4. Apa yang dimaksud
yang masih hidup
dalam hadith tersebut ialah: tidak ada seorang
pun dari kalian yang pernah melihatnya atau mengenalnya. Itu memang benar juga.
 
 5. Ada pula yang mengatakan, bahawa yang dimaksud kalimat tersebut (yang masihhidup) ialah menurut keumuman (ghalib) yang berlaku sebagai kebiasaaan. Menurutkebiasaan amat sedikit jumlah orang yang masih hidup mencapai usia seratus tahun. Jikaada, jumlah mereka sangat sedikit dan menyimpang dari kaedah kebiasaaan; seperti yangada di kalangan orang-orang Kurdistan, orang-orang Afghanistan, orang-orang India danorang-orang dari penduduk Eropah Timur.Nabi Khidir a.s. masih hidup dengan jasadnya atau dengan jasad yang baru.Dari semua pendapat tersebut, dapat disimpulkan: Nabi Khidir a.s. masih hidup dengan jasad dan ruhnya, itu tidak terlalu jauh dari kemungkinan sebenarnya. Tegasnya, NabiKhidir a.s masih hidup; atau, ia masih hidup hanya dengan ruhnya, mengingatkekhususan sifatnya.Ruhnya lepas meninggalkan Alam Barzakh berkeliling di alam dunia dengan jasadnyayang baru (mutajassidah). Itupun tidak terlalu jauh dari kemungkinan sebenarnya.Dengan demikian maka pendapat yang menganggap Nabi Khidir a.s. masih hidup atautelah wafat, berkesimpulan sama; iaitu: Nabi Khidir a.s. masih hidup dengan jasadnyasebagai manusia, atau, hidup dengan jasad ruhi (ruhani). Jadi, soal kemungkinan bertemudengan Nabi Khidir a.s. atau melihatnya adalah benar sebenar-benarnya. Semua riwayatmengenai Nabi Khidir a.s. yang menjadi pembicaraan ahlullah (orang-orang bertaqwadan dekat dengan Allah S.W.T.) adalah kenyataan yang benar terjadi.Silakan lihat kitab
 š 
ul al
-Wu
 š 
ul
karya Imam al-Ustaz Muhammad Zaki Ibrahim, Jilid I,Bab: Kisah Khidir Bainas-
Š
ufiyah Wa al
-
Ulama
. Dipetik dengan se
dikit perubahan darial-Hamid al-Husaini,
al-Bayan al-Syafi Fi Mafahimil Khilafiyah
;
 Liku-liku Bid 
‘ 
ah dan
 Masalah Khilafiyah
(Singapura: Pustaka Nasional Pte Ltd, 1998, m.s. 488).Banyak sekali riwayat-riwayat tentang nabi khidr dalam kitab-kitab yang mu
t
abar. Adariwayat yang mengatakan bahwa Nabi khidr masih hidup dan mati ditangan Dajjal.Dajjal akan menangkap seorang pemuda beriman. Kemudian dajjal menyuruhnya untuk menyembahnya, tapi pemuda itun menolak dan tetap beriman pada Allah. Lalu Dajjalmembunuhnya dan membelah nya menjadi Dua. satu Bagian Dilempar sejauh matamemandang dan satu bagian dilempar sejauh mata memandang kesebelah lainnya.Kemudian Dajjal menghidupkan kembali pemuda itu. dajjal menyuruhnya agar berimankepadanya karena ia telah mematikannya lalu menghidupkannya. Maka pemuda itu tidak mau dan tetap beriman kepada Allah. Pemuda itu bahkan mengatakan
Kamu benar
-benar Dajjal!!
. Lalu Dajjal mewafatkannya lagi.
 Ada riwayat yang mengatakan pemuda beriman ini adalah Nabi Khidr a.s.(wallahua
lam).
 
Doa Nabi al-Khidhr a.s. 

Activity (99)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
Prin liked this
Isyanameta Julia liked this
Anggi Ditya liked this
Kang Dede liked this
Andhi Alparo liked this
Kenchana Desa liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->