Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
1Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
PERMEN_32_2008_LKSBIPARTIT

PERMEN_32_2008_LKSBIPARTIT

Ratings: (0)|Views: 197|Likes:
Published by Ishaq Pataray

More info:

Published by: Ishaq Pataray on Dec 26, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

12/26/2011

pdf

text

original

 
 
PERATURAN MENTERI TENAGA KERJA DAN TRANSMIGRASIREPUBLIK INDONESIANOMOR PER. 32/MEN/XII/2008TENTANGTATA CARA PEMBENTUKAN DAN SUSUNANKEANGGOTAAN LEMBAGA KERJA SAMA BIPARTITMENTERI TENAGA KERJA DAN TRANSMIGRASI REPUBLIK INDONESIA,
Menimbang : a. bahwa sebagai pelaksanaan Pasal 106 ayat (4)UndangUndang Nomor 13 Tahun 2003 tentangKetenagakerjaan, maka perlu ditetapkan Tata CaraPembentukan dan Susunan Keanggotaan Lembaga KerjaSama Bipartit;b. bahwa Keputusan Menteri Tenaga Kerja dan TransmigrasiNomor KEP-255/MEN/2003 tentang Tata CaraPembentukan dan Susunan Keanggotaan Lembaga KerjaSama Bipartit sudah tidak sesuai lagi denganperkembangan kondisi ketenagakerjaan saat ini, sehinggaperlu disempurnakan;c. bahwa berdasarkan pertimbangan sebagaimana dimaksudpada huruf a dan huruf b, perlu ditetapkan denganPeraturan Menteri;Mengingat : 1. Undang-Undang Nomor 21 Tahun 2000 tentang SerikatPekerja/Serikat Buruh (Lembaran Negara RepublikIndonesia Tahun 2000 Nomor 121, Tambahan LembaranNegara Republik Indonesia Nomor 3989);2. Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2003 tentangKetenagakerjaan (Lembaran Negara Republik IndonesiaTahun 2003 Nomor 39, Tambahan Lembaran NegaraRepublik Indonesia Nomor 4279);3. Keputusan Presiden Nomor 187/M Tahun 2004 tentangPembentukan Kabinet Indonesia Bersatu sebagaimanatelah beberapa kali diubah, terakhir dengan KeputusanPresiden Nomor 20/P Tahun 2005;Memperhatikan : 1. Instruksi Presiden Nomor 5 Tahun 2008 tentang FokusProgram Ekonomi Tahun 2008-2009;2. Pokok-pokok Pikiran Badan Pekerja Lembaga Kerja SamaTripartit Nasional Ketenagakerjaan Sementara tanggal 27Oktober 2008, 10 November 2008, dan 14 November 2008;3. Kesepakatan Rapat Pleno Lembaga Kerja Sama TripartitNasional Ketenagakerjaan Sementara tanggal 19November 2008;
 
MEMUTUSKAN :
Menetapkan :
PERATURAN MENTERI TENAGA KERJA DANTRANSMIGRASI TENTANG TATA CARA PEMBENTUKANDAN SUSUNAN KEANGGOTAAN LEMBAGA KERJA SAMABIPARTIT.BAB IKETENTUAN UMUMPasal 1
Dalam Peraturan Menteri ini yang dimaksud dengan :1. Lembaga Kerja Sama Bipartit, yang selanjutnya disebut LKS Bipartit, adalahforum komunikasi dan konsultasi mengenai hal-hal yang berkaitan denganhubungan industrial di satu perusahaan yang anggotanya terdiri daripengusaha dan serikat pekerja/serikat buruh yang sudah tercatat di instansiyang bertanggung jawab di bidang ketenagakerjaan atau unsurpekerja/buruh.2. Pengusaha adalah :a. orang perseorangan, persekutuan, atau badan hukum yang menjalankansuatu perusahaan milik sendiri;b. orang perseorangan, persekutuan, atau badan hukum yang secara berdirisendiri menjalankan perusahaan bukan miliknya;c. orang perseorangan, persekutuan, atau badan hukum yang berada diIndonesia mewakili perusahaan sebagaimana dimaksud dalam huruf adan b yang berkedudukan di luar wilayah Indonesia.3. Perusahaan adalah :a. setiap bentuk usaha yang berbadan hukum atau tidak, milik orangperseorangan, milik persekutuan, atau milik badan hukum, baik milikswasta maupun milik negara yang mempekerjakan pekerja/buruh denganmembayar upah atau imbalan dalam bentuk lain;b. usaha-usaha sosial dan usaha-usaha lain yang mempunyai pengurus danmempekerjakan orang lain dengan upah atau imbalan dalam bentuk lain.4. Pekerja/buruh adalah setiap orang yang bekerja dengan menerima upah atauimbalan dalam bentuk lain.5. Serikat pekerja/serikat buruh adalah organisasi yang dibentuk dari, oleh, danuntuk pekerja/buruh baik di perusahaan maupun di luar perusahaan, yangbersifat bebas, terbuka, mandiri, demokratis, dan bertanggung jawab gunamemperjuangkan, membela serta melindungi hak dan kepentinganpekerja/buruh, serta meningkatkan kesejahteraan pekerja/buruh dankeluarganya.6. Menteri adalah Menteri Tenaga Kerja dan Transmigrasi.
 
BAB IITUJUAN, FUNGSI, DAN TUGAS
Pasal 2
Pembentukan LKS Bipartit bertujuan untuk menciptakan hubungan industrialyang harmonis, dinamis, dan berkeadilan di perusahaan.
Pasal 3
LKS Bipartit berfungsi sebagai forum komunikasi dan konsultasi antarapengusaha dengan wakil serikat pekerja/serikat buruh dan/atau wakilpekerja/buruh dalam rangka pengembangan hubungan industrial untukkelangsungan hidup, pertumbuhan, dan perkembangan perusahaan, termasukkesejahteraan pekerja/buruh.
Pasal 4
Untuk melaksanakan fungsi sebagaimana dimaksud dalam Pasal 3, LKS Bipartitmempunyai tugas :a. melakukan pertemuan secara periodik dan/atau sewaktu-waktu apabiladiperlukan.b. mengkomunikasikan kebijakan pengusaha dan aspirasi pekerja/buruh dalamrangka mencegah terjadinya permasalahan hubungan industrial diperusahaan.c. menyampaikan saran, pertimbangan, dan pendapat kepada pengusaha,pekerja/buruh dan/atau serikat pekerja/serikat buruh dalam rangka penetapandan pelaksanaan kebijakan perusahaan.
BAB IIITATA CARA PEMBENTUKANPasal 5
(1) LKS Bipartit dibentuk oleh unsur pengusaha dan unsur pekerja/buruhdan/atau serikat pekerja/serikat buruh.(2) LKS Bipartit dapat dibentuk di setiap cabang perusahaan.
Pasal 6
Anggota LKS Bipartit dari unsur pekerja/buruh ditentukan sebagai berikut :
a.
dalam hal di perusahaan terdapat 1 (satu) serikat pekerja/serikat buruh dansemua pekerja/buruh menjadi anggota serikat pekerja/serikat buruh tersebut,maka secara otomatis pengurus serikat pekerja/serikat buruh menunjukwakilnya dalam LKS Bipartit;
 
b. dalam hal di perusahaan belum terbentuk serikat pekerja/serikat buruh, makayang mewakili pekerja/buruh dalam LKS Bipartit adalah pekerja/buruh yangdipilih secara demokratis;
 c.
dalam hal di perusahaan terdapat lebih dari 1 (satu) serikat pekerja/serikatburuh dan seluruh pekerja/buruh menjadi anggota serikat pekerja/serikatburuh, maka yang mewakili dalam LKS Bipartit adalah wakil masing-masingserikat pekerja/serikat buruh yang perwakilannya ditentukan secaraproposional;
 

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->