Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more ➡
Download
Standard view
Full view
of .
Add note
Save to My Library
Sync to mobile
Look up keyword
Like this
4Activity
×
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
MENGOPTIMALKAN KEMAMPUAN MENULIS CERITA PENDEK DENGAN TEKNIK PENYEMPURNAAN WACANA SISWA KELAS VII SMP NEGERI 1 NARMADA 2008/2009

MENGOPTIMALKAN KEMAMPUAN MENULIS CERITA PENDEK DENGAN TEKNIK PENYEMPURNAAN WACANA SISWA KELAS VII SMP NEGERI 1 NARMADA 2008/2009

Ratings: (0)|Views: 780|Likes:
MENGOPTIMALKAN KEMAMPUAN MENULIS CERITA PENDEK DENGAN TEKNIK PENYEMPURNAAN WACANA SISWA KELAS VII
SMP NEGERI 1 NARMADA 2008/2009
Baca selengkapnya di http://www.contohmakalah77.com

MENGOPTIMALKAN KEMAMPUAN MENULIS CERITA PENDEK DENGAN TEKNIK PENYEMPURNAAN WACANA SISWA KELAS VII
SMP NEGERI 1 NARMADA 2008/2009
Baca selengkapnya di http://www.contohmakalah77.com

More info:

Published by: Contoh Makalah Skripsi dan Tesis on Dec 28, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, DOC, TXT or read online from Scribd
See More
See less

05/09/2013

pdf

text

original

 
BAB IPENDAHULUAN1.1Latar Belakang
Pendidikan memiliki peranan yang sangat penting dalam membina pembangunan bangsa.Oleh karena itu, masalah pendidikan telah digariskan dalam undang-undang pendidikan yang bertujuan untuk membangun masyarakat yang berpendidikan tinggi dan berpengalaman luas.Salah satu media yang sangat signifikan adalah sekolah. Sekolah dapat mengubah moral, pendewasaan anak, intelektual masyarakat sehingga tercapai keadaan yang normal, aman danterkendali karena sekolah membimbing anak menjadi orang yang dapat mengenali diri sendiri.Selain pendidikan sekolah, juga dapat belajar di luar sekolah yang disebut dengan informal.Dalam dunia pendidikan, berbagai pembelajaran diberikan untuk dikuasai oleh siswa,misalnya dalam mata pelajaran bahasa Indonesia, selain mempelajari tentang kaidah-kaidah bahasa Indonesia yang baik dan benar juga mempelajari kesusastraan. Sastra telah menjadi bagian dari pengalaman hidup manusia, baik dari aspek penciptaannya, maupun pengalaman batinnya ke dalam karya sastra. Di dalam karya sastra dilukiskan keadaan dan kehidupan sosialmasyarakat, ide dan gagasan serta nilai-nilai yang diamanatkan pengarang lewat tokoh-tokohcerita. Sastra mempersoalkan manusia dalam berbagai aspek kehidupan seperti sosial, adatistiadat, moral, ekonomi sehingga karya sastra berguna untuk mengenal manusia, kebudayaannyaserta zamannya. Pada zaman modern ini kedudukan sastra semakin penting. Bukan saja sastra
 
diapresiasikan masyarakat untuk memperluas dan memperkaya pengalaman spiritual serta sosial,melainkan juga telah masuk ke kurikulum sekolah sebagai pengetahuan budaya. Penelitian yangakan dilakukan di SMP Negeri 1 Narmada mengenai karya sastra yang berbentuk prosa fiksiyaitu cerpen.Dalam penelitian yang akan dilakukan di SMP Negeri 1 Narmada siswa Kelas VIIBuntuk melihat kemampuan menulis cerita pendek dengan teknik penyempurnaan wacana darihasil observasi yang dilakukan SMP Negeri 1 Narmada untuk Kelas VII sudah diterapkanKurkulum Berbasis Kompetensi. Jadi siswa sudah mampu berkreatif sendiri dan bebasmenuangkan ide-ide, karena dalam KBK ini siswa diharapkan untuk dapat kreatif sendiri danmemecahkan masalah yang dihadapi dalam proses pembelajaran atau pelajaran yangdihadapinya.Tidaklah berlebihan jika dikatakan bahwa kemampuan menulis merupakan kemampuanyang kompleks, yang menuntut sejumlah pengetahuan dan keterampilan. Untuk menulis sebuahkarangan yang sederhana pun, secara teknis dituntut memenuhi persyaratan dasar seperti menuliskarangan yang rumit. Memilih topik, membatasinya, mengembangkan gagasan, menyajikannyadalam kalimat dan paragraf yang tersusun secara logis. Meskipun begitu, kemampuan tersebut bukanlah semata-mata milik golongan yang berbakat menulis saja. Dengan latihan yangsungguh-sungguh kemampuan itu dapat dimiliki siapa saja. Kemampuan menulis yang dimaksudialah menulis secara formal (Kaswan Darmadi, 1996: 2).Keberhasilan seorang siswa menulis yaitu dengan cara memperhatikan apa yang telahdisampaikan guru dalam pembelajaran terutama jika siswa ingin mengembangkan idenya, sertamenuangkannya dengan menulis di buku atau sekarang sudah ada kemajuan teknologi sepertikomputer. Oleh sebab itu peneliti mengambil judul yaitu
Mengoptimalkan Kemampuan
 
Menulis Cerita Pendek dengan Teknik Penyempurnaan Wacana Siswa Kelas I SMP Negeri 1 Narmada”
. Penelitian ini akan memberikan informasi mengenai kemampuan siswa menulisdengan teknik penyempurnaan wacana dari sebuah cerita.Dalam penelitian tindakan kelas ini diharapkan juga dapat membantu siswa khususnyauntuk lebih meningkatkan kemampuan menulis dan membaca bebagai karya sastra. Selain untuk lebih meningkatkan kemampuan siswa, penelitian ini juga diharapkan supaya guru yang profesional akan merasakan dan mengakui bila menghadapi permasalahan yang terkait dengan proses dan hasil pembelajaran maka akan melakukan sesuatu yang lebih baik. Namun padakenyataannya tidak semua guru mengetahui atau menyadari bahwa ada permasalahan, sehinggamerasa bahwa apa yang dilakukan sehari-hari di kelas tidak bermasalah. Maka dalam hal ini perlu orang lain yang melihat apa yang dikerjakan guru dalam proses belajar mengajar di kelas.Untuk itu peneliti mencoba membantu dalam hal menuju perbaikan atau mengoptimalkankemampuan siswa.
1.2Rumusan Masalah
Berdasarkan latar belakang di atas, judul penelitian ini adalah mengoptimalkankemampuan menulis cerita pendek dengan teknik penyempurnaan wacana siswa kelas IB SMP Negeri 1 Narmada.. Adapun permasalahan dalam penelitian ini dapat dirumuskan sebagai berikut:1.2.1Apakah teknik penyempurnaan wacana dalam pembelajaran menulis cerita pendek dapat meningkatkan mutu proses pembelajaran pada siswa kelas VII SMPN 1 Narmada tahun pelajaran 2008/2009?

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->