Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
2Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
KAJIAN TENTANG PARTISIPASI MASYARAKAT DALAM PEMILIHAN KEPALA DAERAH LANGSUNG DIHUBUNGKAN DENGAN UNDANG-UNDANG NO. 32 TAHUN 2004 TENTANG PEMERINTAHAN DAERAH

KAJIAN TENTANG PARTISIPASI MASYARAKAT DALAM PEMILIHAN KEPALA DAERAH LANGSUNG DIHUBUNGKAN DENGAN UNDANG-UNDANG NO. 32 TAHUN 2004 TENTANG PEMERINTAHAN DAERAH

Ratings: (0)|Views: 106 |Likes:
KAJIAN TENTANG PARTISIPASI MASYARAKAT DALAM PEMILIHAN KEPALA DAERAH LANGSUNG DIHUBUNGKAN DENGAN
UNDANG-UNDANG NO. 32 TAHUN 2004 TENTANG PEMERINTAHAN DAERAH
Baca selengkapnya di http://www.contohmakalah77.com
KAJIAN TENTANG PARTISIPASI MASYARAKAT DALAM PEMILIHAN KEPALA DAERAH LANGSUNG DIHUBUNGKAN DENGAN
UNDANG-UNDANG NO. 32 TAHUN 2004 TENTANG PEMERINTAHAN DAERAH
Baca selengkapnya di http://www.contohmakalah77.com

More info:

Published by: Contoh Makalah Skripsi dan Tesis on Dec 29, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

11/03/2012

pdf

text

original

 
BAB IPENDAHULUAN
A.Latar Belakang Masalah
 Otonomi daerah membawa dampak yang sangat luas terhadap berkembangnya Demokrasi di Indonesia serta membawa harapan besar untukesejahtraan rakyat dan kemakmuran daerah dengan pemilihan kepala daerahsecara langsung. Rakyat bisa menentukan pilhannya sendiri dibandingkan dengan pemilihan kepala daerah sebelumnya yang dipilih oleh anggota DewanPerwakilan Rakyat.Hal ini membawa perubahan pandangan masyarakat terhadap pemerintahan, karena calon yang akan memimpin dipilih langsung oleh rakyat.Hal ini membuktikan adanya sikap demokratis dan ketransparanan bagi rakyatyang akan memilih seorang pemimpin secara terbuka tidak memilih bagaikankucing dalam karung..Bagaimanapun ini merupakan konsekuensi logis dari berlakunya
Undang – undang Nomor 32 Tahun 2004 Tentang PemerintahanDaerah sebagai penyempurnaan dari Undang-undang Nomor 5 Tahun 1947dan Undang-undang Nomor 22 Tahun 1999.
Dengan adanya Undang-undang Nomor 32 Tahun 2004 rakyat berharap dapatmengetahui dan memahami isi yang terkandung dalam undang-undang, sehinggalebih dapat meningkatkan pengetahuan serta wawasan politik atau pendidikan1
 
2 politik yang lebih dewasa terutama lebih memperhatikan aspek-aspek hubunganantar susunan pemerintahan dan antar pemerintah daerah.Dalam masyarakat modern sekarang partisipasi penuh dan bertanggung jawab terhadap penentuan para calon kepala daerah dan wakil kepala daerahyang secara formal diwakilkan kepada Dewan Perwakilan Rakyat Daerah,menjaring para calon kepala daerah yang mempunyai tugas dan wewenang1.Memilih Gubernur /wakil gubernur, bupati/wakil bupati, walikota/wakilwalikota.2.Mengusulkan pengangkatan atau pemberhentian gubernur /wakilgubernur, bupati/wakil bupati, walikota/wakil walikota.3.Berasama-sama gubernur, bupati, atau walikota menetapkan APBD danmembentuk Peraturan Daerah.4.Mengawasi pelaksanaan peraturan daerah, keputusan gubernur /bupati/walikota, APBD, kebijaksanaan pemerintah daerah, kerjasamainternasional, dan berbagai peraturan perundang-undangan padaumumnya.5.Memberikan pendapat dan pertimbangan kepada pemerintah pusat atassuatu perjanjian internasional yang menyangkut kepentingan daerah.6.Menampung dan menindaklanjuti aspirasi masyarakat. Khusus untuDPRD Propinsi, termasuk wewenang memilih anggota MPR UtusanDaerah (Bagir Manan, 2001 : 113)Sehubungan dengan kondisi rakyat berada di dalam kondisi serbaketerbelakangan dan ketidaktahuan politik,kemudian untuk merangsang partisipasi politik mereka secara aktif, perlu adanya pendidikan politik di alamdemokrasi yang terbuka dengan adanya otonomi dan pemilihan kepala daerahsecara langsung dewasa ini.Hal ini sesuai dengan isi yang tersirat dalam silakeempat Pancasila kita. Sebab tujuan pendidikan politik yang di kemukakan olehKartini Kartono {1996 : Viii}
Membuat rakyat menjadi melek politik / sadar politik 
Dan lebih kreatif dalam partisipasi sosial politik di era pembangunan
Sekaligus juga menghumanisasikan masyarakat, agar menjadi “leefbaar”,yaitu lebih nyaman dan sejahtera untuk dihuni oleh semua wargamasyarakat Indonesia.
 
3Membuat rakyat menjadi melek politik dalam pemilihan Kepala Daerahsecara langsung dan membangun tingkat kesadaran dalam berpolitik, sertamasyarakat lebih kreatif dalam memilih calon Kepala Daerah yang mempunyai pemikiran yang ingin membangun daerahnya untuk maju dan sejahtera serta pelayanan publik yang lebih baik.Sebagaimana kita ketahui bahwa, setiap pemilihan kepala daerah danwakil kepala daerah penyelenggaranya
dilaksanakan
oleh Komisi PemilihanUmum Daerah sebagaimana tercantum di dalam Undang – Undang 32 Tahun2004 tentang Pemerintahan Daerah BAB IV bagian kedelapan pasal 57 (1,2)(2004:52) yang berbunyi :“Pemilihan kepala daerah dan wakil kepala daerah diselenggarakan olehKomisi Pemilihan Umum Daerah yang bertanggung jawab Kepada DewanPerwakilan Rakyat Daerah .dan dalam melaksanakan. Tugasnnya,KomisiPemilihan Umum Daerah, menyampaikan laporan penyelenggaraan pemilihan.Kepala daerah dan wakil kepala daerah kepada DewanPerwakilan Rakyat Daerah”Dari penjelasan di atas dapatlah saya simpulkan bahwa pemilihan kepaladaerah dilaksanakan secara demokratis tetapi masih kentalnya keterlibatan partaidalam menentukan dan mengendalikan pemilihan kepala daerah, secara pemilihandemokratis berdasarkan asas langsung, umum, bebas, rahasia, jujur dan adil bahwa pemilihan kepala daerah benar-benar bersifat murni dan konsekuen dimanasetiap pasangan calon tersebut diajukan oleh partai politik. Harapan positif dari partai politik adalah optimalisasi fungsi dan peran partai politik itu sendiri dalammembawa masyarakat menuju kearah yang lebih baik dan sejahtera sertademokratis.Fungsi hak dan kewajiban Partai Politik sebagaimana yang tercantum dalam
Undang-undang Partai Politik Nomor 31 Tahun 2002 dan undang-undang

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->