Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
3Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Hukum Hukum Seputar Mandi Janabah

Hukum Hukum Seputar Mandi Janabah

Ratings: (0)|Views: 43 |Likes:
Published by Hamba Tuhan
Booklet Da’wah: Jum’at, 24 Jamadil Tsani 1432H / 27 Mei 2011M
Booklet Da’wah: Jum’at, 24 Jamadil Tsani 1432H / 27 Mei 2011M

More info:

Published by: Hamba Tuhan on Dec 29, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

11/07/2012

pdf

text

original

 
 
 Booklet Da’wah
1
 
HUKUM-HUKUM SEPUTAR MANDI JUNUB(JANABAH)
ﺪﻌﺑﻭ ،ﻩﹶﻻﺍﻭ ﻦﻣ ﻭ ِﻪِﻟﺁ ٰﻰﻠﻋﻭ ِﺍ ِﻝﻮﺳﺭ ﻰﻠﻋ ﻡﹶﻼﺴﻟﺍﻭ ﹸﺓﹶﻼﺼﻟﺍﻭ ِِ ﺪﻤﺤﹾﻟﹶﺍ
:
Junub adalah merupakan hadats akbar (besar) yang wajib olehsetiap muslim laki-laki dan perempuan untuk bersuci (berthoharah)darinya yaitu dengan cara mandi.
 
DEFINISI MANDI JANABAHDefinisi Mandi :
Al-Ghuslu (Mandi) secara bahasa adalah kata yang tersusundari tiga huruf yaitu ghain, sin dan lam untuk menunjukkan sucinyasesuatu dan bersihnya.
(Lihat Mu'jam Maqayis Al-Lughoh 4/424).
Dan Al-Ghuslu secara istilah adalah menyiram air ke seluruhbadan dengan cara yang khusus atau menenggelamkan dirikedalam air.
(Lihat Ar-Raudh Al-Murbi' 1/26, Mu'jam Lughatul-Fuqaha` : 331, Ta’liqot Arradhiyyah Al-Albany)Definisi Janabah :
Janabah secara bahasa adalah Al-Bu'du (yang jauh).Sebagaimana dalam firman Allah yang Maha agung :
ﹶﻥﻭﺮﻌﺸ ﻳ ﹶﻻ ﻢﻫﻭ ٍﺐﻨﺟ ﻦﻋ ِﻪِﺑ ﺕﺮﺼﺒﹶﻓ
"Maka Ia (saudara perempuan Nabi Musa) melihatnya dari junub (jauh) sedangkan mereka tidak mengetahuinya".
(QS. Al-Qoshash: 11)
Adapun secara istilah adalah orang yang wajib atasnya mandikarena jima' atau karena keluar mani.
(Lihat : Al-I'lam 2/6-9 danTuhfatul Ahwadzy 1/349)
 
HUKUM MANDI JANABAH
Mandi Janabah adalah wajib berdasarkan dalil dari Al-Qur`an,
Berilmu Sebelum Berkata & Beramal
.: Jum’at, 24 Jamadil Tsani 1432H / 27 Mei 2011M 
Jangan dibaca saat
Adzan 
berkumandang atau
Khatib 
sedang Khutbah!
 
 
 Booklet Da’wah
2
 
Sunnah dan Ijma'. Adapun dari Al-Qur`an, Allah berfirman :
ﺍﻭﺮﻬﱠﻃﺎﹶﻓ ﺎٍﺒﻨﺟ ﻢﺘﻨﹸﻛ ﹾﻥِﺇﻭ
"Dan jika kalian junub maka mandilah".
(
QS. Al-Ma`idah : 6)
 
Dan juga Allah berfirman :
ﺍﻮﹸﻠِﺴﺘﻐﺗ ﻰﺘﺣ ٍﻞﻴِﺒﺳ ﻱِﺮِﺑﺎﻋ ﱠﻻِﺇ ﺎٍﺒﻨﺟ ﹶﻻﻭ
"Dan jangan pula (dekati sholat) sedang kalian dalam keadaan  junub, terkecuali sekedar berlalu saja, hingga kalian mandi".
(QS.An-Nisa` : 43)
 
Adapun dari sunnah, akan datang beberapa hadits dalampembahasan kita kali ini yang menunjukkan tentang wajibnya mandi janabah.Adapun Ijma' telah dinukil oleh Imam An-Nawawy dalam SyarahShohih Muslim 3/220.
 
HAL-HAL YANG MEWAJIBKAN MANDI
Berikut ini beberapa perkara yang apabila seorang muslimmelakukannya maka wajib atasnya untuk mandi.1. Keluarnya mani dengan syahwat. Baik pada laki-laki atauperempuan, dalam keadaan tidur maupun terjaga.Ummu Salamah , beliau berkata:
"Ummu Sulaim datang kepada Rasulullah kemudian berkata: Wahai Rasulullah sesungguhnya Allah tidak malu dari kebenaran, maka apakah wajib atas seorang wanita untuk mandi bila dia bermimpi ?.Maka Nabi menjawab : Iya bila ia melihat air (mani-pen.)" 
(HSR. Bukhary-Muslim).
 
Dan dalam hadits Abu Sa'id Al-Khudry , Nabi bersabda:
ِﺀﺎﻤﹾﻟﺍ ﻦِﻣ ُﺀﺎﻤﹾﻟﺍ ﺎﻤﻧِﺇ
"Air itu hanyalah dari air".
 
(HSR. Bukhary-Muslim).
 Maksud dari air yang pertama adalah air untuk mandi wajibsedangkan air yang kedua adalah air mani, maka maknanyaadalah air untuk mandi itu wajib karena keluarnya air mani.
Faedah :
a. Kalau seorang mimpi tetapi tidak mendapati mani, makatidak wajib mandi menurut kesepakatan para ulama
 
 
 Booklet Da’wah
3
 
sebagaimana dinukil oleh Ibnu Mundzir dalam kitabnya; Al-Ijma' (34) dan Al-Ausath 2/83b. Kalau seseorang terjaga dari tidur kemudian diamendapatkan cairan dan tidak bermimpi maka dia wajibmandi, karena hadits Aisyah beliau berkata :
"Rasulullah ditanya tentang seseorang yang mendapatkan bekas basahan dan dia tidak menyebutkan bahwa dia mimpi, beliau menjawab: Wajib mandi. Dan (beliau juga ditanya) tentang seseorang yang menganggap bahwa dirinya mimpi tapi tidak mendapatkan basahan, beliau menjawab: Tidak wajib atasnya untuk mandi".
(HR. AbuDaud no. 236, At-Tirmidzy no. 112)
c. Kalau keluar mani tanpa syahwat seperti karena kedinginanatau sakit maka tidak wajib mandi (dalam pendapat terkuat).Hal ini berdasarkan Hadits 'Ali bin Abi Thalib :
 
"Sesungguhnya Rasulullah bersabda : Jika kamu memancarkan mani dengan kuat) maka mandilah dari  janabah dan jika tidak, maka tidak wajib mandi. Dan dalam lafazh yang lain : "Jika kamu melihat mani yang memancar dengan kuat maka mandilah". Dan dalam lafazh yang lain: "Jika kamu memancarkan mani dengan kuat maka mandilah".
(HR. Ahmad 1/107, 109, 125, dan Syeikh Al-Albany dalam Al-Irwa` 1/162 dan lihat Shohih FiqhSunnah 1/164)
2. Bertemunya dua khitan (kemaluan) walaupun tidak keluar mani.Dalam hadits Abu Hurairah, Rasulullah bersabda:
 
ﻲِﻓﻭ ﹸﻞﺴﻐﹾﻟﺍ ﺐﺟﻭ ﺪﹶﻘﹶﻓ ﺎﻫﺪﻬﺟ ﻢﹸﺛ ِﻊﺑﺭﹶﺄﹾﻟﺍ ﺎﻬِﺒﻌﺷ ﻦﻴﺑ ﻢﹸﻛﺪﺣﹶﺃ ﺲﹶﻠﺟ ﺍﹶﺫِﺇ ﹾﻝِﺰﻨ ﻳ ﻢﹶﻟ ﹾﻥِﺇﻭ ٍﻢِﻠﺴﻤِﻟ ٍﺔ ﻳﺍﻭِﺭ
 
"Apabila seseorang duduk antara empat bagiannya (tubuh perempuan) kemudian ia bersungguh-sungguh maka telah wajib atasnya mandi. Dan salah satu riwayat dalam Shohih Muslim "walaupun tidak keluar".
(HSR. Bukhary-Muslim)
Kata Imam An-Nawawy dalam Syarh Shohih Muslim 4/40-41 :Makna hadits ini bahwasanya wajibnya mandi tidak terbatashanya pada keluarnya mani, tetapi kapan tenggelam kemaluan

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->