Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
4Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
ANALISIS TRANSMISI KEBIJAKAN MONETER (CREDIT CHANNELING) TERHADAP POSISI KREDIT INVESTASI DI INDONESIA PERIODE 2001:1-2007:6

ANALISIS TRANSMISI KEBIJAKAN MONETER (CREDIT CHANNELING) TERHADAP POSISI KREDIT INVESTASI DI INDONESIA PERIODE 2001:1-2007:6

Ratings: (0)|Views: 227 |Likes:
ANALISIS TRANSMISI KEBIJAKAN MONETER
(CREDIT CHANNELING) TERHADAP POSISI KREDIT INVESTASI DI INDONESIA PERIODE 2001:1-2007:6
Baca selengkapnya di http://www.contohmakalah77.com
ANALISIS TRANSMISI KEBIJAKAN MONETER
(CREDIT CHANNELING) TERHADAP POSISI KREDIT INVESTASI DI INDONESIA PERIODE 2001:1-2007:6
Baca selengkapnya di http://www.contohmakalah77.com

More info:

Published by: Contoh Makalah Skripsi dan Tesis on Dec 30, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

05/24/2014

pdf

text

original

 
 
1
 
BAB IPENDAHULUAN
1.1
 
Latar Belakang
Era reformasi yang diperkenalkan di Indonesia kurang lebih satudasawarsa silam, dapat disebut sebagai titik tolak perubahan Bangsa Indonesiasecara sturktural dan konseptual di segala lini. Sektor ekonomi, dalam hal ini yangmerupakan bagian yang terintegrasi pada sistem kenegaraan bersama-samadengan sektor politik, social, dan budaya, juga membangun perbaikan-perbaikansecara gradual dengan satu tujuan tunggal, yaitu keadilan sosial bagi seluruhrakyat Indonesia.Badai krisis yang menghantam perekonomian Indonesia pun secara tidak langsung telah mendorong peramuan berbagai formulasi kebijakan dalam bidangekonomi. Diawali dari perubahan kebijakan nilai tukar tetap kepada sistem nilaitukar mengambang pada tahun 1997, kemudian diikuti dengan kebijakan
inflationtargeting
yang mulai diperkenalkan pada tahun 2000,
1
sampai upaya untuk mendongkrak pertumbuhan sektor riil yang isunya kini telah marak berkembangdikalangan para praktisi, akademisi, bahkan masyarakat luas sekalipun. Adalah
1
dengan menggunakan metode
quantity-based approach
lalu pada pertengahan tahun 2005menggunakan metode
 price-based approach
 
 
Bab I Pendahuluan 
 
2
 
Sumber: data statistik BI, setelah diolah
benar jika pada dasarnya pertumbuhan ekonomi sebuah negara lebih didominasioleh sektor konsumsi sebagai motor penggeraknya, namun tidak lantas investasimenjadi faktor yang dapat diabaikan.
Grafik 1.1Proporsi Investasi dan Konsumsi Dalam GDP
Grafik 1.1 diatas menjelaskan betapa proporsi GDP selama rentang waktu2001-2007 selalu didominasi oleh konsumsi masyarakat, hal ini dapat dilihatmelalui sumbangsihnya pada GDP yang selalu diatas 60% atau dengan rata-ratasebesar 72%, sedangkan dari sisi investasi hanya mampu berkontribusi rata- ratasebesar 20% tiap kuartalnya. Meskipun sumbangan investasi ini dapat dibilang
0.00%20.00%40.00%60.00%80.00%100.00%investasikonsumsi
 
Bab I Pendahuluan 
 
3
 
masih relatif kecil, namun investasi tetap memiliki peranan penting di dalampermintaan agregat.Alasan pertama, biasanya pengeluaran investasi lebih tidak stabil apabiladibandingkan dengan pengeluaran konsumsi sehingga fluktuasi investasi dapatmenyebabkan resesi dan
boom
. Oleh karena itu para ahli ekonomi sangat tertarik untuk menganalisanya, terutama dalam kaitannya dengan kebijakan stabilisasiuntuk mengatasi akibat buruk dari adanya fluktuasi investasi (Nopirin: 1993).Kedua, Harapan yang ingin dicapai oleh pemerintah dengan pemberdayaanpengeluaran investasi nantinya ialah akan memberikan kontribusi yang signifikandalam pertumbuhan ekonomi sekaligus sebagai media penyerap tenaga kerjauntuk kemudian menjadi pemecah masalah pengangguran yang terus menghantuiperekonomian Indonesia.Menyadari hal tersebut BI selaku pemegang otoritas moneter bersama-sama dengan pemerintah mencoba menjalankan tugas dan fungsinya dalammengontrol tingkat pertumbuhan inflasi, pertumbuhan ekonomi, dan tingkat sukubunga domestik secara simultan untuk membangun pertumbuhan investasi sektorriil di Indonesia.

Activity (4)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 thousand reads
1 hundred reads
Silviana Apple liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->