Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
10Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Hubungan Tragedy of the Commons Dengan Revolusi Industri

Hubungan Tragedy of the Commons Dengan Revolusi Industri

Ratings:

4.67

(3)
|Views: 617 |Likes:
Published by api-25886356

More info:

Published by: api-25886356 on Nov 01, 2008
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

11/05/2012

pdf

text

original

 
Butir-butir Curah Pendapat dengan tema:
SUMBER DAYA AIR:
 Perspektif Pengelolaan, Pengembangan, dan PengamananBerkelanjutanOleh: A. Hafied A. Gany, Ph.D., P.Eng.gany@hafied.org
“......... Kami jadikan dari air tiap-tiap yang hidup .........
” AlQuran 21:33.
“If there is magic on this planet, it is contained in water” 
Loran Einsley.
The Immense Journey 1957.
Sumber:
WWF, Hague March 2000.
When the wells dry, we know the worth of water”,
Benjamin Franklin
(1706-1790). Poor Richard Almanac, 1746 
,
Sumber 
:
WWF March 2000.
I. PENDAHULUANAir Sebagai Warisan Bersama Umat Manusia
[01]
Air merupakan sumber alam yang ajaib, banyak sifat-sifatnya yangberbeda dengan benda-benda lain (fleksibel, dimanis, global, serbawujud, serbamuka, dan malahan masih banyak kharakteristik fisika atom, kimiawi yang belumbisa diungkakan oleh ilmu pengetahuan modern.
Potensi Air Dunia
[02]
Potensi Air Dunia Secara global, total volume air yang ada di bumi adalah1.385.984.610 km
3
terdiri atas (UNESCO, 1978, dalam V.T. Chow): (1) Air laut =1.338.000.000 km
3
(96.54%); (2) Air lainnya = 47.984.610 km
3
(3.46%); (3) Air asin di luar laut = 12.955.400 km
3
(0.93%); (4) Air Tawar = 35.029.210 km
3
(2.33%).
Potensi Air Indonesia
[03]
Indonesia secara keseluruhan memiliki potensi air tawar = 2.530.000 km
3
;atau sekitar 16.800 m
3
/kapita/tahun. Hal ini menjadikan Indonesia mendudukirangking ke 5 dunia dalam potensi air tawar sesudah Brazilia, Rusia, China, danKanada.
Makna Air Bagi Bangsa Indonesia
[04]
 
Bangsa Indonesia telah lama menempatkan air sebagai sesuatu yangsakral dengan sebutan "Nusantara“ kita sebagai “Tanah Air”. Dimana diartikanbahwa tanah adalah lahan tempat bermukim, Tanah dapat diwariskan,sedangkan air dipandang sebagai warisan bersama
(common heritageresources).
1
 
II. SUMBER DAYA AIR DALAM KONDISI KRITISPerlu perlakuan khusus
[05]
Kita Semua berada di dan bersama hidup dengan siklus hidrologi air;saling tergantung satu sama lain, baik dalam kondisi keberlimpahan maupundalam kondisi rentan; “Sementara itu, SDA tidak lain dari titipan yang dipinjamandari anak cucu kita”.
[06]
 
Kesepakatan Global:
(1) Air tawar adalah SD yang terbatas dan rentan(kritis), perlu dilestarikan u/ kehidupan; (2) Pembangunan dan lingkungan duasisi mata uang sehingga perlu dikelola secara holistik dan bijaksana; (3)Perempuan memegang posisi sentral pengelolaan dan perlindungan air; (4)Air mempunyai nilai ekonomi dalam penggunaan yang bersaing.
(Dublin
Statement 
)
.
Sumber Daya Air Kritis, perlu pengelolaan
[07]
Sebagai akibat dari akselerasi pertumbuhan penduduk, menyusulpertumbuhan ekonomi untuk memenuhi tuntutan pertumbuhan penduduktersebut. Dengan demikian tuntutan permintaan akan air, juga meningkat, sejalandengan meningkatnya pembuangan limbah buangan dari rumah tangga maupunlimbah industri yang berakibat pada meningkatnya polusi. Disisi lain, jumlah SDAdalam siklunya konstan sepanjang masa, hal ini mengakibatkan mengingkatnyapersaingan dalam kondisi kerentanan air (Kritis). Hal ini memerlukanpengalokasian dan pengaturan, serta penyelesaian konflik yang timbul.
[08]
 
Revolusi Biru:
Tantangan pengelolaan SDA ke depan adalah bagaimanamenjaga keseimbangan antara tuntutan permintaan dan penyediaan, sedemikianrupa sehingga air bagi industri, sanitasi dapat dicukupi melalui manajemen SDAterpadu dan berkelanjutan, serta keseimbangan alokasi yang saling imbuhantara air tanah dan air permukaan. Hal ini banyak dikenal sebagai “RevolusiBiru” untuk memenuhi tuntutan peningkatan tenaga kerja di satu sisi dan tuntutanpeningkatan produksi pangan bersahabat lingkungan di sisi lain.
Kendala dan Ancaman SDA
[08]
 
Tragedy of the Commons:
Banyak sekali potensi bencana berbasis SDAmalahan sudah banyak tragedi yang sedang berlangsung tapi tidak disadarimasyarakat umum atas bencana yang mengancam jangka panjang
(tragedy of the commons)
. Ancaman yang sudah menjadi nyata adalah antara lain banjir,kekeringan, erosi dan sedimentasi, kepunahan keanekaragaman hayati, epidemipenyakit enular, tanah longsor, banjir bandang, penurunan muka tanah, mutasiunsur biologis dan berbagai pegaruh wujud fisika air.
[09]
 
Potensi Konflik:
Mengigat keunikan sifat dan kharakteristik SDA padakondisi alamiahnya maka hal ini mengandung berbagai potensi konflik dalampenggunaannya: (1) sifat lintas batas tanpa bisa dipotong-potong; (2) Kerancuankewenangan; (3) Konflik hulu-tengah-hilir; dan (4) Pertarungan antara kondisi:“terlalu banyak, terlalu sedikit, dan terlalu kotor (polusi).”
2
 
[10]
 
Permasalahan Wilayah:
Permasalahan wilayah umumnya terjadi karenabatas antara batar hidro-orologis dan batas pemerintahan tidak bertumpu padagaris yang sama, sementara cekungan air tanah juga bersifat lintas wilayah.Persoalan role sharing antara hulu-tengah-hilir juga menjadi hal yang sulit dalamkaitannya dengan:
role sharing, risk sharing, rensponsibility sharing 
dan
 profit sharing.
Tantangan Keterpaduan
[11]
 
Pemerintah sebagai regulator menghadapi tantangan pemaduan antarakepentingan dan tuntutan yang berbeda: (1) Kawasan “Hulu - Tengah – Hilir”; (2)Kualitas dan Kuwantitas; (3) Air hujan, air permukaan dan air tanah; (4) Tatagunalahan dan air; (5) Atar Sektor terkait; (6) Antar “stakeholders”; dan (7) Antar Daerah.
[12]
 
Prakondisi keterpaduan:
Antara lain melalui pendekatan: (1) Keadilandengan melibatkan stakeholder; (2) Efisiensi pemakaian juga bagi sektor ekonomi; (3) Berwawasan Lingkungan; dan (4) Transparan serta Akuntabel.
Manajemen SDA di Negara Lain
[13]
Di Amerika Serikat: Pengurusan SDA melalui suatu lembaga yang disebut
Water Resources Council 
, dengan menerapkan prinsip kebijakan:
“One River,One Plan and One Integrated Management”.
Di Prancis melalui:
National Water Commission
, di Britania Raya:
National Water Resources Adminis
tration, di Ethiopia melalui
National Water Resources Commission,
 juga Australia, Kanada, India, Pakistan, Mesir, Muangthai, Filipina, Swiss,Jerman, serta Negeri Belanda menggunakan lembaga yang sama.
III. KONDISI PENGELOLAAN SDA DI INDONESIA
[14]
SDA dan Pengelolaannya:
Secara nasional kondisi pengelolaan SDA diIndonesia berjalan seadanya, dan potensi melimpah namun bervaruasi antarapulau dan kawasan: (1) Ketersediaan air di lahan sangat dipengaruhi olehkondisi musim (cuaca), kokasi geographis, kondisi geologis dan sikap pengguna;(2) Distribusi Curah Hujan Tahunan bervariasi antar pulau, antara 6,000mm/tahun), dan (800 mm/tahun); (3) Distribusi curah hujan tahun terkonsentrasipada 5 bulan (ada kawasan yang hanya menerima hujan 3 bulan setahun); (4)Curah hujan membesar dan kenaikan permukaan air laut, diduga sebagaidampak perubahan cuaca global
(global climate change)
; (5) Banjir dankekeringan silih berganti, terkadang sulit diduga; (6) Pengaruh Banjir dankekeringan pada sistem ketahanan pangan nasional (panan buruktahun1999/2000 mencapai 73.900 Ha dan musim kemarau tahun 1997/1998mencapai 128.610 Ha); (7) Pengelolaan kualitas hampir belum menjadi prioritas.
[15]
 
Daerah Aliran Sungai (DAS) semakin kritis:
Pada tahun 1988, jumlahlahan kritis di Indonesia berjumlah 22 DAS umumnya di Jawa sebagianSumatera Utara dan Lampung, Kalimantan Selatan dan Sulawesi bagian selatandan tengah. Pada tahun 1992 meningkat menjadi 39 DAS Kritis, di Jawa
3

Activity (10)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
Ummia Ridhuan liked this
giprutz liked this
giprutz liked this
annasmaster liked this
nauli_298228 liked this
nauli_298228 liked this
cybaxt liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->