P. 1
3.report_HS

3.report_HS

Ratings: (0)|Views: 2,167 |Likes:
Published by Nita Andriyani

More info:

Published by: Nita Andriyani on Dec 31, 2011
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

08/14/2013

pdf

text

original

 
BAGIAN ITINJAUAN PUSTAKA
1.1.MIKROSKOP
Mikroskop adalah alat yang digunakan untuk memperoleh pembesaranbayangan objek yang kecil dan memperlihatkan struktur secara detailsehingga mudah dibedakan. Mikroskop terbagi menjadi 2 yaitu:
1.1.1.Mikroskop cahaya
Mikroskop cahaya dapat dikelompokan menjadi mikroskop cahayakonvensional, kontras fase, interferens diferensial, polarisasi, konfokal, danfluoresensi, yang semuanya bekerja berdasarkan interaksi cahaya denganunsur jaringan.
Gambar :
mikroskop cahaya binokuler
(Biology Campbell; 1999)
Mikroskop terdiri dari bagian mekanik dan optik. Bagian optik terdiri atas 3sistem lensa yakni kondensor, objektif serta okuler.
Kondensor
menampung dan memfokuskan cahaya, membentuk kerucut cahaya yang
 
menyinari objek yang diamati.
Lensa objektif 
memperbesar danmeneruskan bayangan dari lensa objektif ke lensa okuler.
Lensa okuler
memperbesar bayangan ini dan memproyeksikannya ke retina pengamat.Faktor penentu untuk memperoleh bayangan yang tajam dan rinci denganmikroskopadalah
daya resolusinya
, yaitu jarak terkecil diantara duapartikel, yang masih memperlihatkan kedua partikel ini sebagai objek yangterpisah. Daya resolusi maksimal mikroskop cahaya adalah sekitar 0,2 um,daya ini memberikan gambar yang baik denagn pembesaran 1000-1500 kali.Kualitas gambar, kejelasan dan rincian bergantung pada resolusi mikroskoptersebut. Daya resolusi sebuah mikroskop tergantung pada kualitas lensaobjektifnya. Lensa okuler hanya memperbesar bayangan yang diperoleh darilensa objektif, lensa okuler tidak mempertinggi resolusi.
Mikoskop cahaya konvensionalUntuk menerangi objek mikroskop ini menggunakan sinar alam (cahayamatahari) langsung, bisa juga dengan menggunakan lampu listrik yangdipasang dibawah objek. Pembesarannya bisa mencapai 100-1000 kali.Mikroskop ini dipakai untuk melihat makhluk renik yang masih hidup atauyang sudah mati maupun untuk melihat bagian-bagian dari sel atauorganel yang sebelumnya dibuat sediaan melalui proses fiksasi danpewarnaan.
Mikroskop Fase KontrasMikroskop fase kontras mempunyai sistem lensa yang menghasilkanbayangan yang terlihat dari objek transparan. Prinsip mikroskop fasekontras yaitu kecepatan cahaya akan berubah ketika menerobos struktursel dan ekstrasel dengan indeks refraksi yang berbeda-beda. Dengansistem fase kontras menyebabkan stuktur-struktur terlihat relatif lebihterang atau lebih gelap satu sama lain.
Mikroskop Interferens Diferensial NomarskiMikroskop yang digunakan untuk mengamati detil refraktil yang samaseperti yang diamati mikroskop fase kontras tetapi menggunakan 2 sinarcahaya yang berbeda yang dipancarkan melalui spesimen dan salingbergabung pada bidang gambar. Menghasilkan bayangan 3 dimensi yangnyata dari sel dan jaringan yang hidup.
Mikroskop PolarisasiMikroskop yang dilengkapi dengan alat polarisir dan analisir untukmengukur perubahan cahaya yang terpolarisasi oleh spesimen. Mikroskop
 
polarisasi memungkinkan terlihatnya stuktur-struktur yang dibentuk olehmolekul yang sangat rumit.
Mikroskop KonfokalHanya satu bidang spesimen yang sangat tipis yang dapat terfokussecara terpisah dari bidang lain, bidang spesimen yang terfokus dapatdisatukan dan direkonstuksi menjadi sebuah gambar tiga dimensi.
Mikroskop FluoresensiBila zat tertentu disinari cahaya dengan panjang gelombang yang sesuai,maka zat tersebut dapat memancarkan cahaya dengan panjanggelombang yang lebih panjang. Fenomena ini disebut fluoresensi. Padamikroskopi fluoresensi, sediaan jaringan disinari denagn sinar ultravioletdan emisinya terdapat pada bagian spektrum cahaya tampak. Zatfluoresen tampak seperti partikel halus yang mengkilap denganbackround gelap.Dalam hal ini, diperlukan mikroskop dengan sumber cahaya ultravioletyang kuat dan filter khusus yang menyeleksi cahaya dengan berbagaipanjang gelombang yang dipancarkan oleh zat.
Resolusi
Resolusi merupakan kemampuan untuk membedakan jarak terkecil antaradua objek. Resolusi pada mikroskop dilambangkan dengan
D,
 jarak minimumantara dua objek berbeda. Nilai
D
yang lebih kecil berarti resolusi mikroskopakan semakin baik. Rumus
D
adalah sebagai berikut :θ: setengah dari lebar angular dari kerucut kumpulan sinar dilensa objektif.
: indeks refraktif dari mediumλ: panjang gelombang cahaya yang digunakan (biasanya 0,53µm)

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->