aqidah, asbabunuzul, nasikh mansukh, ilmu qiraat, ilmu hadits, usul fiqah ( hukum-hukum furu
’
) dan ilmu mauhub ( fadhilah alqur
’
an, syaikh maulana zakariyya).
Ilmu ini adalah karunia khusus dari Allah swt.
“
man
‘
amila bimaa
‘
alima waratshullahu
‘
ilma maa lam ya
’
lam
”
Artinya : Nabi SAW bersabda :
”
BARANGSIAPA YANG MENGAMALKAN ILMU YANG IA KETAHUI MAKA ALLAH AKAN MEMBERIKAN KEPADANYA ILMU YANG BELUM IA KETAHUI
”
Perkara ini telah dijelaskan oleh sayyidina
‘
ali ra. saat beliau me
njawab pertanyaan orangramai,
“
apakah beliau telah mendapatkan ilmu khusus atau wasiat khusus dari Rasulullah
saw. yang hanya diberikan kepada beliau dan tidak kepada orang lain?
”
Hazrat
‘
ali ra. menjawab :
”
Demi Tuhan yang telah menciptakan surga dan jiw
a- jiwa, aku tidak pernah mendapat apa-apa selain daripada ilmu yang Allah berikankepada seseorang untuk memahami alqur
’
an!
”
ibnu abi dunya rah. berkata bahwa pengetahuan daripada Al-quran dan apa-apa yangdidapati daripada alqu
’
an begitu luas daripada alq
ur
’
an. Seorang pentafsir harus
mengetahui 15 cabang ilmu yg disebutkan diatas.
Tafsiran orang yang tidak mahirdalam ilmu-ilmu ini adalah termasuk tafsiran bil-rakyi (tafsir menurut fikiransendiri) yang hal ini DILARANG OLEH SYARA
’
. Para sahabat ra. mendapat ilmubahasa arab secara tabii dan ilmu-ilmu lain mereka dapati langsung dari ilmu kenabian(nabi SAW).
Nabi SAW bersabda :
”
Barang siapa yang berfatwa dalam masalah agama, tanpa
ada ilmu maka baginya laknat Allah, malaikat dan manusia seluruhnya
”
(HR.
Imam suyuti).
Jadi Ilmu laduni = ilmu dari Allah asbab hasil amal..
.karena Allah telah tunjukan caramendapatkannya pada kita.ilmu laduni dan cara/jalan untuk mendapatkannya didalam ALQU
’
AN DAN HADITS :
1. TAKUT KEPADA ALLAH
kitab alhikam
, syaikh ibnu athoillah alasykandary (kepala madrasah alazhar-asyarif abad7 hijriah) menyebutkan nukilan ayat dari
alqur
’
anulkarim
:
“
wataqullaha wayu
’
alimukumullah
”
artinya :
“
Takutlah kepada Allah niscaya Allah akan mengajari kalian
“