Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
6Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
KEBIJAKAN DAN STRATEGI PEMBANGUNAN PERKOTAAN NASIONAL (KSPN)

KEBIJAKAN DAN STRATEGI PEMBANGUNAN PERKOTAAN NASIONAL (KSPN)

Ratings: (0)|Views: 419 |Likes:
Published by r4ditya_92

More info:

Published by: r4ditya_92 on Jan 04, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

09/26/2013

pdf

text

original

 
 
KEBIJAKAN
 
DAN
 
STRATEGI
 
PEMBANGUNAN
 
PERKOTAAN
 
NASIONAL
 
(KSPN)
 
2010‐2025
Revisi
 
 
Desember 
 
 2010
 
DIT
 
PERKOTAAN
 
PERDESAAN
 
BAPPENAS
 
DIT
 
BINA
 
PROGRAM
 
CIPTA
 
KARYA
 
PU
 
 
 
i
DAFTAR
 
ISI
 
PENGANTARDAFTAR ISI
BAB
 
I
 
PENDAHULUAN
 
1.1
 
Latar belakang………………………………………………………………..1.2
 
Maksud dan Tujuan………………………………………………………...1.3
 
Landasan Hukum……………………………………………………………
BAB
 
II
 
ISU
 
STRATEGIS
 
DAN
 
TANTANGAN
 
PEMBANGUNAN
 
PERKOTAAN
 
2.1
 
Isu Strategis Kota‐Kota di Indonesia………………………………..2.2
 
Tantangan Pembangunan Perkotaan ……………………………
BAB
 
III
 
KONSEPSI
 
DASAR
 
KEBIJAKAN
 
DAN
 
STRATEGI
 
PEMBANGUNAN
 
PERKOTAAN
 
NASIONAL
 
3.1
 
Konsepsi Dasar Kebijakan dan Strategi Perkotaan Nasional3.2
 
Prinsip dasar Pembangunan Perkotaan…………………………....3.3
 
Visi dan Misi Pembangunan Perkotaan…………………………….
BAB
 
IV
 
KEBIJAKAN
 
DAN
 
STRATEGI
 
PERKOTAAN
 
2010
-
2025
 
4.1
 
Arah Kebijakan Pembangunan Perkotaan………………………...4.2
 
Kebijakan, Strategi Perkotaan Nasional dan Indikator ..…..
BAB
 
V
 
KEBIJAKAN
 
PENDUKUNG
 
KSPN,
 
POSISI
 
HUKUM
 
KSPN
 
DAN
 
MEKANISME
 
KOORDINASI
 
PENGENDALIAN
 
KSPN
 
5.1
 
Kebijakan Pendukung KSPN ..................................…………………..5.2
 
Kedudukan Hukum KSPN ..................................................................5.3
 
Mekanisme Koordinasi Pengendalian KSPN .....………………..
BAB
 
VI
 
PENUTUP
 
LAMPIRAN:
Tabel K‐S‐I (Kebijakan‐Strategi_Indikator)GlossaryHal.iiii122491010111819292932353646
 
1
BAB
 
I
 
PENDAHULUAN
 
1.1
 
Latar
 
Belakang
 
Merujuk hasil Sensus BPS tahun 2000, menyebutkan jumlah penduduk Indonesiamencapai sekitar 205,1 juta jiwa, dan pada tahun 2010, jumlah penduduk Indonesia mencapai 234,2 juta. Data tersebut telah menempatkan Indonesiasebagai negara ke‐empat terbesar setelah Cina, India dan Amerika Serikat.Gambaran umum penyebarannya adalah, sekitar 60% penduduk (140 juta) tinggaldi pulau Jawa, dengan kepadatan 1.003 jiwa/km
2
. Diperkirakan sekitar 50%penduduk (114 juta) tinggal di kawasan perkotaan, dengan tingkat pertumbuhanyang cukup signifikan yaitu 5,89%/tahun, sementara tingkat pertumbuhannasional rata‐rata hanya 1,17%/tahun. Pada tahun 2025, diperkirakan jumlahpenduduk perkotaan akan mencapai 152 juta (65%) dan sisanya tersebar dikawasan perdesaan yang mencakup 82,3% luas wilayah.Kepadatan penduduk kota‐kota sangat bervariasi, dari yang terpadat sepertiJakarta, Bandung, Yogyakarta, Surakarta mencapai 11.500 – 18.500 jiwa per km
2
.Beberapa contoh kota yang kepadatannya sedang seperti Surabaya, Medan,Banjarmasin, Makassar, Denpasar, Malang, Bogor mencapai 5000‐8000 jiwa perkm
2
, dan beberapa contoh kota‐kota dengan kepadatan rendah seperti Palembang,Banda Aceh, Manado, Jambi, Kupang, Ambon, Balikpapan hanya mencapai 1000‐3000 jiwa per km
2
.Pertambahan penduduk perkotaan, pada umumnya dipengaruhi oleh dua faktor,yaitu pertumbuhan alamiah dan perpindahan penduduk dari kawasan perdesaanke kawasan perkotaan (urbanisasi). Faktor kedua itulah yang lebih dominan, dantelah menyebabkan munculnya tekanan kebutuhan perluasan kawasanpermukiman di kawasan pinggiran kota. Namun demikian, urbanisasi jugadiartikan sebagai perubahan pola hidup penduduk di permukiman perdesaan, dariagraris ke non agraris.Sejauh ini, urbanisasi masih sering dianggap sebagai hal negatif, namun padakenyataannya urbanisasi adalah sebuah hal yang akan terus terjadi seiringpertumbuhan ekonomi dan penduduk. Oleh sebab itu, urbanisasi perlu dikelolaagar dapat memberikan nilai tambah bagi pembangunan perkotaan. Disampingurbanisasi, beberapa faktor luar telah memberi tekanan pada kota‐kota diIndonesia untuk mampu berkinerja lebih optimal, antara lain adalah:

Activity (6)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 thousand reads
1 hundred reads
Reyki Samudra liked this
Sandri Wianggara liked this
Ophie Freedom liked this
Oswar Mungkasa liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->