Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Look up keyword
Like this
8Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Kerapatan Lamun

Kerapatan Lamun

Ratings: (0)|Views: 196 |Likes:
Published by Radinal

More info:

Published by: Radinal on Jan 04, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

05/28/2014

pdf

text

original

 
JENIS DAN KERAPATAN PADANG LAMUN DI PANTAI SANUR BALII Wayan ArthanaFakultas Pertanian Universitas UdayanaAbstrak Penelitian tentang jenis dan kerapatan padang lamun di Pantai Sanur Bali telahdilakukan pada bulan Oktober 2004. Metode yang digunakan adalah metode kuadrat 1x1m. Ada 4 stasiun pengamatan dengan masing-masing 9 transek kuadrat.Spesies lamun yang ditemukan ada tujuh yang tergolong ke dalam dua famili danempat marga yaitu
 Enhalus acoroides, Cymodocea rotundata, Cymodocea serrulata, Halophila ovalis, Halodule uninervis, Halodule pinifolia
dan
Syringodium isoetifolium.
 Penyebaran lamun lebih banyak di tengah lagoon dengan kondisi lebih dalam dan variasisuhu lebih rendah. Kerapatan lamun bervariasi berkisar 40 - 338 tanaman/0,55 m
2
dengan jenis dominan
 Enhalus acoroides
. Kerapatan lamun semakin rendah ke arah lokasidimana banyak dilakukan kegiatan memancing, penambatan perahu dan gangguan olehwisatawan,
Kata kunci : lamun, ekosistem pantai, lagoon Abstract  A Study of kind and density of seagrass bed at Sanur Beach Bali has done. Themethod used quadrate transect of 1x1 m. There were 4 stasiuns observed with 9quadrate transects each.Seagrass species found were seven which belong to two families and four genus,namely Enhalus acoroides, Cymodocea rotundata, Cymodocea serrulata, Halophilaovalis, Halodule uninervis, Halodule pinifolia and Syringodium isoetifolium. Thedistribution of seagrass density was more in the middle of the lagoon which is deeper and lower temperature variation. The density of seagrass bed varied of 40 - 338individuals/0,55 m
2
and dominated by Enhalus acoroides. The density reduce to thelocation that more fishing activities, landing boats and disturbance by tourists.Key words : seagrass, coastal ecosystem, lagoon
1. PendahuluanPadang lamun (seagrass bed)merupakan tumbuhan berbunga, berbuah,berdaun dan berakar sejati yang tumbuhpada substrat berlumpur, berpasir sampaiberbatu yang hidup terendam di dalam airlaut dangkal dan jernih, dengan sirkulasiair yang baik. Lamun mengkolonisasisuatu daerah melalui penyebaran buah(
 propagule
) yang dihasilkan secara seksual(Mann, 2000).Ekosistem padang lamunmerupakan salah satu ekosistem di lautdangkal yang produktif (Azkab, 1988;Philips dan Menez, 1988). Produktivitasorganiknya cukup tinggi denganproduktivitas primer berkisar antara 900-4650 gC/m
2
 /tahun (Bengen, 2001).Di daerah Bali penyebaran padanglamun ada di wilayah pesisir BaliTenggara seperti perairan Pantai TimurNusa Dua, Pantai Sanur, Pulau Serangandan Pulau Lembongan. Khusus di
 
perairan Pantai Sanur, padang lamun sangatmelimpah pada laguna dan merupakan jenisyang dominan.Ekosistem padang lamun di Balisudah banyak terdegradasi akibat adanyaaktivitas masyarakat dan pembangunanseperti pengambilan batu karang, reklamasiPulau Serangan dan budidaya rumput lautdi Pulau Nusa Penida dan Lembongan,serta aktivitas pariwisata tirta di lokasiyang berdekatan dengan habitat padanglamun tersebut, tak terkecuali yang ada diPantai Sanur.Lamun yang ada di Pantai Sanurtumbuh di hamparan pantai sepanjangsekitar 8 km yang terbentang dari HotelGrand Bali Beach sampai Mertasari.Kecepatan arusnya yang sejajar pantaiberkisar 0,25 – 0,40 m/dt dan arusmenyusur pantai berkisar antara 0,45 – 0,60m/dt. Fluktuasi pasang surutnya adalah 0 2,6 m. Tinggi gelombang laut dapatmencapai 4,84 m dengan periode datangnyagelombang 10 13 dt. Substrat dasarterdiri atas pasir, pecahan karang, karangmati, batuan massif, karang dan algae (BaliBeach Conservation Project, 1998). Dilokasi dengan kondisi seperti ini banyak dimanfaatkan untuk kegiatan mandi, renangdan kegiatan wisata lainnya. Akibatnyalamun yang tumbuh alami tersebut semakinhari semakin tertekan yang mengarahkepada terjadinya degradasi lingkunganpantai yang lebih serius.Itulah sebabnya penelitian inidilakukan untuk melihat jenis dan kondisikerapatan padang lamun yang masih ada,karena hal ini akan sangat menentukanpulih tidaknya ekosistem yang ada secarakeseluruhan di Pantai Sanur termasuk terumbu karangnya.2. Metode PenelitianPenelitian dilakukan pada bulan Oktober2004, dengan menggunakan metodekuadrat. Pengamatan lamun dilakukanpada saat air laut mengalami surut,dengan kedalaman air antara 20 – 50 cm.Transek kuadrat yang digunakanberukuran 1 x 1 m. Kemudian pada tiaptransek dibagi menjadi 9 ruang yangmasing-masing berukuran 33,33 x 33,33cm.Berdasarkan sembilan ruangtersebut diamati 5 ruang yaitu di masing-masing pojok (4 buah) dan satu di tengah.Di masing-masing kotak pengamatan,dihitung jumlah tumbuhan lamun yangada untuk mengetahui tingkatkerapatannya. Ada 4 stasiun denganmasing-masing 9 transek, sehingga ada36 transek pengamatan. Transek pertamadiletakkan pada pinggir pantai yangmulai ada lamunnya. Jarak antarapengamatan transek pertama denganberikutnya, yaitu 50 m ke arah laut,sedangkan jarak antar stasiun 250 meter,dengan stasiun satu paling utara danstasiun empat paling selatan. Identifikasisampel lamun dilakukan secara insitudengan acuan Phillips and Menez(1988), Veron (1993).3. Hasil dan Pembahasan3.1. Hasil PenelitianJenis-jenis lamun yang ditemukandi Pantai Sanur sesuai dengan stasiunnyatersaji pada Tabel 1. Jenis lamun yangpenyebarannya terluas adalah jenis
 Enhalus acoroides
(Samo-samo) dan
 Halophila ovalis
, karena dijumpai padakeempat stasiun. Jenis yang jarangdijumpai adalah
Cymodocea serrulata
,
 Halodule pinifolia
dan
Syringodiumisoetifolium
yang masing-masing hanyadijumpai pada stasiun 4, 1 dan 2. Jumlahspesies yang dijumpai pada masing-masing stasiun setelah menggabungkansemua transeknya yaitu jumlahnya samasebanyak 4 spesies.
 
 Tabel 1. Jenis-Jenis Lamun yang Ditemukan di Pantai Sanur AntarstasiunNo. Jenis lamun Stasiun1 2 3 41
 Enhalus acoroides
* * * *2
Cymodocea rotundata
* * - -3
Cymodocea serrulata
- - - *4
 Halophila ovalis
* * * *5
 Halodule uninervis
- * * *6
 Halodule pinifolia
* - - -7
Syringodium isoetifolium
- - * -Catatan : * = ada ; - = tidak adaMeskipun secara keseluruhan,dari stasiun 1 hingga 4 jumlah spesiesyang ditemukan sama yaitu 4 spesies,akan tetapi untuk masing-masing transek komposisi kombinasi spesies yang adaberbeda-beda. Demikian juga bila antartransek dijumpai jumlah spesies yangsama misal 2, tetapi jenisnya belum tentusama.Dilihat dari stasiun 1 hingga 4,ternyata variasi spesies di stasiun 1 lebihtinggi dibandingkan dengan stasiun yanglain. Khusus untuk transek 4 di stasiun 1, jumlah spesies yang dijumpai hingga 4 jenis. Stasiun 2 jumlah jenisnya lebihsedikit dari stasiun 1 secara rata-rata,tetapi secara kumulatif ada 4 spesies.Sementara stasiun 3 dan 4, jumlah spesiesyang ditemukan lebih sedikit, yaitu antarasatu hingga dua jenis saja untuk tiaptransek (Gambar 1).Gambar 1. Jumlah Spesies Lamun Antartransek 

Activity (8)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 thousand reads
1 hundred reads
Nur Shabrina liked this
Darmawati Smada liked this
Cheat.on liked this
Cheat.on liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->