Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Look up keyword
Like this
6Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Miringitis Bullosa

Miringitis Bullosa

Ratings: (0)|Views: 283|Likes:
Published by Rika Yulizah Gobel

More info:

Published by: Rika Yulizah Gobel on Jan 04, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

01/01/2015

pdf

text

original

 
1
MIRINGITIS BULLOSAPENDAHULUAN
Membran timpani yang tipis dan rapuh merupakan komponen awal padasistem konduksi telinga tengah. Membran timpani mudah mengalami kerusakan,dan semua penyakit yang menyerang membran timpani akan mengganggukemampuan bekerja dan mengurangi kenikmatan hidup pasien.
1
 Miringitis atau inflamasi pada membran timpani merupakan salah satu jeniskelainan yang dapat mengakibatkan gangguan pendengaran dan menimbulkansensasi kongesti serta nyeri telinga. Setelah tiga minggu, suatu miringitis akut akanmenjadi subakut, dan apabila tidak tertangani hingga 3 bulan, maka kita sudahdapat mengkategorikannya sebagai suatu kasus kronik.
1
DEFINISI
Miringitis bullosa merupakan suatu miringitis akut yang ditandai olehadanya pembentukan bulla pada membran timpani.
1
Adapun referensi lainmenyebutkan bahwa miringitis bullosa adalah bentuk peradangan virus yang jarangdalam telinga yang menyertai selesma dan influenza.
2
 
INSIDENS
Di amerika serikat, sekitar 8% terjadi pada anak berusia 6 bulan sampai 12tahun dengan otitis media akut telah mengalami miringitis bullosa akut. Morbiditasdari miringitis berkorelasi dengan morbiditas pada kasus otitis media, otitiseksternal, dan benda asing di telinga. Data distribusi rasial penyakit membrantimpani belum dikumpulkan. Untuk penyakit membran timpani, pria dan wanitamempunyai frekuensi yang sama. Dimana dapat juga mengenai semua kelompok umur.
1
 
 
2
 
ANATOMI TELINGA
Secara normal telinga dibagi atas 3 bagian, yaitu telinga luar, telinga tengahdan telinga dalam.Gambar 1. Anatomi telinga potongan coronalDiambil dari kepustakaan 3
y
 
Telinga Luar
T
elinga luar terdiri dari pinna atau daun telinga (aurikula), lubang telinga,dan saluran telinga luar atau liang telinga (meatus akustikus eksterna) sampaigendang telinga (membran timpani). Aurikula terdiri dari kulit dan tulang rawanelastin yang dilindungi oleh perikondrium dan kulit. Meatus akustikus eksternus(MAE) berbentuk huruf S yang sepertiga bagian luarnya terdiri atas tulangrawan, sedangkan pada dua pertiga bagian dalamnya terdiri dari tulang. Bentuk rawan ini unik, sehingga ketika terjadi trauma telinga luar, harus diusahakanuntuk mempertahankan bangunan ini. Panjangnya kira-kira 2,5-3 cm. meatusakustikus eksternus pada anak lebih pendek dan lurus sehingga membrantimpani lebih mudah diperiksa tanpa menggunakan speculum. Aurikula berfungsi untuk membantu mengarahkan suara ke dalam meatus akustikuseksternus hingga mencapai membran timpani.
4,5,6,7
 
 
3
 
Pada sepertiga bagian luar kulit liang telinga terdapat rambut dan banyak kelenjar yang menghasilkan zat seperti lilin yang disebut serumen (modifikasikelenjar keringat). Namun hanya bagian saluran yang memproduksi sedikitserumen yang memiliki rambut. Sedangkan kelenjar keringat terdapat padaseluruh kulit liang telinga. Pada dua pertiga bagian dalam hanya sedikitdijumpai kelenjar serumen.
5,6,7
y
 
Membrana Timpani
 Membran timpani atau gendang telinga adalah suatu bangunan berbentuk kerucut dengan puncaknya, umbo, mengarah ke medial. Dari umbo keanteroinferior tampak refleks cahaya (
cone of light 
). Membran timpaniumumnya berbentuk lonjong. Membran timpani tersusun oleh suatu lapisanepidermis pada bagian luarnya, lapisan fibrosa di bagian tengahnya, yangmerupakan tempat melekatnya tangkai maleus, dan lapisan mukosa pada bagiandalamnya. Namun pada bagian superior prosesus lateralis maleus, tidak terdapatlapisan fibrosa sehingga hal ini menyebabkan membran timpani daerah inimenjadi lemas (flaksid) yang disebut juga membran Shrapnell.
4,7,8
 Gambar 2. Letak membran timpani, potongan coronalDiambil dari kepustakaan 9

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->