Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more ➡
Download
Standard view
Full view
of .
Add note
Save to My Library
Sync to mobile
Look up keyword
Like this
9Activity
×
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
PERSIAPAN PERSALINAN

PERSIAPAN PERSALINAN

Ratings: (0)|Views: 1,991|Likes:
Published by yantinh

More info:

Categories:Types, Resumes & CVs
Published by: yantinh on Jan 06, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See More
See less

12/07/2012

pdf

text

original

 
PERSIAPAN PERSALINAN
Persiapan diartikan sebagai suatu program instruksi yang bertujuan tertentu dan berstruktur(Matterson, 2001). Persiapan persalinan bertujuan untuk menyiapkan semua kebutuhanselama kehamilan maupun proses persalinan. Persiapan persalinan adalah segala sesuatuyang disiapkan dalam hal menyambut kelahiran anak oleh ibu hamil. Persiapan persalinanpada trimester III meliputi faktor resiko ibu dan janin, perubahan psikologi danfisiologi,tanda-tanda bahaya dan bagaimana meresponnya, perasaanmengenai melahirkan danperkembangan bayi, tanda-tanda saat hendakmelahirkan, respon terhadap kelahiran, ukuran-ukuran kenyamanan situasikelahiran cesar dan perawatan yang terpusat pada keluarga(Matterson, 2001).Persiapan persalinan merupakan salah satu program pada desa Siaga yaitu desa yangpenduduknya memiliki kesiapan sumber daya dan kemampuan serta kemauan untuk mencegah dan mengatasi masalahmasalah kesehatan, bencana dan kegawatdaruratankesehatan secara mandiri. Dalam program desa siaga dimana para bidan desa, tokohmasyarakat, ikut aktif berperan menangani kesehatan dan membantu persalinan kepada ibuhamil dan ibu melahirkan dan melakukan pemeriksaan ibu (Depkes, 2004).Persiapan persalinan mempunyai beberapa hal, menurut Bobak,Lowdermild, Jensen (2004)ada 4 hal,yaitu :fisik, psikologis, finansial,kultural.a. Persiapan Fisik Proses persalinan adalah proses yang banyak melelahkan,untuk itu perlunya dilakukanpersiapan fisik semenjak kehamilan memasuki bulan ke 8 kehamilan, hal ini disebabkanpersalinan bisaterjadi kapan saja.Persiapan fisik berkaitan dengan masalah kondisi kesehatan ibu, dimana ibu perlumenyiapkan kondisi fisik sebelum hamil. Ibu memahami berupa adanya perubahan fisiologisebelum terjadi persalinan kira-kira 2 minggu, dimana ibu akan lebih mudah bernafaskarena fundus uteri agak menurun berhubung kepala janin mulai masuk ke dalam pintu ataspinggul (PAP), Ibu akan sering buang air kecil (BAK) karena turunnya kepala janin ke dalamPAP yang menekan vesika urinaria serta ibu merasakan adanya gambaran his palsu yaitukadang-kadang perut mengejang.Makan makanan bergizi dan minum yang cukup banyak, serta tetap melakukan aktivitasseperti berjalan pagi, atau kegiatan rumah lainnya (untuk yang bekerja dipastikan sudah cuti),dan tetap istirahat yang cukup. Hal tersebut di atas dimaksudkan bahwa dengan aktivitas,istirahat dan gizi yang baik, energi dan tenaga untuk menghadapi persalinan nanti diharapkancukup baik, dan dapat membantu prosesnya agar lancar dan cepat, ibu juga tidak anemia danmengalami lemas kehabisan energi, karena proses persalinan bisa berbeda-beda waktunyapada setiap orang, ada yang lama, ada yang cepat, danumumnya melelahkan (Isnandi. 2009).Zat gizi berperan vital dalam pertumbuhan janin. Selama kehamilan, metabolisme energimeningkat akibat perubahan system tubuh dan perkembangan janin. Oleh karena itu,kebutuhan akan energi dan zat gizi harus ditingkatkan. Kebutuhan-kebutuhan zat gizitersebut harus memenuhi (Anonim, 2008) :1). KaloriSelama trimester kedua dan ketiga kehamilan membutuhkan 300 kalori per hari. Walaupunpeningkatan ini tidak digunakan dalam trimester pertama, bukan berarti keseimbangan nutrisitidak penting. Kalori tambahan ini diperlukan agar berat badan meningkat (total 12 hingga 16
 
kg selama hamil). Hal ini sangat diperlukan untuk menghasilkan berat badan bayi yang cukupsaat dilahirkan. Sebaiknya pada trimester pertama, pertambahan bobot hanya 0, 5 kg setiapbulannya. Sedangkan pada trimester kedua, 0, 5 kg setiap minggunya. Sedangkan di trimesterterakhir (bulan ke-9), hanya boleh 0, 5 hingga 1 kg. Kalori bisa dapatkan denganmengkonsumsi kacang-kacangan, buah, sereal, beras merah, sayur,kentang.2). ProteinProtein sangat diperlukan untuk membangun, memperbaiki, dan mengganti jaringan tubuh.Ibu hamil memerlukan tambahan nutrisi ini agar pertumbuhan janin optimal. Protein bisadapatkan dengan mengkonsumsi tahu, tempe, daging, ayam, ikan, susu, dan telur.3). KalsiumPenelitian menunjukkan bahwa janin memerlukan 13 mg kalsium dari darah ibu. Janinmemerlukan kalsium untuk pertumbuhan tulang dan giginya. Jika jumlah kalsium yangdidapatkan kurang, maka akan diambil dari tulang. Akibatnya dapat mengalami pelunakantulang (osteomalasia). Kalsium bisa didapatkan dengan mengkonsumsi produk susu, tahu,brokoli, kacang-kacangan.4). Zat besiKekurangan zat besi akan mengakibatkan pertumbuhan dan perkembangan janin menjaditerhambat. Kekurangan zat besi dapat meningkatkan resiko cacat (mortalitas) pada ibu dan janin. Karena kebutuhan zat besi sulit dipenuhi dari diet pola makan, maka terkadangpemakaian suplemen disarankan. Zat besi bisa didapatkan dengan mengkonsumsi bayam,daging merah, hati, ikan, unggas, kerang, telur, kedelai.5). Asam folat (vitamin B)Asam folat yang dikonsumsi sejak masa pembuahan dan awal kehamilan mampu mencegahcacat lahir pada otak dan tulang belakang. Penelitian menunjukkan resiko kelainan tulangbelakang(spina bifida) dan kelainan ronggga otak (anensefali) menurun hingga 50%. Sangatdisarankan untuk mendapatkan 400 mg asam folat per hari. Asam folat bisa didapatkandengan mengkonsumsi jus jeruk bayam, oatmeal, brokoli, stoberi, dan roti.6). CairanCairan diperlukan untuk meningkatkan volume darah dan air ketubah. Minum setidaknya 8hingga 10 gelas setiap harinya. Mengurangi asupan cairan tidak akan mengurangi bengkak yang dialami. Namun dapat menyebabkan kerusakan pada ginjal. Konsumsi cairan yangterbaik adalah air putih, selain itu juga dapat mengkonsumsi sup, jus, dan teh.7). GaramGaram dapat membantu mengatur air dalam darah. Kebutuhan tubuh akan garam sedikit,sekitar 2000 hingga 8000 mg per hari. Beberapa ibu yang terkena darah tinggi ataupreeklamsia bahkan tidak memerlukan tambahan akan konsumsi garam.Selain hal di atas ibu perlu memahami gambaran jelas dan sistemis tentang jalannyapersalinan, mengetahui teknik mengedan dan bernafas yang baik, harus menjaga kebersihanbadan dan kesesuaian pakaian. Persiapan fisik berupa kebersihan badan menjelang persalinankarena bermanfaat jika dengan mandi dan membersihkan badan akan mengurangikemungkinan adanya kuman yang masuk selama persalinan dan dapat mengurangi terjadinyainfeksi sesudah melahirkan. Ibu akan merasa nyaman selama menjalani prosespersalinan. Persiapan fisik lain yang perlu diperhatikan adalah dengan melakukan olah ragamisalnya senam hamil, karena seorang perempuan memerlukan fisik yang fit untuk melahirkan. Kondisi fit ini ada hubungannya juga dengan ada atau tidaknya penyakit beratyang diidap oleh calon ibu. Jika ditemukan riwayat darah tinggi atau asma berat, misalnya,
 
berarti tidak bisa dilakukan persalinan normal. sehingga sejak awal kehamilan, sudah harusdirencanakan kelahiran dengan operasi (Iskandar, 2007).Senam hamil ini hanya bisa dilakukan ketika kandungan berusia 22-36 minggu. Namun, yangperlu diperhatikan, tidak semua kondisi ibu hamil dapat melakukan
treatment 
ini, sehinggadisarankan melakukan konsultasi terlebih dahulu dengan dokter pendampingkandungan. Ada dua tipe kondisi wanita yang tidak bisa melakukan senam hamil, yaitu yangbersifat relatif (riwayat kebidanan jelek, janin kembar, menderita diabetes, letak bayisungsang). Sementara yang bersifat mutlak tidak boleh dilakukan senam hamil adalah(menderita penyakit jantung, hipertensi, resiko kalahiran prematur).Latihan senam ini harus dihentikan jika terjadi keluhan nyeri di bagian dada, nyeri kepala,dan nyeri persendian, kontraksi rahim yang sering, keluar cairan, denyut jantung meningkat >140/menit, kesulitan untuk berjalan, dan mual, serta muntah yang menetap.Senam hamil dibagi menjadi empat tahap berdasarkan usia kandungan. Tahap pertama (usiakehamilan 22-25 minggu), tahap kedua (usia kehamilan 26-30 minggu), tahap ketiga (31-35minggu) dan tahap keempat (36-melahirkan) (Indarti, 2008). Berikut adalah gerakangerakanuntuk senam hamil :a)Ambil posisi berdiri di atas matras, kedua tangan di samping badan. Kemudian angkatkedua tangan ke atas kepala sambil menarik nafas dari hidung. Kemudian buang nafas lewatmulut sambil menurunkan kedua tangan.b)Ambil posisi duduk di atas matras, kedua kaki diluruskan. Berat badan bertumpu padakedua tangan. Kemudian sambil tarik napas dorong dan tarik telapak kaki secara bergantian.c)Masih tetap dalam posisi yang sama, gerakkan kedua telapak kaki secara bersamaan, kearah depan dan belakang secara bergantian disertai dengan tarik dan buang nafas.d)Tetap dalam posisi yang sama, buka kaki selebar paha, kemudian tarik telapak kaki kearah luar secara bersamaan, kemudian tarik ke dalam secara bersama pula.e)Ambil posisi duduk sila, kemudian putar kepala, empat hitungan pertama tarik nafas danempat hitungan kemudian buang nafas.f)Lalu ambil posisi berbaring, letakkan kedua tangan di samping tubuh, posisi kedua kaki ditekuk, lalu tarik napas sambil mengangkat kaki hingga membentuk sudut 90 derajat, laluembuskan napas sambil mengembalikan posisi kaki seperti semula.g) Tetap dalam posisi duduk dan kaki tertekuk, kemudian sambil menarik napas, angkatpantat, tahan beberapa lama, kemudian embuskan napas sambil menurunkan pantat.h)Setelah itu, ambil posisi telentang, lalu tegangkan seluruh otot tubuh, genggam tangan,tarik telapak kaki hingga lurus, pejamkan mata, katupkan otot dubur, kemudian relakskanotot-otot tersebut denga cara membuka telapak tangan dan mata, dan telapak kakikondisi normal, ulangi secara bergantian.i)Untuk relaksasi, ambil posisi berbaring miring ke kiri, kaki kanan di depan, lalu tangan kiridi belakang dan tangan kanan berada di depan muka (seperti posisi orang berbaring). Buattubuh serileks mungkin.Persiapan fisik yang lain adalah rutinitas dalam memeriksakan kehamilan ke petugaskesehatan. Setiap trimester masa kehamilan memiliki proses tersendiri. Karena itu, pentingbagi ibu hamil mengetahui pertanyaan apa saja yang tepat diajukan setiap kali berkonsultasike dokter berkaitan dengan kondisi kehamilannya.Bagi ibu yang baru pertama kali hamil, umumnya baru bisa merasakan gerakan janin disekitar usia kehamilan 18 minggu. Bagi yang sudah pernah hamil, akan terasa lebih awal,misalnya usia 16 minggu. Gerakan janin pada awalnya hanya berupa getaran kecil. Ibu hamil

Activity (9)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
Srhyy Anie liked this
Fitri Fauziyah liked this
Mella Hadiyat liked this
Irwan's Vilot liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->