Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more ➡
Download
Standard view
Full view
of .
Add note
Save to My Library
Sync to mobile
Look up keyword
Like this
15Activity
×
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Bab 4 Struktur Sedimen

Bab 4 Struktur Sedimen

Ratings: (0)|Views: 1,327|Likes:
Published by Achmad Fandi

More info:

Published by: Achmad Fandi on Jan 07, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, DOC, TXT or read online from Scribd
See More
See less

05/31/2013

pdf

text

original

 
BAB IVSTRUKTUR SEDIMEN
Struktur sedimen merupakan pengertian yang sangat luas,meliputi kelainan dari perlapisan normal termasuk kelainan kofigurasiperlapisan dan/atau juga modifikasi dari perlapisan yang disebabkanproses baik selama pengendapan berlangsung maupun setelahpengendapan berhenti. Oleh sebab itu perlu kiranya dijelaskan duluapakah sebenarnya yang dimaksud dengan perlapisan (bedding) itu,sehingga selanjutnya akan memperjelas batasan struktur sedimen.Sebenarnya belum ada difinisi perlapisan yang memuaskansemua fihak, walaupun sebenarnya istilah perlapisan sudah luas sekalidigunakan dalam pemerian runtunan sedimen. Difinisi yang paling luasdigunakan adalah yang diusulkan Otto (1938), suatu perlapisan tunggaladalah satuan sedimentasi yang diendapkan pada kondisi fisik yangtetap konstan. Sejalan dengan itu mengartikan perlapisan sendirisebagai bidang-bidang permukaan pengendapan yang disebabkan olehsuatu perubahan rezim sedimentasi dari waktu ke waktu. Perubahanini meliputi:A. Perubahan fisik (Gambar 4.1):1. perubahan butir, termasuk bentuk, ukuran, orientasi, kemasan
 
Gambar 4.1: Perlapisan yang disebabkan perubahan fisik(komposisi, ukuran, bentuk, orientasi dan kemasan(Collinson dan Thompson, 1988)
bentukorientasikomposisiukurankemasanBidang perlapisan
 
dan komposisinya.2. perubahan ragam batuan, misalnya dari batugamping kemudiannapal.3. Perubahan warna walaupun masih mempunyai komposisi yangsama.B. Perubahan kimia. Pada cairan yang membawa larutan sedimenperubahan temperatur, tekanan, dan konsentrasi ion akanmenyebabkan perlapisan juga.C. Proses biologi. Perbedaan populasi organisme dari waktu kewaktu akan menyebabkan perlapisan. Walaupun organisme yangmati tidak tersisa sebagai fosil (cacing misalnya) tetapi jejak akanditemukan.Perlapisan yang tebalnya >1 cm disebut lapisan (layer, bed ataustrata), sedangkan yang <1 cm adalah perarian (lamination).
4.1 KLASIFIKASI STRUKTUR SEDIMEN
Para ahli mengelompokan struktur sedimen berdasarkanbeberapa hal yang berbeda, misalnya: waktu terbentuknyadisebandingkan dengan waktu pengendapan, penyebab terbentuknya,tempat dimana terdapat, arus yang membentuknya dan batuan yangumumnya dijumpai struktur tersebut. Dalam buku ini dipilih klasifikasiberdasarkan waktu terjadinyakemudian diikuti oleh dasar yang lainnya:1. Struktur sedimen
primer
, dimana struktur sedimen itu terbentukpada waktu pengendapan berlangsung2. Struktur sedimen
sekunder
, struktur ini terbentuk setelahpengendapan sampai selama proses diagenesa.Perlu dicatat bahwa struktur yang terbentuk setelah diagenesa yangdisebabkan pengaruh dari luar, terutama teknonik, tidak lagi termasukstruktur sedimen. Struktur seperti itu disebut struktur tektonik.
4.1.A Struktur sedimen primer
Struktur sedimen primer dibagi menjadi:
kontemporer
terbentuk selama proses pengendapan dan
penekontemporer
terbentuk segera setelah sedimentasi tetapi sebelum diagenesaberlangsung. Struktur kontemporer dapat disebabkan karenaorganisme (seperti pertumbuhan koral, ganggang atau organismelainnya) dan anorganik atau mekanik. Struktur sedimen primer yangmekanik inilah yang paling banyak dijumpai di alam.Struktur penekontemporer juga dapat disebabkan karenaorganisme dan mekanik. Organisme dapat membuat lubang padasedimen sebagai tempat untuk perlindungan atau mencari makanan.Sedangkan akibat mekanik di antaranya struktur akibat pengeluaranair (water escape structure), struktur kontorsi akibat liqufaction danlengseran, dan struktur diagenesa seperti retakan desikasi, cetakanhujan dan geopetal.
 
4.1.A.a Struktur sedimen primer karena sedimentasi mekanik 
Struktur sedimen primer hasil sedimentasi mekanik ini dapatdibagi berdasarkan arus yang membentuknya, yakni:a. Struktur sedimen dari suspensib. Struktur sedimen dari arus traksic. struktur sedimen dari kombinasi suspensi dan arus traksid. struktur sedimen gelombang oksilasi
a. Struktur sedimen dari suspensi 
Suspensi yang banyak dibicarakan dan memang lebih banyakmembentuk struktur sedimen adalah arus turbit. Di bawah ini strukturyang dibentuknya:1. Laminasi sejajar (parallel-lamination, Gambar 4.2a)2. Laminasi bergelombang (wavy-lamination, Gambar 4.2b)3. Lapisan bersusun normal (normal graded bedding, Gambar 4.2c)4. Lapisan bersusun terbalik (reverse grading, Gambar 4.2d)5. Masa tak terorganisasi contohnya:
disorganized pebbly conglomerate, laharic breccia
(Gambar 4.2e)
b. Struktur sedimen hasil arus traksi 
Sifat-sifat umum struktur sedimen hasil arus traksi ini umumnyamerupakan lapisan yang menyusut (silang) terhadap bidangsedimentasi dan berkelompok menjadi
set, co-set 
dan
composite set 
.Struktur hasil arus traksi ini adalah:1. Laminasi gelembur arus (current ripple lamination)2. Lapisan silang-siur (cross-bedding)Laminasi gelembur gelombang dan lapisan silang-siur dibedakanberdasarkan ukurannya:-micro cross-lamination (1-10 cm)-cros-bedding (10-100 cm)-mega cross-bedding (>100 cm)Berdasarkan batas permukaan setiap set:-datar-mangkuk (concave)-baji (wedge)Berdasarkan besar sudutnya:-bersudut kecil (<10
o
)-bersudut besar (>10
o
)Berdasarkan ukurannya (ketebalannya):-kecil, ketebalan <0.04 m-besar, ketebalan >0.04 mBersadarkan bentuknya:-planar, tabuler (Gambar 4.3a)-mangkok (through, Gambar 4.3b)-epsilon (Gambar 4.3c)

Activity (15)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 thousand reads
1 hundred reads
Lili Umi liked this
Aditya Pratama liked this
Elan Metana liked this
nindY liked this
peweaje liked this
Fitriyan Sumita liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->