Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
28Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Analysis Pasir Besi Dengan Metoda Potensiometri

Analysis Pasir Besi Dengan Metoda Potensiometri

Ratings:

5.0

(2)
|Views: 3,234 |Likes:
Published by Noor Yudhi

More info:

Categories:Types, Research, Science
Published by: Noor Yudhi on Nov 05, 2008
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

05/21/2013

pdf

text

original

 
PENENTUAN KADAR BESI DIDALAM PASIR BESI DENGAN ALATTITROPROCESSOR 672
Noor Yudhi A.Md.PUSAT TEKNOLOGI BAHAN BAKAR NUKLIR
ABSTRAK
ANALISIS PASIR BESI DENGAN ALAT TITROPROCESSOR 672. Telahdilakukan Analisis konsentrat pasir besi memakai prosedur A Text - Book ofQuantitative Inorganic Analisis dengan alat titroprocessor 672 buatan. Ferrosulfat digunakan sebagai sebagai standar dan kalium bikromat 0,025 N sebagaititer. Dalam percobaan ini dilakukan pelarutan pasir besi dan standarisasimenggunakan Ferro sulfat. Pasir besi kering dilarutkan dengan air raia denganperbandingan 2 gram pasir besi : 20 ml air raja diaduk dan dipanaskan selama 2-3 jam. Hasil larutan diencerkan sampai volume 50 ml dan dianalisis dengan titerkalium bikromat 0,025 N. Standarisasi digunakan ferro sulfat dengan konsentrasibesi 20, 10, 5, 2, 1 dan 0,4 g/l. Dari hasil standarisasi dapat diperoleh presisi,akurasi untuk menentukan daerah linier dan batas deteksi Analisis. Analisis besidapat dilakukan pada konsentrasi 2-20 g/l, presisi berkisar antara 0,5-0,23,dengan persamaan garis Y = 0,9574 + 0,0056 dengan derajat linieritas sebesar0,9991. Batas deteksi terendah ditunjukkan pada konsentrasi besi 2 g/l. Hasilperhitungan kadar besi didalam pasir besi adalah 50,35%.
PENDAHULUAN
Pasir besi merupakan bahanmineral yang mengandung unsurbesi, titanium dan unsur lainnya.Adapun nilai mineral tersebut sangatbergantung pada kandungan besididalamnya. Oleh sebab itukandungan besi dalam mineraltersebut perlu dianalisis. Analysisunsur tersebut dapat dilakukandengan beberapa metodadiantaranya dengan caraspektrometri maupun dengan caratitrasi.Dalam percobaan, pasir besidilarutkan dengan asam klorida,larutan mengandung Fe
+2
dan Fe
+3
 , besi valensi 3 direduksimenggunakan stano klorida menjadibesi valensi 2 , dengan reaksi :
(1)
 Fe
+3
+ Sn
+2
= Fe
+2
+ Sn
+3
………(1)Kelebihan Sn
+2
dioksidasi denganmerkuri klorida menjadi stani (Sn
+3
),dengan reaksi :
(1)
 Sn
+2
+ HgCl
2
= SnCl
3
+ Hg
2
Cl
2
….(2)
 
Adapun reaksi yang terjadi dalamoksidasi Fe+2 ditunjukkan dalampersamaan dibawah ini :
(1)
 Cr
2
O
7-2
+ 14H
+
+ 6e = 2Cr
+3
+7 H
2
O6Fe
+2
= 6Fe
+3
+ 6e +Cr
2
O
7-2
+ 14H
+
+ 6Fe
+2
= 2Cr
+3
+ 7H
2
O + 6Fe
+3
……………………….(3)Titrasi yang digunakan untukpenetuan besi didalam pasir besiadalah titrasi potensiometri, titik akhirtitrasi ditentukan dengan perubahanpotensial dari larutan hasil titrasi.Dalam keadaan ini berlaku hukumNerns :
(1)
 aA + bB = cC + dDE = E
o
–RT ln (C)
c
(D)
d
 
NF (A)
a
(B)
b
 E = E
o
– 0,059 log (Cr
+2
)6 (Cr
2
O
7-2
)(H
+
)
14
 E = E
o
– 0,059 log ( Fe
+2
) ……….(4)1 (Fe
+3
)Sedangkan percobaan ini ditentukanguna mengetahui ketelitian darianalysis besi dengan metoda diatas,yang pada akhirnya digunakan untukpenentuan besi dari pasir besi.Percobaan ini bertujuan untukmenganalisis besi didalamkonsentrat pasir besi sehingga besiyang terkandung dalam pasir besidapat teranalisis secara kuantitatif .Dari percobaan ini dapat diperolehpresisi, akurasi,dan linieritas untukmenentukan daerah linier dan batasdeteksi Analisis besi dalam pasirbesi.Metoda yang digunakandalam Analisis besi mengacu padaprocedur A Text – Book ofQuantitative Inorganic Analisis yaituoksidasi / reduksi dengan titer kaliumbikromat 0,025 N. Dalam percobaanini digunakan satu set alatTitroprocessor 672 buatan Metrohmyang dilengkapi dengan elektrodaplatina 6.0431.100.
CARA KERJA
Parameter percobaannyayaitu larutan titer kalium bikromat0,025 N dan konsentrasi larutanstandar besi valensi 2 dengan variasi20, 10, 5, 2, 1 dan 0,4 g/l. Tiap-tiapparameter dilakukan pengulangantujuh kali.Sampel besi valensi 2 denganvariasi 20, 10, 5, 2, 1 dan 0,4 g/ldititrasi dengan larutan standarkalium bikromat 0,025 N, masingmasing parameter dilakukanpengulangan tujuh kali.Dari hasil standarisasidihitung secara statistik untukmenentukan daerah linier dan batasdeteksi analisis.Ditimbang 2 g konsentratpasir besi, dilarutkan dengan air raja20 ml , dipanaskan dan diadukselama pelarutan berlangsung.Selama pelarutan pertahankanvolume air raja tetap 20 ml denganmenambahkan air raja kedalamlarutan sampai besi dalam pasir besilarut semua ( kurang lebih 2 – 3 jam).Setelah larutan dingindidekantir dan dimasukkan kedalamlabu takar 50 ml dan endapan dibilasdengan air, ditepatkan sampai batas
 
volume labu takar ( larutan 1 ).Diambil 0,5 ml larutan 1 danditambahkan larutan SnCl
2
15%sampai warna larutan dari kuningberubah jadi jernih. Langkahselanjutnya ditambahkan HgCl
2
5%sampai terjadi endapan putihsempurna. Dititrasi larutan tersebutdengan titer kalium bikromat 0,025 Ndan hitung kadar besi nya.
 
besi standar VS besi teranalisis
y = 0.9574x + 0.0056R
2
= 0.9991
0510152025135791113151719
besi standar, g/L
   b  e  s   i   t  e  r  a  n  a   l   i  s   i  s ,  g   /   L
 
HASIL DAN BAHASAN
Hasil percobaan Analisis pasirbesi dapat dilihat pada tabel 1,tabael 2, gambar 1dan gambar 2.Hasil percobaan analysis larutanstandar besi dengan menggunakanmetoda titrasi potensiometriditunjukkan dalam tabel 1. PadaTabel 1 tertulis hasil pengukukurankadar besi pada konsentrasi 0,4 g/lhingga 20 g/l. Dari Tabel 1memberikan hasil perhitungan reratapengukuran, standar deviasi, presisidan akurasi. Dari data hasilperhitungan pada Tabel 1 dapatdibuat Gambar 1 dan Gambar 2.Hubungan antara hasil pengukurandan konsentrasi standarmemberikan hubungan linier denganderajat linieritas 0,9991 denganpersamaan garis Y = 0,9574 +0,0056, seperti terlihat padaGambar 1GAMBAR 1 : Kurva standar besiDari hasil pengukuran padapenentuan konsentrasi besi, presisiditentukan dengan persamaan :
(3)
 Presisi = SD/X x 100%……………(5)SD = standar deviasiX = pengukuran rata-rataHubungan presisi terhadapkonsentrasi Fe yang diukurditunjukkan dalam gambar 2.
kons.besi VS presisi
012340.41251020kons.standar besi, g/L
   P  r  e  s   i  s   i ,   %
 GAMBAR 2 : Kurva pengaruhkonsentrasi terhadap presisi analisis

Activity (28)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
boitenzorg liked this
Ayhie Thumbelina liked this
Achmad Sjaichu liked this
Davi Mukhlasin liked this
Hestri Nurjanah liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->