Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
2Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Peranan Manusia Dalam Meningkatkan Sdm

Peranan Manusia Dalam Meningkatkan Sdm

Ratings: (0)|Views: 72 |Likes:
Published by sanshery1060

More info:

Published by: sanshery1060 on Jan 08, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

02/21/2013

pdf

text

original

 
UCHTI SANITN.09.A098554037
Peranan Pendidikan Dalam Meningkatkan Sumber DayaManusia
Kamis, 12-02-2009 07:06:27 oleh:ikhwan kunto alfarisi Kanal:Opini Persoalan ketenagakerjaan selalu mendapat perhatian yang serius dari berbagai kalangan, baik pemerintah, swasta maupun dari masyarakat. Kompleksitas permasalahanketenagakerjaan ini dapat dipandang sebagai suatu upaya masing-masing individu untumemperoleh dan mempertahankan hak-hak kehidupan yang melekat pada manusia agamemenuhi kebutuhan demi kelangsungan hidup.Tujuan pembangunan nasional, yaitu terwujudnya masyarakat Indonesia yang damai,demokratis, berkeadilan dan berdaya saing maju dan sejahtera dalam wadah negara kesatuanrepublik indonesia yang didukung oleh manusia yang sehat, mandiri dan bertakwa kepadaTuhan yang Maha Esa.Dari tujuan tersebut tercermin bahwa sebagai titik sentral pembangunan adalah pemberdayaan sumber daya manusia termasuk tenaga kerja, baik sebagai sasaran pembangunan maupun sebagai pelaku pembangunan. Dengan demikian, pembangunanketenagakerjaan merupakan salah satu aspek pendukung keberhasilan pembangunan nasional.Di sisi lain, terdapat beberapa permasalahan yang dihadapi dalam pelaksanaan pembangunannasional tersebut, khususnya dibidang dibidang ketenagakerjaan, sehingga diperlukankebijakan dan upaya dalam mengatasinya.Sehubungan hal tersebut di atas pengembangan SDM di Indonesia dilakukan melalui tiga jalur utama, yaitu pendidikan, pelatihan dan pengembangan karir di tempat kerja.Jalur pendidikan merupakan tulang punggung pengembangan SDM yang dimulai dari tingkatdasar sampai perguruan tinggi. Sementara itu, jalur pelatihan dan pengembangan karir ditempat kerja merupakan jalur suplemen dan komplemen terhadap pendidikan.
 
Arah pembangunan SDM di indonesia ditujukan pada pengembangan kualitas SDM secarakomprehensif meliputi aspek kepribadian dan sikap mental, penguasaan ilmu dan teknologi,serta profesionalisme dan kompetensi yang ke semuanya dijiwai oleh nilai-nilai religiussesuai dengan agamanya. Dengan kata lain, pengembangan SDM di Indonesia meliputi pengembangan kecerdasan akal (IQ), kecerdasan sosial (EQ) dan kecerdasan spiritual (SQ).Dalam rangka pengembangan SDM di indonesia, banyak tantangan yang harus dihadapi.Tantangan pertama adalah jumlah penduduk yang besar, yaitu sekitar 216 juta jiwa.Tantangan kedua adalah luasnya wilayah indonesia yang terdiri dari 17.000 pulau dengan penyebaran penduduk yang tidak merata. Tantangan ketiga adalah mobilitas penduduk yangarus besarnya justru lebih banyak ke pulau Jawa dan ke kota-kota besar.Berbagai tantangan seperti itu, memerlukan konsep, strategi dan kebijakan yang tepat agar  pengembangan SDM di Indonesia dapat mencapai sasaran yang tepat secara efektif danefisien. Hal ini penting dilakukan karena peningkatan kualitas SDM Indonesia tidak hanyauntuk meningkatkan produktivitas dan daya saing di dalam maupun diluar negeri, tetapi jugauntuk meningkatkan kesejahteraan dan pemerataan penghasilan bagi masyarakat.
 
Analisis :Sumber daya manusia merupakan elemen yang paling strategis dalam organisasi,harus diakui dan diterima manajemen. Peningkatan produktivitas kerja hanya mungkindilakukan oleh manusia. Sebaliknya, sumber daya manusia pula yang dapat menjadi penyebab terjadinya pemborosan dan inefisiensi dalam berbagai bentuknya ( Siagian, 2002 ).Karena itu memberikan perhatian kepada unsur manusia merupakan salah satu tuntutandalam keseluruhan upaya peningkatan produktivitas kerja.Ada 3 aspek utama yang perlu ditinjau dalam menjamin produktivitas yang tinggi,yaitu aspek kemampuan manajemen tenaga kerja, aspek efisiensi tenaga kerja, dan aspek kondisi lingkungan pekerjaan. produktivitas kerja memerlukan perubahan sikap mental yangdilandasi kerja hari ini harus lebih baik dari hari kemarin, dan cara kerja besok lebih baik darihari ini. Peningkatan produktivitas, dilakukan oleh pribadi yang dinamis dan kreatif. Sikapyang demikian akan mendorong seseorang untuk tidak merasa cepat puas, akan tetapi harusmengembangkan diri dan dan meningkatkan kemampuan kerja dengan cara selalu mencari perbaikan-perbaikan dan peningkatan.Peningkatan produktivitas kerja dapat dilihat sebagai masalah keperilakuan, tetapi juga dapat mengandung aspek-aspek teknis. Untuk mengatasinya perlu pemahaman yangtepat tentang faktor-faktor penentu keberhasilan meningkatkan produktivitas kerja, sebagiandiantaranya berupa etos kerja yang harus dipegang teguh oleh semua karyawan dalamorganisasi.Pengembangan SDM tujuannya untuk meningkatkan kualitas profesionalisme danketrampilan para karyawan dalam melaksanakan tugas dan fungsinya secara optimal. Denganmengembangkan kecakapan karyawan dimaksudkan sebagai setiap usaha dari pimpinanuntuk menambah keahlian kerja tiap karyawan sehingga di dalam melaksanakan tugas-tugasnya dapat lebih efisien dan produktif. Sedangkan pendidikan adalah suatu kegiatanuntuk meningkatkan penguasaan teori dak ketrampilan memutuskan terhadap persoalan- persoalan yang menyangkut kegiatan mencapai tujuan. Upaya ini dilakukan untumemperbaiki kontribusi produktif para karyawan dan mengembangkan sumber daya manusiamenghadapi segala kemungkinan yang terjadi akibat perubahan lingkungan. Arti dari pengembangan karyawan merupakan usaha-usaha untuk meningkatkan ketrampilan maupun pengetahuan umum bagi karyawan agar pelaksanaan pencapaian tujuan lebih efisien( Husnan, 1990 ).

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->