Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
26Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
ANALISIS KEMAMPUAN KOMUNIKASI MATEMATIKA MELALUI MODEL THINK TALK WRITE (TTW) DI KELAS VII SMP NEGERI 1 MANYAR GRESIK

ANALISIS KEMAMPUAN KOMUNIKASI MATEMATIKA MELALUI MODEL THINK TALK WRITE (TTW) DI KELAS VII SMP NEGERI 1 MANYAR GRESIK

Ratings: (0)|Views: 1,028 |Likes:
Published by anon_892493660

More info:

Published by: anon_892493660 on Jan 09, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

03/29/2013

pdf

text

original

 
 
SAMBUTAN KEPALA PPPPTK MATEMATIKA
Assalamu`alaikum wr.wb.Puji syukur kita panjatkan ke hadirat Allah SWT atas segala rahmat-Nya,sehingga jurnal EDUMAT edisi kedua (Volume 1, Nomor 2) dapat diselesaikandengan baik. Di tengah kesibukan PPPPTK Matematika dengan berbagaibentuk kegiatan, penerbitan jurnal EDUMAT kali ini merupakan langkah yangcukup menantang dalam rangka meneruskan program jurnal yang telahdimulai dengan edisi nomor 1. Walaupun demikian, mudah-mudahanpenerbitan jurnal edisi kedua ini dapat menjawab tantangan tersebut.Sebagaimana dimaksudkan sebagai wahana publikasi karya tulis ilmiah dibidang pendidikan matematika, Jurnal EDUMAT kali ini mengetengahkantopik-topik yang cukup beragam, dari kajian sejarah hingga terapan modelpembelajaran matematika, dari penelitian lapangan hingga studi kepustakaan.Kami berharap keberadaan Jurnal EDUMAT ini dapat memberi manfaat yangsebesar-besarnya kepada semua pendidik dan tenaga kependidikan,khususnya kepada para guru matematika, baik sebagai sumber belajar dalampengembangan diri maupun sebagai wahana pengembangan karir. Kamiberharap peran serta para guru matematika dalam mengisi artikel untuk edisimendatang lebih banyak lagi.Sebagai institusi publik, PPPPTK Matematika selalu berusaha memberikanlayanan prima kepada semua pihak, khususnya pendidik dan tenagakependidikan matematika, dalam rangka mengemban visi lembaga yaitu
“Terwujudnya PPPPTK Matematika sebagai institusi yang terpercaya dan pusat
unggulan dalam pengembangan dan pemberdayaan pendidik dan tenaga
kependidikan matematika”
.Akhirnya, kepada semua pihak, khususnya tim redaksi jurnal EDUMAT, yangtelah berusaha keras dalam mewujudkan penerbitan jurnal ilmiah ini, kamimengucapkan terima kasih dan memberikan apresiasi yang tinggi. SemogaAllah SWT senantiasa melimpahkan taufik, hidayah, dan innayah-Nya kepadakita semua. Amin.Wassalaamu`alaikum wr.wb.Plh. Kepala PPPPTK MatematikaDra. Ganung Anggraeni, M.Pd.NIP. 195905081985032002
 
      J
    u
     r
    n
   a
     l
 
   P
 e
  n
 d
 i
 d
i
k
a
 
M  
a  
t   
e  
m  
a   
t      
i        
k    
a     
 1
KEMAMPUAN VISUALISASI GEOMETRI SPASIAL SISWAMADRASAH ALIYAH NEGERI (MAN) KELAS X MELALUISOFTWARE PEMBELAJARAN MANDIRI
Rahayu Kariadinata
Dosen Jurusan Pendidikan Matematika, Fakultas Keguruan dan Ilmu PendidikanState Islamic University Bandung- Indonesia.email:rahayu_kariadinata@yahoo.co.id
 Abstract.
The study is aimed to explore Islamic Senior High Schoo 
l (MAN) students’ 
ability of geometry spatial visualization through self-regulated learning software. To carry out the study, 120 students of Islamic Senior High School 2 (MAN 2) in Bandung were involved.They were selected representing three different homogenous classes taught with different models of learning: one class taught with self-regulated learning software (A1); one class with self-regulated learning and classroom meeting (A2), and as their comparison, taught with conventional model (A3). The students with high (T),average (S), and low (R) mathematics ability were used as the control variables.Therefore, the experiment research design two paths analysis with a 3 x 3 factorial 
model. Upon analyzing the data, the students’ ability of geometry spatia 
visualization taught with three models are different. The students in A2 have a better 
than those with A1 and those with A3. Based on the categorization of students’ 
mathematics ability, the students with T in A2 have a better ability than those in A1and A3; similarly, the students with T in A3 have a better ability than those in A1.The students with S in A2 have a better ability than those in A1 and A3; and students with S in A3 have a better ability than those in A1. The students with low R in A2 have a better ability than A1 and A3. The students with R in A3 have a lower than those in A1. Based on the calculation of partial correlation test, there is 
significant correlation between students’ general mathematics ability and geometry 
spatial visualization ability.
 
Keywords:
 
self-regulated learning software, geometry spatial visualization 
 
1.
 
Pendahuluana.
 
Latar Belakang Masalah
Kemajuan di bidang teknologiinformasi dan komunikasi (TIK) saatini telah menimbulkan perubahanpenting dalam berbagai aspekkehidupan, di antaranya perubahanpada pola belajar. Siswa belajar tidaklagi hanya mengandalkan tatap mukadengan guru, meski siapapunmengakui bahwa peran guru dalampendidikan tak tergantikan olehteknologi sekalipun. Dengankemajuan TIK telah tercipta
information market place 
(Tilaar,1999), yang memungkinkan manusiadapat berhubungan dengan yanglain, belajar satu dengan lainnyadengan lebih cepat serta tersedianyainformasi secara cepat dan akurat.Kemajuan teknologi tersebut telahmenggeser paradigma sistem pem-belajaran yaitu dari paradigma yang
berpusat pada ”mengajar” menjadiberpusat pada ”belajar”. Paradigma
 yang berpusat belajar berorientasipada pencapaian tujuan dalamrangka mempersiapkan siswamenjadi manusia yang dapat belajarsecara mandiri
(independent learners).
Kemajuan TIK memungkinkan siswauntuk dapat belajar secara mandiri.Saat ini telah banyak dirancang
software-software 
pembelajaranmandiri yang memudahkan siswadalam memahami suatu topik
 
      J
    u
     r
    n
   a
     l
 
   P
 e
  n
 d
 i
 d
i
k
a
 
M  
a  
t   
e  
m  
a   
t      
i        
k    
a     
 2
pelajaran tertentu. Melalui
software- software 
tersebut, seorang siswamemiliki kendali penuh ataspembelajarannya. Selain itu melaluipembelajaran mandiri, seorangsiswapun dapat belajar mendidikdisiplin diri.Dalam dunia pendidikan matematika,potensi TIK khususnya komputertelah membawa keuntungan dankemudahan baik bagi siswa maupunguru. Sebagaimana dikemukakanoleh Fletcher dan Glass dalamKusumah (2004) bahwa potensiteknologi komputer sebagai mediadalam pembelajaran matematikabegitu besar, komputer dapatdimanfaatkan untuk mengatasiperbedaan individual siswa;mengajarkan konsep; melaksanakanperhitungan, dan menstimulir belajarsiswa.Sebagai contoh
, Cabri Geometry II 
 adalah suatu
software 
yangdirancang dan dikembangkan untukmembantu guru dan siswa dalampembelajaran, yaitu untukmendalami geometri sehinggapemakai dengan mudah menggambaratau mengkonstruksi bangun-bangun geometri pada bidang datar;melakukan eksplorasi terhadapbangun-bangun yang dikonstruk-sikan; dan pemakai dapatberinteraksi dengan Cabri. Dengandemikian Cabri dapat membukapeluang untuk siswa belajarmembangun pengetahuan geometri-nya setelah melakukan observasi,eksplorasi, eksperimen danberhipotesis untuk selanjutnya padapembuktian formal yang akhirnyadapat diaplikasikan dalammemecahkan permasalahan geometri(Sabandar, 2002).Selanjutnya Clement (1989)menyatakan bahwa pembelajarangeometri melalui komputer dapatmemotivasi siswa untuk menyelesai-kan masalah-masalah dan konsep-konsep geometri yang abstrak dansulit. Dalam belajar geometri, banyakpermasalahan yang harusdiselesaikan bukan saja melaluisajian analitik tetapi juga sajianvisual. Sajian visual ini berkaitandengan kemampuan visualisasiruang yang dapat diartikan sebagaikemampuan memahami sifat-sifatkeruangan, dan menafsirkan gambar-gambar dua dimensi yang mewakilibenda tiga dimensi.Kemampuan visualisasi ruangmerupakan salah satu bagian darikegiatan (aktivitas) geometri yangharus dikuasai siswa sebagaimanadirekomendasikan dalam TheNational Council of Teachers of Mathematics (NCTM, 1989),
The mathematics curriculum for grade 9-12 should include the study of the geometry of two, and three dimensions so that all student can interpret and draw three-dimensional object; represent problem situations with geometric models and apply properties of figures.
Pada materi pokok Ruang Dimensi Tiga untuk siswa SMA kelas X,kompetensi dasar yang dituntutadalah menggunakan aturangeometri, abstraksi ruang dan gambardalam pemecahan masalah ruang.Kompetensi dasar tersebutmengindikasikan bahwa siswa harusmemiliki kemampuan tilikan ruang yang merupakan bagian darikemampuan geometri ruang.Berdasarkan uraian di atas, perludirancang suatu pembelajarangeometri yang dapat mengembangkankemampuan visualisasi ruang bagisiswa, yaitu suatu pembelajaran yangmemberikan kemudahan kepadasiswa dalam memahami perma-salahan geometri, sehingga siswadapat menyelesaikannya baik secaraanalitik maupun visual. Salah satualternatif pembelajaran geometri yangdapat diterapkan adalah dengan

Activity (26)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
Yatielaree PRigi liked this
Novria Elita liked this
danarsuper liked this
NinDy LuPh DieRy liked this
NinDy LuPh DieRy liked this
Yuli Ana liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->