Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
1Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
UU No. 27/2007 tentang Pengelolaan Wilayah Pesisir Dan Pulau - Pulau Kecil

UU No. 27/2007 tentang Pengelolaan Wilayah Pesisir Dan Pulau - Pulau Kecil

Ratings: (0)|Views: 19 |Likes:
Published by Mirsyad Husain

More info:

Published by: Mirsyad Husain on Jan 09, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

09/19/2013

pdf

text

original

 
UNDANG-UNDANG REPUBLIK INDONESIA
 
NOMOR 27 TAHUN 2007
 
 TENTANG
 
PENGELOLAAN WILAYAH PESISIR DAN PULAU-PULAU KECIL 
 
DENGAN RAHMAT TUHAN YANG MAHA ESA
 
PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA,
 
Menimbang : a. bahwa Wilayah Pesisir dan Pulau-Pulau Kecilmerupakan bagian dari sumber daya alam yangdianugerahkan oleh Tuhan Yang Maha Esa danmerupakan kekayaan yang dikuasai oleh negara, yang perlu dijaga kelestariannya dan dimanfaatkanuntuk sebesar-besar kemakmuran rakyat, baik bagigenerasi sekarang maupun bagi generasi yang akandatang;
 
b.
 
bahwa Wilayah Pesisir dan Pulau-Pulau Kecilmemiliki keragaman potensi sumber daya alam yangtinggi, dan sangat penting bagi pengembangansosial, ekonomi, budaya, lingkungan, dan penyanggakedaulatan bangsa, oleh karena itu perlu dikelolasecara berkelanjutan dan berwawasaan global,dengan memperhatikan aspirasi dan partisipasimasyarakat, dan tata nilai bangsa yang berdasarkannorma hukum nasional;
 
c.
 
bahwa berdasarkan pertimbangan sebagaimanadimaksud dalam huruf a, dan huruf b, perlumembentuk Undang-Undang tentang PengelolaanWilayah Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil;
 
Mengingat : Pasal 20, Pasal 21, Pasal 25A, dan Pasal 33 ayat (3),dan ayat (4) Undang-Undang Dasar Negara RepublikIndonesia Tahun 1945;
 
Dengan Persetujuan Bersama
 
DEWAN PERWAKILAN RAKYAT REPUBLIK INDONESIA
 
dan
 
PRESIDEN REPUBLIK INDONESIA
 
MEMUTUSKAN: . . .
 
 
MEMUTUSKAN:
 
Menetapkan : UNDANG-UNDANG TENTANG PENGELOLAAN WILAYAHPESISIR DAN PULAU-PULAU KECIL.
 
BAB I
 
KETENTUAN UMUM
 
Pasal 1
 
Dalam Undang–Undang ini yang dimaksud dengan:
 
1.
 
Pengelolaan Wilayah Pesisir dan Pulau-Pulau Keciladalah suatu proses perencanaan, pemanfaatan,pengawasan, dan pengendalian Sumber DayaPesisir dan Pulau-Pulau Kecil antarsektor, antaraPemerintah dan Pemerintah Daerah, antaraekosistem darat dan laut, serta antara ilmupengetahuan dan manajemen untuk meningkatkankesejahteraan masyarakat.
 
2.
 
Wilayah Pesisir adalah daerah peralihan antaraEkosistem darat dan laut yang dipengaruhi olehperubahan di darat dan laut.
 
3.
 
Pulau Kecil adalah pulau dengan luas lebih kecilatau sama dengan 2.000 km
2
(dua
 
ribu kilometerpersegi) beserta kesatuan Ekosistemnya.
 
4.
 
Sumber Daya Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil adalahsumber daya hayati, sumber daya nonhayati;sumber daya buatan, dan jasa-jasa lingkungan;sumber daya hayati meliputi ikan, terumbu karang,padang lamun, mangrove dan biota laut lain;sumber daya nonhayati meliputi pasir, air laut,mineral dasar laut; sumber daya buatan meliputiinfrastruktur laut yang terkait dengan kelautandan perikanan, dan jasa-jasa lingkungan berupakeindahan alam, permukaan dasar laut tempatinstalasi bawah air yang terkait dengan kelautandan perikanan serta energi gelombang laut yangterdapat di Wilayah Pesisir.
 
5.
 
Ekosistem adalah kesatuan komunitas tumbuh-tumbuhan, hewan, organisme dan non organismelain serta proses yang menghubungkannya dalammembentuk keseimbangan, stabilitas, danproduktivitas.
 
6. Bioekoregion . . .
 
 
 
6.
 
Bioekoregion adalah bentang alam yang berada didalam satu hamparan kesatuan ekologis yangditetapkan oleh batas-batas alam, seperti daerahaliran sungai, teluk, dan arus.
 
7.
 
Perairan Pesisir adalah laut yang berbatasandengan daratan meliputi perairan sejauh 12 (duabelas) mil laut diukur dari garis pantai, perairan yang menghubungkan pantai dan pulau-pulau,estuari, teluk, perairan dangkal, rawa payau, danlaguna.
 
8.
 
Kawasan adalah bagian Wilayah Pesisir dan Pulau-Pulau Kecil yang memiliki fungsi tertentu yangditetapkan berdasarkan kriteria karakteristik fisik,biologi, sosial, dan ekonomi untuk dipertahankankeberadaannya.
 
9.
 
Kawasan Pemanfaatan Umum adalah bagian dariWilayah Pesisir yang ditetapkan peruntukkannyabagi berbagai sektor kegiatan.
 
10.
 
Kawasan Strategis Nasional Tertentu adalahKawasan yang terkait dengan kedaulatan negara,pengendalian lingkungan hidup, dan/atau situs warisan dunia, yang pengembangannyadiprioritaskan bagi kepentingan nasional.11.
 
Zona adalah ruang yang penggunaannyadisepakati bersama antara berbagai pemangkukepentingan dan telah ditetapkan statushukumnya.
 
12.
 
Zonasi adalah suatu bentuk rekayasa teknikpemanfaatan ruang melalui penetapan batas-batasfungsional sesuai dengan potensi sumber daya dandaya dukung serta proses-proses ekologis yangberlangsung sebagai satu kesatuan dalamEkosistem pesisir.
 
13.
 
Rencana Strategis adalah rencana yang memuatarah kebijakan lintas sektor untuk Kawasanperencanaan pembangunan melalui penetapantujuan, sasaran dan strategi yang luas, serta targetpelaksanaan dengan indikator yang tepat untukmemantau rencana tingkat nasional.
 
14.
 
Rencana Zonasi adalah rencana yang menentukanarah penggunaan sumber daya tiap-tiap satuanperencanaan disertai dengan penetapan strukturdan pola ruang pada Kawasan perencanaan yangmemuat kegiatan yang boleh dilakukan dan tidak

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->