Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
8Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Jurnal Penerapan Model Siklus Belajar Learning Cycle Untuk Meningkatkan Pemahaman Konsep Mahasiswa pada Kapita Selekta Matematika

Jurnal Penerapan Model Siklus Belajar Learning Cycle Untuk Meningkatkan Pemahaman Konsep Mahasiswa pada Kapita Selekta Matematika

Ratings: (0)|Views: 589 |Likes:
Published by anon_446251672

More info:

Published by: anon_446251672 on Jan 09, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

12/22/2013

pdf

text

original

 
1
 Jurnal Penelitian Vol. 9 No. 1 April 2009
PENERAPAN MODEL SIKLUS BELAJAR (
 LEARNING CYCLE 
)UNTUK MENINGKATKAN PEMAHAMAN KONSEP MAHASISWAPADA KAPITA SELEKTA MATEMATIKA
Tia Purniati, Kartika Yulianti, Ririn Sispiyati
 
ABSTRAK
Mata kuliah Kapita Selekta Matematika termasuk mata kuliah wajib yangmembahas secara lebih mendalam topik-topik terpilih matematika sekolah. Matakuliah ini memegang peranan yang penting sebab berkaitan langsung denganpemahaman konsep-konsep matematika siswa di sekolah. Pengetahuan,pemahaman, serta pengalaman siswa tentunya akan sangat kurang jika gurunyasendiri kurang memahami secara penuh konsep-konsep matematika sekolah.Kenyataan yang ada, pemahaman mahasiswa terhadap konsep-konsep matematikasekolah dapat dikatakan kurang. Banyak mahasiswa yang tidak bisa memenuhistandarisasi untuk kelulusan mata kuliah tersebut. Pada tahun ajaran 2006/2007terdapat sekitar 40% mahasiswa yang tidak lulus pada mata kuliah tersebut.Diperlukan suatu upaya untuk meningkatkan pemahaman konsep mahasiswa padaKapita Selekta Matematika.
 Learning Cycle
(LC)
 
merupakan salah satu modelpembelajaran yang berlandaskan pada pandangan konstruktif. Model pembelajaranLC terdiri dari tiga fase, yaitu fase eksplorasi, fase pengenalan konsep, dan faseaplikasi konsep. Metode penelitian yang digunakan adalah Penelitian TindakanKelas dengan subyek penelitian mahasiswa Jurusan Pendidikan Matematika kelas2007A semester 3 yang terdiri dari 47 orang mahasiswa. Instrumen yang digunakanadalah Lembar Kerja, Tes Formatif, Angket, Lembar Observasi, dan Wawancara.Pemahaman konsep mahasiswa dilihat dari hasil pengerjaan soal-soal pada TesFormatif. Respon mahasiswa dilihat dari hasil angket dan wawancara. Berdasarkanhasil penelitian dan pembahasan dapat disimpulkan bahwa pembelajaran denganmodel
 Learning Cycle
dapat meningkatkan pemahaman konsep mahasiswa padaKapita Selekta Matematika. Berdasarkan hasil angket dan wawancara, mahasiswamemberikan sikap positif terhadap penerapan model pembelajaran ini.
Kata Kunci:
Siklus Belajar, Kapita Selekta Matematika
 
2
 Jurnal Penelitian Vol. 9 No. 1 April 2009
LATAR BELAKANG MASALAH
Matematika merupakan tumpuan peradaban manusia. Dalam duniamodern saat ini kiranya tidak ada orang yang tidak memerlukan bantuanmatematika dalam kehidupannya sehari-hari. Matematika merupakan faktorpendukung dalam laju perkembangan dan persaingan di berbagai bidang, mulai daribidang ekonomi, teknologi, persenjataan, usaha, sampai eksplorasi ruang angkasa.Mengingat begitu pentingnya matematika sebagai bekal dalam kehidupan sehari-hari, pelajaran matematika diberikan mulai dari tingkat sekolah dasar sampaitingkat sekolah lanjutan bahkan sampai tingkat perguruan tinggi.Mata kuliah Kapita Selekta Matematika termasuk jenis mata kuliahwajib yang diberikan pada semester 3. Mata kuliah ini membahas secara lebihmendalam topik-topik terpilih matematika sekolah lanjutan dan menengah yangesensial dan sering terjadi kesalahan pengertian (miskonsepsi) atau merupakantopik yang dianggap sulit bagi siswa maupun guru matematika. Konsep-konseptersebut dibahas lebih dalam dan lebih rinci sebagai bekal mereka untuk terjun dilapangan nanti sebagai guru.Mata kuliah ini memegang peranan yang penting sebab berkaitanlangsung dengan pemahaman konsep-konsep matematika siswa di sekolah.Idealnya mahasiswa sebagai calon guru memahami secara penuh konsep-konsepmatematika sekolah. Pengetahuan, pemahaman, serta pengalaman siswa tentunyaakan sangat kurang jika gurunya sendiri kurang memahami konsep dari materi yangdia sajikan.Kenyataan yang ada, pemahaman mahasiswa terhadap konsep-konsepmatematika sekolah dapat dikatakan kurang. Banyak mahasiswa yang tidak bisamemenuhi standarisasi untuk kelulusan mata kuliah tersebut. Pada tahun ajaran2006/2007 terdapat sekitar 40% mahasiswa yang tidak lulus pada mata kuliahKapita Selekta Matematika.Berdasarkan analisis hasil ujian, kesalahan yang pada umumnyadilakukan oleh mahasiswa adalah ketidaksesuaian penggunaan aturan-aturan untuk menyelesaikan permasalahan. Berdasarkan hasil wawancara dengan beberapamahasiswa, diperoleh keterangan bahwa mereka cukup mengerti penjelasan konsepdan contoh soal yang diberikan oleh dosen ketika perkuliahan, namun ketikadiberikan soal tipe lain mereka mengalami kesulitan untuk menyelesaikannya. Haltersebut mengindikasikan bahwa mereka belum mencapai pemahaman konseptingkat formal. Dahar (1989:108) mengungkapkan bahwa untuk pencapaian konseppada tingkat formal, siswa harus dapat menentukan atribut-atribut yang membatasikonsep.Menurut dugaan peneliti, yang menyebabkan mereka kurang memahamikonsep adalah selain karena obyek matematika yang abstrak dan saling berkaitan, juga karena faktor kekurangoptimalan pemberdayaan mahasiswa untuk belajar
 
3
 Jurnal Penelitian Vol. 9 No. 1 April 2009
dalam kegiatan perkuliahan. Mahasiswa sudah ‘terbudaya’ menerima transferpengetahuan dari dosen, mengerjakan tugas (jika ada) kemudian mengkaji soal-soalketika ujian sudah dekat. Dengan kata lain, pola fikir dan gaya belajar mahasiswa,baik di dalam ataupun di luar perkuliahan, belum melibatkan kegiatan mental yangtinggi.Diperlukan suatu upaya untuk menciptakan proses pembelajaran yangmelibatkan mahasiswa untuk memperoleh pengetahuan. Dalam pengembanganmodel pembelajaran yang memfasilitasi mahasiswa untuk lebih aktif diperlukanstrategi belajar-mengajar yang tepat. Menurut Ruseffendi (1991:4) denganpenggunaan teknik dan metode belajar yang tepat kemungkinan pembelajar akanlebih aktif belajar karena bisa lebih sesuai dengan gaya belajar si pembelajartersebut, sehingga akan meningkatkan pemahaman pada akhirnya pembelajaranakan berjalan dengan efektif dan efisien.Piaget (Dahar, 1989:192) berpendapat bahwa dalam mengajarseharusnya diperhatikan pengetahuan yang telah diperoleh pembelajar sebelumnya.Dengan demikian mengajar dianggap bukan sebagai proses di mana materi-materiditransfer kepada pembelajar, melainkan sebagai proses untuk membangungagasan-gagasan si pembelajar dan menghubungkannya dengan yang telah diaketahui.Siklus belajar
(Learning Cycle, LC)
adalah salah satu modelpembelajaran yang memperhatikan kemampuan awal si pembelajar. Pada awalpembelajaran ini, dosen memberi pertanyaan-pertanyaan yang bersifat menggalipengetahuan awal pembelajar, menyajikan suatu fenomena, atau mengkaji suatufakta yang berkaitan dengan topik yang akan dibahas. Hal ini disebut faseeksplorasi. Fase ini menyediakan kesempatan bagi para mahasiswa untuk menyuarakan gagasan-gagasan mereka yang bertentangan dan dapat menimbulkanperdebatan dan suatu analisis mengenai mengapa mereka mempunyai gagasandemikian.Selanjutnya fase pengenalan konsep, pada fase ini dosen memberikankonsep atau pemahaman baru yang ada hubungannya dengan fenomena yangdiselidiki, dan didiskusikan dalam konteks apa yang telah diamati selama faseeksplorasi. Bagian akhir dari pembelajaran ini adalah fase aplikasi. Dosenmemberikan kesempatan secara luas kepada mahasiswa untuk menguji danmenerapkan pemahaman yang telah diberikan sebelumnya terhadap situasi yangberbeda.Dengan berpegang pada ketiga fase dalam model LC seperti yangdiuraikan di atas, dosen mengajar dengan cara yang mengizinkan mahasiswa untuk mengemukakan konsep-konsep atau gagasan-gagasan mereka yang sudah merekamiliki dan menguji gagasan-gagasan ini dalam iklim di mana gagasan-gagasantimbul secara terbuka, didiskusikan, dan diuji. Melalui aktifitas-aktifitas seperti itu,diharapkan kemampuan mahasiswa dalam memahami konsep akan meningkat.

Activity (8)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 thousand reads
1 hundred reads
Fuady liked this
Ita Hafietz liked this
Maya L Hutapea liked this
Emi Listiati liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->