Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
8Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
55511732-tinjauan-pustaka-troponin

55511732-tinjauan-pustaka-troponin

Ratings: (0)|Views: 182 |Likes:

More info:

Published by: Nabila Maharani Gunawan on Jan 10, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

12/20/2012

pdf

text

original

 
BAB IPENDAHULUANPenyakit jantung koroner menjadi penyebab kematian utama dinegara maju dan negara berkembang. Setiap tahun didapatkan lebihkurang 700.000 penderita infark miokard akut ( IMA ) baru dan 500.000penderita IMA
recurrent 
di USA.Pada tahun 2004 terdapat 1.565.000penderita yang didiagnosa sebagai sindrom koroner akut ( SKA ) ,669.000 untuk Angina Tidak Stabil ( ATS ) dan 896.000 untuk IMA . Umurrata rata serangan jantung pertama kali adalah 65.8 tahun untuk laki-lakidan 70.4 tahun untuk perempuan , dimana 43% penderita SKA adalahperempuan . Tahun 2006 penyakit jantung menjadi penyebab kematiannomor satu di USA dengan jumlah 631.636 ( 26 % ) dari 10 penyakitterbanyak. Di Indonesia Pada tahun 2002 penyakit jantung iskemiamenjadi penyebab kematian nomor satu dengan jumlah penderita220.000 ribu orang ( 14 % ). Pada tahun 2007 berdasar Riskesdas ,penyakit jantung iskemia menempati urutan ketiga sebagai penyebabkematian di indonesia ( 5,1 % ) .
1,4,8,
Morbiditas dan mortalitas tersebut dapat diturunkan antara laindengan diagnosis yang cepat dan akurat , sehingga terapi bisa segeradiberikan pada penderita IMA. Terapi trombolisis dan atau angioplastikoroner segera pada pasien IMA terbukti menurunkan morbiditas danmortalitas.Terapi trombolisis dalam satu jam pertama setelah onset nyerimenurunkan mortalitas sampai 90%, sedangkan pada 10 hingga 12 jampenurunan mortalitasnya rendah.
2
Pada proses diagnosa IMA selain pemeriksaan klinis, dan EKGdiperlukan pemeriksaan petanda jantung yang handal sebagai penunjangdiagnosa SKA .Troponin I ( cTnI ) merupakan salah satu petanda jantungpilihan pertama untuk diagnosa infark miokard akut (IMA ) . cTnI memilikisensitivitas dan spesifitas yang tidak tertandingi dalam mendeteksinekrosis miokard yang masih sangat kecil. Pemeriksaan petanda jantungadalah hal penting karena banyak pasien salah didiagnosis sebagai IMAatau sebaliknya, didiagnosis bukan IMA. Pada audit penderita yang MRSdengan SKA dan dikonfirmasi dengan petanda jantung, didapatkan lebihkurang 5% penderita IMA, tidak sengaja dipulangkan. Kondisi inidisebabkan karena hanya sekitar 22% pasien IMA yang mempunyai tanda
1
 
dan gejala yang tipikal. Diagnosa IMA pada pasien tua biasanya sulitkarena seringkali dengan gejala yang minimal dan tidak khas. EKG kurangsensitif terhadap IMA, karena sebagian besar pasien menderita IMA tanpaelevasi segmen ST. Meskipun EKG relatif spesifik untuk IMA ,tetapisensitifitasnya berkisar antara 43% - 65 %.
2,3
Kehandalan diagnostik petanda jantung ditentukan olah kadarnyayang tinggi pada miokard dan tidak didapatkan pada jaringan nonmiokard,dilepaskan kedalam aliran darah dalam
diagnostic time window
,sebanding dengan luasnya jejas miokard, reprodusibel yang baik, relatif murah , cepat , serta mudah dilakukan. Kriteria tersebut dimiliki olehtroponin I ( cTnI ) sehingga cTnI menjadi pilihan dalam evaluasi pasiendengan SKA untuk diagnosis, stratifikasi resiko dan pemilihan terapi.
2,5, 8.
 Tulisan ini bertujuan untuk memberikan informasi mengenai Troponin I ( cTnI ) sebagai petanda jantung serta strategi/algoritme padaSindrom Koroner Akut .Pada tulisan ini akan dibahas tentang metode pemeriksaan kardiaktroponinn I, kegunaan klinis pemeriksaan kardiak troponin I, danAlgoritme pemeriksaaan kardiak toponin I pada penderita sindrom koronerakut.BAB IIBIOKIMIA TROPONIN I (cTnI )
2
 
Dinding jantung tersusun atas 3 lapisan yaitu epikardium ( lapisanterluar ) , middle layer ( lapisan tengah ), dan endokardium (lapisanpaling dalam,) endokardium paling peka terhadap iskemia karenaperfusinya tergantung pembuluh darah yang paling kecil. Dinding jantungdibentuk oleh otot jantung ( miokardium ) yang tersusun atas berkas seratotot bergaris dengan diameter 10- 15 μm dan panjang 30 60 μm( gambar 1 ). Setiap serat otot mengandung ratusan sampai ribuanmiofibril. Setiap miofibril tersusun atas 1500 filamen aktin( filamen tebal )dan 3000 filamen miosin ( filament tipis ). Ujung dari filament aktintumpang tindih pada filament miosin membentuk A band. Bagian darimyofibril yang dibatasi oleh dua pita Z disebut sarkomer. Kerja otot jantung disebabkan oleh kontraksi dan relaksasi serat otot secarabergantian. Kontraksi terjadi ketika filamen aktin terdorong ke pusatfilamen miosin.Proses kontraksi tersebut dikontrol oleh 2 protein yaitutroponin kompleks dan tropomiosin ( gambar 2 ).
1,3,4.
Gambar 1.Diagram otot jantung dengan mikroskop cahaya dan mikroskopelektron. Troponin kompleks pada otot jantung pertama kali dideskripsikanoleh K.Bailey tahun 1946 yang menyatakan bahwa kontraksi otot bergarisdiatur oleh protein komplek khusus yang sekarang disebut Troponin danberlokasi pada filament aktin.Troponin kompleks pada otot jantung terdiri
3

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->