Read without ads and support Scribd by becoming a Scribd Premium Reader.
 
PENENTUAN KADAR TEMBAGA DALAM SAMPEL AIR LIMBAH DENGANMENGGUNAKAN SPEKTROMETER SERAPAN ATOM (AAS)
LAPORAN PRAKTIKUM KIMIA INSTRUMENTanggal Praktikum : 26 November 2010Disusun Oleh :Kelompok 7Risa Nurkomarasari (0800530)Ersan Yudhapratama (0801357)Redi Ahmad Fauzi (0805450)
JURUSAN PENDIDIKAN KIMIAFAKULTAS PENDIDIKAN MATEMATIKA DAN ILMU PENGETAHUANALAMUNIVERSITAS PENDIDIDKAN INDONESIA2010
 
Tanggal Praktikum : 26 November 2010
PENENTUAN KADAR TEMBAGA DALAM SAMPEL AIR LIMBAH DENGANMENGGUNAKAN SPEKTROMETER SERAPAN ATOM (AAS)A.
 
Tujuan Percobaan
1.
 
Mempreparasi sampel air limbah yang akan ditentukan kadar tembaganyadengan alat spektrofotometer serapan atom (SSA).2.
 
Menyiapkan larutan kerja dari larutan “stock” yang tersedia.
 3.
 
Memahami prinsip penentuan kadar logam dalam suatu sampel dengan alatspektrofotometer serapan atom (SSA).
B.
 
Tinjauan Pustaka
Penyerapan energi radiasi oleh atom-atom netral pada keadaan dasar,dengan panjang gelombang tertenru yang menyebabkan tereksitasinya dalamberbagai tingkat energi. Keadaan eksitasi ini tidak stabil dan akan kembali ketingkat dasar dengan melepaskan sebagian atau seluruh energi eksitasinya dalambentuk radiasi.Gambar 1. Proses eksitasiGambar 2. Proses deksitasiEnergi yang diemisiskan dapat berupa energi cahaya dengan panjanggelombang yang berhubungan langsung dengan transisi elektronik yang terjadi.Setiap unsur mempunyai struktur elektronik yang khas, maka panjang gelombang
 
yang diemisikan pun merupakan sifat khas dari suatu unsur. Jika cahaya denganpanjang gelombang tertentu yang sesuai mengenai suatu atom yang berada dalamkeadaan dasar, maka atom dapat menyerap energi cahaya tersebut untuk berpindahke keadaan tereksitasi. Proses ini disebut serapan atom dan menjadi dasar untuk spektrometri serapan atom.Gambar3. Proses eksitasi dan emisiLarutan sampel diaspirasikan ke suatu nyala dan unsur-unsur di dalamsampel diubah menjadi uap atom sehingga nyala rnengandung atom unsur-unsuryang dianalisis. Beberapa diantara atom akan tereksitasi secara termal oleh nyala,tetapi kebanyakan atom tetap tinggal sebagai atom netral dalam keadaan dasar(ground state). Atom-atom ground state ini kemudian menyerap radiasi yangdiberikan oleh sumber radiasi yang terbuat dari unsur-unsur yang bersangkutan.Panjang gelombang yang dihasilkan oleh sumber radiasi adalah samadengan panjang gelombang yang diabsorpsi oleh atom dalam nyala. Absorpsi inimengikuti hukum Lambert-Beer. yakni absorbansi berbanding lurus dengan panjangnyala yang dilalui sinar dan konsentrasi uap atom dalam nyala. Kedua variabel inisulit untuk ditentukan tetapi panjang nyala dapat dibuat konstan sehingga absorbansihanya berbanding langsung dengan konsentrasi analit dalam larutan sampel. Secarasederhana dapat dirumuskan sebagai berikut ;A = a.b.CKeterangan:A=Absorbansia= absorptivitasb=lebar kuvetC= Konsentrasi
Search History:
Searching...
Result 00 of 00
00 results for result for
  • p.
  • Notes
    Load more