Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
16Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
anemia

anemia

Ratings: (0)|Views: 314 |Likes:
Published by okkyirtanto
BAB I PENDAHULUAN

A. Latar Belakang Anemia merupakan masalah medis yang paling sering dijumpai di klinik di seluruh dunia, disamping sebagai masalah kesehatan utama masyarakat, terutama dinegagara berkembang. Kelainan ini merupakan penyebab debilitas kronik yang mempunyai dampak besar terhadap

kesejahteraan social dan ekonomi serta kesehatan fisik. Oleh karena frekuensinya yang demikian sering, anemia, terutama anemia ringan seringkali tidak mendapat perhatian dan dilewati oleh para dokter di
BAB I PENDAHULUAN

A. Latar Belakang Anemia merupakan masalah medis yang paling sering dijumpai di klinik di seluruh dunia, disamping sebagai masalah kesehatan utama masyarakat, terutama dinegagara berkembang. Kelainan ini merupakan penyebab debilitas kronik yang mempunyai dampak besar terhadap

kesejahteraan social dan ekonomi serta kesehatan fisik. Oleh karena frekuensinya yang demikian sering, anemia, terutama anemia ringan seringkali tidak mendapat perhatian dan dilewati oleh para dokter di

More info:

Categories:Types, School Work
Published by: okkyirtanto on Jan 10, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

12/16/2013

pdf

text

original

 
1
BAB IPENDAHULUANA.
 
Latar Belakang
Anemia merupakan masalah medis yang paling sering dijumpai diklinik di seluruh dunia, disamping sebagai masalah kesehatan utamamasyarakat, terutama dinegagara berkembang. Kelainan ini merupakan penyebab debilitas kronik yang mempunyai dampak besar terhadapkesejahteraan social dan ekonomi serta kesehatan fisik. Oleh karenafrekuensinya yang demikian sering, anemia, terutama anemia ringan seringkalitidak mendapat perhatian dan dilewati oleh para dokter di praktek klinik (Bhakta, 2003)Anemia secara fungsional didefinisikan sebagai penurunan jumlah masaeritrosit sehingga tidak dapat memenuhi fungsinya untuk membawa oksigendalam jumlah yang cukup ke jaringan perifer. Secara praktis anemiaditunjukkan oleh penurunan hemoglobin, hematrokit atau hitung eritrosit.Tetapi yang paling lazim dipakai adalah kadar hemoglobin kemudian hemarokit.Harus diingat bahwa terdapat keadaan-keadaan tertentu dimana ketiga parameter tersebut tidak sejalan dengan masa eritrosit, seperti pada dehidrasi, perdarahan akut dan kehamilan. Permasalahan yang timbul adalah beberapakadar hemoglobin dan eritrosit sangat bervariasi tergantung pada usia, jeniskelamin, ketinggian tempat tinggal serta keadaan fisiologis tertentu misalnyakehamilan. (Bhakta, 2007)
 
2
 
Pendekatan terhadap pasien anemia memerlukan pemahaman tentang patogenesis dan patofisiologi anemia serta ketrampilan dalam memilih,menganalisis serta merangkum hasil anamnesis, pemeriksaan fisik, pemeriksaan laboratorium dan pemeriksaan penunjang lainnya (Bhakta, 2003)
B.
 
Tujuan penulisan
Tinjauan kepustakaan tentang Anemia bertujuan untuk :a.
 
Memahami lebih dalam tentang patofisiologi Anemia dan dapatmemahami tanda ± tanda, gejala, etiologi, faktor risiko, klasifikasinya. b.
 
Memahami cara mendiagnosis Anemia, sehingga dapat mengetahui penatalaksanaan dan pencegahannya.
 
3
 
BAB IIPEMBAHASANA.
 
Definisi
 Anemia merupakan kelainan hematologi yang paling seringdijumpai baik di klinik maupun di lapangan. Untuk mendapatkan pengertian tentang anemia maka kita perlu menetapkan definisi anemia1.
 
Anemia merupakan Sebuah kondisi dimana jumlah sel darah merahdibawah angka normal(Garrison, 2009)2.
 
keadaan dimana massa eritrosit dan/atau massa hemoglobin yang beredar tidak dapat memenuhi fungsinya untuk menyediakan oksigen bagi jaringan tubuh(Bhakta, 2003)3.
 
Secara laboratorik dijabarkan sebagai penurunan di bawah normal kadar hemoglobin, hitung eritrosit dan hematokrit (
 packed red cell 
)(Bhakta,2007)
B.
 
Kriteria Anemia
Untuk menjabarkan definisi anemia di atas maka perlu ditetapkan batashemoglobin atau hematokrit yang kita anggap sudah terjadi anemia. Batasini disebut
cut off point 
, yang sangat dipengaruhi oleh: umur, jenis kelamin,ketinggian tempat tinggal dari permukaan laut dan lain-lain (Bhakta, 2003)
Cut off point 
yang umum dipakai ialah kriteria WHO tahun 1968.Dinyatakan anemia bila:

Activity (16)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 thousand reads
1 hundred reads
r_ayu liked this
Farah Nasyitah liked this
Farah Nasyitah liked this
Hanifah Hunny liked this
Rahman Setiawan liked this
Fanny Ayu liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->