Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more ➡
Download
Standard view
Full view
of .
Add note
Save to My Library
Sync to mobile
Look up keyword
Like this
2Activity
×
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
JURNAL________________JUNI-2006

JURNAL________________JUNI-2006

Ratings:

3.0

(1)
|Views: 378|Likes:
Published by Rifki Nur Riyadi

More info:

Published by: Rifki Nur Riyadi on Jan 10, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See More
See less

03/04/2014

pdf

text

original

 
 
JURNAL PENELITIAN KEPENDIDIKAN
 
Tahun 16, Nomor 1, Juni 2006
Sistem
 Bandongan
untuk Pendidikan Keterampilan Pertanian di Desa BerbasisPesantren
Tajur Rizal dkk.
Pembelajaran Geometri yang Berorientasi Pada Teori van Hiele dalam UpayaMeningkatkan Pemahaman Konsep Segiempat
Goenawan Roebyanto dkk.
Peningkatan Kualitas Pembelajaran Dasar-dasar Sains dengan MenggunakanPembelajaran Berkelompok (
 Learning Together 
) dan Pembelajaran TimbalBalik (
 Reciprocal Teaching
)
Srini M. Iskandar 
Model Kausalitas Keterampilan Manajerial Kepala Sekolah dan IklimOrganisasi dengan Kinerja Guru Penjaskes
Sulistyorini
Studi Pelaksanaan Kerja Ilmiah dalam Pembelajaran Sains SD Kelas IVdi KotaBlitar
 Lilik Bintartik dkk.
Karakteristik Guru dan Pengaruhnya terhadap Semangat Kerja Guru SekolahDasar Negeri dalam Melaksanakan Tugas
 Agus Timan dkk.
Penambahan Sistem Perlambatan untuk Mereduksi Produksi Gas RacunHidrokarbon (HC) pada Kendaraan Bermotor Bensin
 Marji
Dampak Pembelajaran Kimia yang Menggunakan Model PenggambaranKikroskopik terhadap Hasil Belajar Siswa SMA
Fauziatul Fajaroh dkk.
Masalah-masalah Pembelajaran Tematis di Kelas 1 dan 2 SD di Jawa Timur
Sa’dun Akbar 
 
Terakreditasi sebagai jurnal ilmiah nasional berdasarkan Surat KeputusanDirektur Jenderal Pendidikan Tinggi nomor III/DIKTI/KEP/1998 tanggal 8 April1998; nomor 395/DIKTI/KEP/2000 tanggal 27 November 2000; dan nomor49/DIKTI/KEP/2003 tanggal 9 Desember 2003 tentang Hasil Akreditasi JurnalIlmiah
 
 
Sistem
 Bandongan
untuk PendidikanKeterampilan Pertaniandi Desa Berbasis Pesantren
Tajur RizalAch. Fatchan
Abstract
: The present article outlines a study on how
Kiai
and
santri
operate
 Bandongan
in the teaching of farming around
Pesantren
(Islamic Boarding School). Participants of thisqualitative research were farmers living around the
Pesantren
. Forthe purpose of data collection, participatory observations anddetailed interviews were carried out.
 Bandongan
as a training
approach functions to switch the ―monoculture‖ farming to the―multicropping‖ one the success of which is very much dependent
upon the charisma of the
Kiai
, who secures and maintains a
―spiritual‖ public image and legitimate leadership.
 
Key words
: vocational education of agriculture,
bandongan
system, and pondok pesantren
Pembelajaran sistem
bandongan
(pelaksanaan pembelajarandengan pendekatan kelompok khas pesantren) yang digunakan untuk pelatihan keterampilan pertanian merupakan hal baru bagi dunia pen-didikan, setidaknya untuk pendidikan di kalangan pondok pesantren. Halsemacam itu hanya bisa terjadi di desa yang berbasis pondok pesantren.Sistem
bandongan
sudah mentradisi di pesantren khususnya dalammengkaji berbagai ilmu keagamaan (Dhofier, 1983:28). Sistem itu mem-punyai keunggulan yang dapat menghasilkan individu terampil dan ber-tindak jujur atas dasar norma, etika, dan agama. Dengan kata lain, dapat
memproduksi sumberdaya manusia yang ―utuh‖ dalam arti trampil secara
 
Tajur Rizal adalah dosen Universitas Darul Ulum Jombang dan Ach. Fatchan adalahdosen Jurusan Geografi FMIPA Universitas Negeri Malang Jalan Surabaya 6 Malang
 
 
Ipteks dan Imtaq, atau ilmu dunia yang diintegrasikan dengan ilmu agamayang merupakan cita-cita pesantren (Steenbrink, 1986:227).
 Bandongan
merupakan pendekatan yang cukup dominan di pondok pesantren yang ada di Jawa. Landasan filosofi yang melatarbelakangiditerapkannya pendekatan sistem
bandongan
adalah bahwa belajarmerupakan upaya mengumpulkan pengetahuan sebanyak-banyaknya.Budaya bisu atau suasana diam (
silent 
) merupakan suasana yangkondusif. Perkataan yang menyinggung perasaan atau otoritas Kiai akandapat menghambat barokah atau ilmu yang tak dapat bermanfaat. Dalampelaksanaannya Kiai memberikan petunjuk agar pelatihan itu dilakukan
―sambil menyelam minum air‖ yakni sambil melatih keteramp
ilanpertanian juga
ndandani akhlaq
pesertanya dengan menggunakan sistem
bandongan
(Dhofier, 1983:28; dan Irhamni, 1993:92).Berbagai jenis pelatihan keterampilan pertanian yang dilaksanakandengan sistem
bandongan
antara lain pertanian campuran (
multiplecropping
), pertanian padi sawah, pertanian tanaman palawija, pertaniantanaman sayuran dan hortikultura, peternakan ayam, kambing, dan sapi.Pelaksanaan pelatihan keterampilan dilakukan secara tidak formal dantidak menggunakan kurikulum yang baku. Artinya, pelaksanaan pelatihanlebih mengacu pada berbagai pengalaman hidup Kiai dan para Ustadzserta para santri senior sebagaimana yang telah dilakukan olehpendahulunya. Tujuan penelitian ini adalah ingin memahami tindakanKiai dan santri melakukan pelatihan keterampilan pertanian sistem
bandongan
kepada masyarakat petani di sekitar pesantren dan kondisikonteks yang melatarbelakangi tindakan tersebut.
METODE
Penelitian ini menggunakan pendekatan kualitatif yang berupayamengungkap proses dan pelaksanaan pelatihan keterampian pertaniandengan sistem
bandongan
oleh Kiai dan santri kepada para petani yangada di sekitarnya. Lokasi penelitian ini dilakukan di desa santriKarangploso Malang sebagai desa kasus yang menunjukkan fenomenakompleks sejalan dengan keinginan dan tujuan studi ini. Di desa peneliti-an sejak lama telah berdiri satu pesantren sebagai simbol identitas masya-rakat santri, sumber etika agama, dan tempat pengembangan pertanian

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->