3
dan memberikan harta yang dicintainya (dalam bahasa Arab: waataalmala)
ata
= memberikan dengan senang hati
mal
= Harta, sesuatu yang kita condong kepadanya, yang dicintainya.Menarik sekali, bila kita menilik kembali kata-kata yang digunakan dalam bahasa Arabnya, maka adapenekanan pada “senang hati” ketika memberi, dan kata “harta” pun menjadi lebih luas ke segala hal yang kitacondong kepadanya. Perhatikan, apa yang menjadi kecintaan kita, apa yang menjadi kesombongan kita.Harta? Ilmu? Waktu? Semua ini yang bila saatnya, akan kita berikan dengan senang hati.
kepada kerabatnya,
Mulai dari yang terdekat. Dikatakan bahwa medan jihad ada di sekeliling kita. Yang tidak seimbang disekeliling kita, misalnya kebodohan, kemiskinan, dan kesedihan, itu medan jihad kita. Berikanlah padanyakecondongan kita (ilmu, harta, waktu, dan sebagainya) dengan senang hati.
anak-anak yatim, orang-orang miskin, musafir (yang memerlukan pertolongan)
Termasuk menyantuni orang-orang yang yatim iman, yatim akhlak, dan yatim kasih sayang. Dikatakan barangsiapa yang di dalam keluarganya terdapat anak yatim, maka malaikat akan turun terus menerus.Catatan: saya perlu mencari sumber tepatnya lebih lanjut, namun pada intinya, siapa pun yang menyantunianak yatim, termasuk yang yatim iman, maka kebaikan pun akan tercurah kepada dan melalui dirinya.
dan orang-orang yang meminta-minta;
Tanpa pandang bulu. Ada peribahasa Arab yang mengatakan “Berikan kepada orang yang meminta walaupunia berkuda.” Jadikan berbagi sebagai hobi. Harta tidaklah berarti sampai orang lain pun merasakanmanfaatnya. Berbagi atau memberi perlu dilakukan dengan tulus, senang hati dan bermanfaat/bernilai.
dan hamba sahaya,
Budak. Termasuk orang-orang agar tidak diperbudak oleh dirinya sendiri; orang-orang yang menghambakandirinya terhadap selain Tuhan. (Ya, termasuk saya. Kita saling membantu kalau demikian.)Selain ketauhidan dan nilai-nilai sosial di atas, kebaikan juga memiliki sisi ritual (syariat) dan muamalat(hubungan antar manusia). Dikatakan “Masuklah ke dalam Allah secara keseluruhan,” perlu mencakup keempat aspek tersebut. Dua sudah dijabarkan di atas, dua lagi berikut ini.
mendirikan shalat, dan menunaikan zakat;
Shalat dan zakat disebutkan secara berdampingan dalam Al Qur’an sebanyak 63 kali; menekankan betapapentingnya kedua ibadah/syariat tersebut dilakukan. Syariat penting, karena merupakan ekspresi keinginankita untuk mendekatkan diri kepada Tuhan.Shalat (antara lain) merupakan simbol vertikal manusia-Tuhan (
habluminaallah
), sementara zakat merupakansimbol horizontal manusia-manusia (
habluminanaas
).
dan orang-orang yang menepati janjinya apabila ia berjanji,
Aspek muamalat. Hubungan antar manusia. Walau biasanya dikaitkan dengan perdagangan/harta,sebenarnya muamalat terkait dengan hubungan atau janji yang dibuat dalam bentuk apa pun.
dan orang-orang yang sabar dalam kesempitan, penderitaan dan dalam peperangan.
Kesabaran merupakan akhlak yang mendasar. (Kayaknya saya pernah mencatat tentang kesabaran, nanti yasaya cari lagi. Untuk sementara, saya kutip kembali kata-kata Shams-i-Tabrizi dari novel Elif Shafak:“Kesabaran tak berarti bertahan secara pasif. Ia berarti memiliki pandangan yang cukup jauh sehingga yakinakan hasil akhir dari suatu proses. Apa makna kesabaran? Kesabaran berarti menatap duri dan melihat bungamawar, menatap malam dan melihat subuh. Ketidaksabaran berarti hanya memiliki pandangan jangka pendek
Add a Comment