Para Rasul itu akhirnya menyebar kemana-mana, mulai dari Yerusalemdan seluruh Palestina, kemudian ke seluruh Siria, dan Asia Kecil (kini negara Turki) serta Yunani dan Afrika Utara terutama diAlexandria (Mesir) dan Karthago ( Libia). Inilah batas sebelah baratdunia Timur pada saat itu. Sedangkan ke Timur lagi Injil tersebar keEdesa, Mesopotamia ( Irak, Babilon), dan Persia, yaitu daerah SiriaTimur, karena yang menerima Injil di daerah timur ini adalah suku-suku yang berbahasa Siria, sampai ke India Selatan. Sedangkan keBarat lagi Injil diterima di benua Eropa Barat dari Roma di Itali,Spanyol, dan yang nantinya akan berkembang ke seluruh Eropa.Dengan demikian kita melihat Injil tersebar dari Timur ke Barat dandi seluruh benua: Asia, Afrika dan Eropa. Memang Iman Kristen itupada dasarnya adalah Agama Timur ( Timur Tengah). Pada saat inilahdokumen-dokumen yang akhirnya menjadi Kitab Suci Perjanjian Barumulai dituliskan oleh para rasul sebagai pemimpin Gereja itu kepadaGereja-Gereja ( Roma. Korintus, Galatia, Efesus, dll.) dan parapemimpin Gereja sebagai murid mereka secara langsung ( Titus,Timotius, Filemon, dll) yang telah mereka dirikan dan mereka pilihitu. Gereja ( Ekklesia) telah ada lebih dulu sebelum Kitab Suci (Perjanjian Baru) dipakemkan. Pada saat ini orang-orang non-Yahudimulai diterima sebagai anggota ummat Allah, setelah penyelesaianmasalah penerimaan mereka, dan penyelesaian masalah dogmatismengenai kedudukan Taurat, dalam Rapat Agiung (Konsili) para Rasulyang pertama di Yerusalem (Kisah 15). Konsili segenap Gereja inilahyang menjadi landasan adanya Konsili-Konsili di sepanjang sejarahGereja itu. Orang-orang yang berobat itu hanya perlu beriman kepadaYesus Kristus tanpa harus menjadi Yahudi dengan mengikuti ritus-ritus Taurat, lalu dibaptiskan serta menjadi anggota Ekklesia yangdipimpin/ digembalakan oleh para "Presbyter" ("Penatua")dan "Episkop ("Penilik Jemaat") Kisah 20:17,28 -, yang mereka ini
�
menerima pentahbisan dari para Rasul sendiri ( Kisah 14:23), sebagaimata-rantai pelanjut-ganti pelayanan rasuliah.Para Rasul sendiri tidak menjadi "Gembala" ( "Episkop/Presbyter")secara lokal dari Gereja lokal tertentu secara permanen dimanapun.Masing-masing kelompok ekklesia itu memiliki ciri khasnya danmasalah-masalahnya sendiri, sebagaimana yang dapat kita baca dalamPerjanjian Baru. Namun seluruh ekklesia diapnggil untuk memegangdoktrin yang sama dan melaksanakan akhlak hidup dan ibadah yang samapula. Pada zaman awal ini Gereja harus menghadapi ajaran sesat pen-Taurat-an Injil yang segera dapat diselesaikan, serta pe-mythologi-an Injil dalam wujud aliran "gnostikisme" yang hendak mencampur-adukkan Injil dengan ajaran kafir Yunani-Romawi. Dengan keras paraRasul harus melawan ini sebagaimana yang kita lihat dari tulisan-tulisan Rasul Yohanes dan Rasul Paulus. Dengan kematian para rasulsemuanya menjadi martyr (syuhada), kecuali Rasul Yohanes yangmeninggal karena umur tua, Gereja berlanjut dipimpin oleh para muridrasul itu.Penganiayaan yang sudah dimulai oleh Nero pada zaman Rasul Paulusdan Petrus berlanjut sampai abad kedua. Saat ini Iman Kristendianggap "Agama Tidak Sah " ("Religio Illicita") di seluruhKekaisaran Roma. Mereka adalah penjahat dimata pemerintahRoma,karena menolak menyembah kaisar sebagai "tuhan" dan "ilah".Sedangkan orang Kristen yang berada disebelah timur Mesopotamiayaitu dibawah Kerajaan Agung Persia, juga mengalami aniaya karenacemburu dari para pendeta agama Zoroaster, agama resmi negera