Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more ➡
Download
Standard view
Full view
of .
Add note
Save to My Library
Sync to mobile
Look up keyword
Like this
19Activity
×
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
PENELITIAN

PENELITIAN

Ratings: (0)|Views: 2,925|Likes:
Published by Yuken Demeswati

More info:

Published by: Yuken Demeswati on Jan 12, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, DOCX, TXT or read online from Scribd
See More
See less

04/27/2013

pdf

text

original

 
USULAN LAPORAN PENELITIANPENGARUH PEMBERIAN JUS BUAH PEPAYA TERHADAPPENURUNAN KEJADIAN KONSTIPASI PADA BALITAYANGMENGKONSUMSI SUSU FORMULA DI POSYANDU BALITAGRIYA BARUNGU DESA NGARESREJOKECAMATAN SUKODONOKABUPATEN SIDOARJO
Oleh:Yuken DemeswatiNim : 08110601
PROGRAM STUDI LMU KEPERAWATANSEKOLAH TINGGI ILMU KESEHATANSURYA MITRA HUSADA
2011
 
BAB 1PENDAHULUANA.
 
Latar Belakang
Bahan makanan tidak hanya menyediakan nutrisi tetapi juga mempunyaiefek untuk meningkatkan kesehatan semakin diminati. Dewasa ini banyak sekalitimbul keluhan dan gangguan penyakit di lingkungan masyarakat terutama yangdi sebabkan oleh bahan makanan dengan pola makan yang tidak sehat dan tidak teratur sehingga menyebabkan gangguan pada saluran pencernaan. Salah satunyaadalah kesulitan buang air besar yang umumnya terjadi pada balita yangmeminum susu formula atau mulai makan makanan lainnya. Konstipasi atausering disebut sembelit adalah kelainan pada sistem pencernaan di mana seorangmanusia (atau mungkin juga pada hewan) mengalami pengerasan feses atau tinjayang berlebihan sehingga sulit untuk dibuang atau dikeluarkan dan dapatmenyebabkan kesakitan yang hebat pada penderitanya. (http://www.wikipediaIndonesia ensiklopen.com. 2004).Pada masyarakat Amerika yang sangat memperhatikan kesehatan ususnya, jumlah kesalahan informasi dan kecemasan yang tidak perlu mengenai konstipasimungkin melebihi jumlahnya pada topik kesehatan lain. (Fisiologi Kedokteran.Edisi 20). Pada tahun 2006 lebih dari 4 juta penduduk mempunyai keluhan seringkonstipasi, hingga prevalensinya mencapai sekitar 2 ± 27 % dengan 2,5 jutakunjungan ke dokter dan hampir 100.000 perawatan per tahunnya. Di Chinasekitar 15 - 20 %.Data dari 2.397 pasien di RSCM Jakarta yang menjalani pemeriksaankolonoskopi dari tahun 1998-2005, sebanyak 9 % diantaranya adalah pasiendengan konstipasi. Penderita mengeluh konstipasi ini kebanyakan adalah anak-anak.(http://www.Eprirts.ums.ac.id/389/1.WINARSIH.Pdf.2006).Usia dibawah 5 tahun atau balita merupakan usia penting dalam pertumbuhan dan perkembangan fisik anak. Pada usia ini, anak masih rawandengan berbagai gangguan kesehatan, baik jasmani maupun rohani. Faktor yangsangat penting dan harus diperhatikan bagi kesehatan anak terutama anak-anak 
 
 balita adalah pcmberian makanan (Nutrisi) yang cukup gizinya, yang disesuaikandengan kebutuhan gizi balita, sehingga anak dapat tumbuh dan berkembang secaranormal, sehat dan kuat. Nutrisi merupakan faktor terpenting dalam organ tubuhmanusia agar berfungsi dengan baik, nutrisi memberikan energi bagi aktivitastubuh serta memelihara kesehatan dan menambah daya tahan tubuh terhadap penyakit (Nurohman, 2001)Air susu ibu adalah merupakan makanan yang terbaik bagi bayi dan jugasebagai zat pelindung yang dapat mencegah terjadinya penyakit infeksi pada bayi,karena kandungan ASI sesuai untuk masa pertumbuhan dan perkembangan bayi.ASI mengandung sel darah putih, anti bodi, hormon serta zat yang dapatmembunuh bakteri dan virus, sehingga angka kesakitan dan angka kematian
bayi
 berkurang, karena ASI dapat mencegah reaksi alergi. ASI mempunyai suhu yangsesuai dan ASI lebih mudah disiapkan dan lebih mudah dicerna (Roesli, 2000).Tidak semua bayi dapat menikmati ASI secara eksklusif dari ibu, hal inidikarenakan oleh berbagai keadaan tertentu misalnya, keluarga ibu yangmemutuskan untuk tidak menyusui bayi karena pekerjaan ibu atau suatu penyakit,misalnya: tuberculosis (TBC), atau Acuired Immunodeficiency Syndrom (AIDS).Dengan keadaan tersebut cara lain untuk memenuhi kebutuhan gizi pada bayiadalah dengan memberikan susu formula sebagai Pengganti Air Susu Ibu (PASI)(Roesli, 2000).Bayi yang mendapatkan ASI secara eksklusif lebih jarang terserang penyakit dibandingkan dengan bayi yang memperoleh susu formula. (Roesli,2000).Pada kenyataannya, susu formula ini lebih sulit dicema karena tidak mengandung enzim lipase untuk mencerna lemak serta memiliki kadar kaseinyang lebih tinggi daripada ASI. Kasein merupakan protein yang sulit dicerna usus bayi, oleh karena susu formula lambat dicerna maka Iebih lama untuk mengisilambung bayi dari pada ASI, akibatnya bayi tidak cepat lapar sehingga dampak yang di timbulkan berupa gangguan defekasi yang secara umum meliputikonstipasi serta gejala lain seperti soiling, enkopresis atau nyeri perut.(Nelson,2000).

Activity (19)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
Muzayyanah liked this
Ryandro Wae liked this
anggela_039 liked this
Edi Junaedi liked this
Zona Marlina liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->