Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
1Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Cairan Dan Elektrolit Perioperatif2

Cairan Dan Elektrolit Perioperatif2

Ratings: (0)|Views: 182|Likes:
Published by Stevany Nurifin

More info:

Published by: Stevany Nurifin on Jan 12, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

08/27/2013

pdf

text

original

 
 
TERAPI CAIRAN DAN ELEKTROLITPERIOPERATIF
OLEH : dr. WIDYA W HARTANTO
BAGIAN FARMAKOLOGI KLINIK DANTERAPEUTIK FAKULTAS KEDOKTERANUNIVERSITAS PADJADJARAN2007
 
 Abstrak
 Defisit cairan perioperatif timbul sebagai akibat puasa pra-bedah yang kadang-kadang dapat memanjang, kehilangan cairan yang sering menyertai penyakit primernya, perdarahan, manipulasi bedah, dan lamanya pembedahan yang mengakibatkanterjadinya sequestrasi atau translokasi cairan. Tujuan utama terapi cairan perioperatif adalah untuk mengganti defisit pra, selama dan pasca bedah. Terapi dinilai berhasilapabila pada penderita tidak ditemukan tanda-tanda hipovolemik dan hipoperfusi atautanda-tanda kelebihan cairan. Pada prakteknya banyak hal yang sulit ditentukan ataudiukur secara objektif.Seluruh cairan tubuh didistribusikan ke dalam kompartemen intraselular dankompartemen ekstraselular. Kompartemen ekstraselular dibagi menjadi cairanintravaskular dan intersisial. Selain air, cairan tubuh mengandung elektrolit (Na
+
 ,K 
+
 ,Cl
-
 ,HCO
3-
 , PO
43-
) dan non elektrolit (kreatinin, bilirubin). Proses pergerakan cairan tubuhantar kompertemen dapat berlangsung secara osmosis, difusi, pompa natrium-kalium.Perubahan dalam cairan tubuh dapat terjadi karena perubahan volume (defisit volumeseperti dehidrasi dan kelebihan volume), perubahan konsentrasi (elektrolit), perubahankomposisi (asidosis dan alkalosis).Gangguan dalam keseimbangan cairan dan elektrolit merupakan hal yang umumterjadi pada pasien bedah karena kombinasi dari faktor-faktor preoperatif, perioperatif dan postoperatif. Oleh karena itu dasar terapi cairan dan elektrolit perioperatif berdasar kepada kebutuhan normal cairan dan elektrolit harian, defisit pra, saat, dan pasca pembedahan. Kebutuhan normal cairan orang dewasa rata-rata 30-35 ml/kgBB danelektrolit Na+= 1-2mmol/kgBB/hari dan K+=1 mmol/kgBB/hari. Saat pembedahanharus dilihat banyaknya perdarahan untuk digantikan. Selain mengganti cairan tubuh, perlu diperhatikan pula jenis cairan yang digunakan untuk menggantinya. Cairan tersbut dapat berupa kristaloid atau koloid yang masing-masing mempunyai keuntungantersendiri yang diberikan sesuai dengan kondisi pasien.
 
 
Daftar Isi
Abstrak Daftar IsiBab I. PendahuluanBab II. Anatomi Cairan Tubuh2.1
 
Proses Pergerakan Cairan Tubuh2.2
 
Asupan dan Kehilangan Cairan dan Elektrolit pada Keadaan Normal2.3
 
Perubahan Cairan TubuhBab III. Cairan Perioperatif 3.1
 
Patofisiologi3.2
 
Dasar-dasar Terapi Cairan Elektrolit Perioperatif 3.3
 
Pilihan Jenis CairanDaftar Pustakaiii12791017182025iii

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->