Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
53Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
diare

diare

Ratings: (0)|Views: 1,378 |Likes:
Published by Stevany Nurifin

More info:

Published by: Stevany Nurifin on Jan 12, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

05/15/2013

pdf

text

original

 
EpidemiologiSetiap tahun diperikirakan lebih dari satu milyar kasus diare di dunia dengan 3,3 juta kasus kematiansebagai akibatnya7. Diperkirakan angka kejadian di negara berkembang berkisar 3,5 ² 7 episode peranak pertahun dalam 2 tahun pertama kehidupan dan 2 ² 5 episode per anak per tahun dalam 5 tahunpertama kehidupan8. Hasil survei oleh Depkes. diperoleh angka kesakitan diare tahun 2000 sebesar 301per 1000 penduduk angka ini meningkat bila dibanding survei pada tahun 1996 sebesar 280 per 1000penduduk. Diare masih merupakan penyebab utama kematian bayi dan balita. Hasil Surkesnas 2001didapat proporsi kematian bayi 9,4% dengan peringkat 3 dan proporsi kematian balita 13,2% denganperingkat 29. Diare pada anak merupakan penyakit yang mahal yang berhubungan secara langsung atautidak terdapat pembiayaan dalam masyarakat. Biaya untuk infeksi rotavirus ditaksir lebih dari 6,3 jutapoundsterling setiap tahunya di Inggris dan 352 juta dollar di Amerika Serikat.PatofisiologiMenurut patofisiologinya diare dibedakan dalam beberapa kategori yaitu diare osmotik, sekretorik dandiare karena gangguan motilitas usus. Diare osmotik terjadi karena terdapatnya bahan yang tidak dapatdiabsorpsi oleh usus akan difermentasi oleh bahteri usus sehingga tekanan osmotik di lumen ususmeningkat yang akan menarik cairan. Diare sekretorik terjadi karena toxin dari bakteri akanmenstimulasi c AMP dan cGMP yang akan menstimulasi sekresi cairan dan elektrolit. Sedangkan diarekarena gangguan motilitas usus terjadi akibat adanya gangguan pada kontrol otonomik,misal padadiabetik neuropathi, post vagotomi, post reseksi usus serta hipertiroid.7Kehilangan bikarbonat bersama dengan diare dapat menimbulkan asidosis metabolik dengan anion gapyang normal ( 8-16 mEg/L), biasanya disertai hiperkloremia. Selain penurunan bikarbonat serumterdapat pula penurunan pH darah kenaikan pCO2. Hal ini akan merangsang pusat pernapasan untukmeningkatkan kecepatan pernapasan sebagai upaya meningkatkan eksresi CO2 melalui paru (pernapasan Kussmaul ) Untuk pemenuhan kebutuhan kalori terjadi pemecahan protein dan lemak yangmengakibatkan meningkatnya produksi asam sehingga menyebabkan turunnya nafsu makan bayi.Keadaan dehidrasi berat dengan hipoperfusi ginjal serta eksresi asam yang menurun dan akumulasianion asam secara bersamaan menyebabkan berlanjutnya keadaan asidosis.
Penyebab Diare dan Gejala Diare
Penyebab Diare
 Diare bukanlah penyakit yang datang dengan sendirinya. Biasanya ada yang menjadi pemicuterjadinya diare. Secara umum, berikut ini beberapa penyebab diare, yaitu:1.
 
I
nfeksi oleh bakteri, virus atau parasit.2.
 
Alergi terhadap makanan atau obat tertentu.3.
 
I
nfeksi oleh bakteri atau virus yang menyertai penyakit lain seperti: Campak,
I
nfeksitelinga,
I
nfeksi tenggorokan, Malaria, dll.4.
 
Pemanis buatan
 
Berdasar metaanalisis di seluruh dunia, setiap anak minimal mengalami diare satu kali setiap tahun. Darisetiap lima pasien anak yang datang karena diare, satu diantaranya akibat rotavirus. Kemudian, dari 60 anak yangdirawat di rumah sakit akibat diare satu di antaranya jugakarena rotavirus.Di
I
ndonesia, sebagian besar diare pada bayi dan anak disebabkan oleh infeksi rotavirus. Bakteri dan parasit juga dapat menyebabkan diare. Organisme-organisme inimengganggu proses penyerapan makanan di usus halus.Dampaknya makanan tidak dicerna kemudian segera masuk ke usus besar.Makanan yang tidak dicerna dan tidak diserap usus akan menarik air dari dinding usus. Di lain pihak, pada keadaan ini proses transit di usus menjadi sangat singkat sehingga air tidak sempatdiserap oleh usus besar. Hal inilah yang menyebabkan tinja berair pada diare.Sebenarnya usus besar tidak hanya mengeluarkan air secara berlebihan tapi juga elektrolit.Kehilangan cairan dan elektrolit melalui diare ini kemudian dapat menimbulkan dehidrasi.Dehidrasi inilah yang mengancam jiwa penderita diare.Selain karena rotavirus, diare juga bisa terjadi akibat kurang gizi, alergi, tidak tahan terhadaplaktosa, dan sebagainya. Bayi dan balita banyak yang memiliki intoleransi terhadap laktosadikarenakan tubuh tidak punya atau hanya sedikit memiliki enzim laktose yang berfungsimencerna laktosa yang terkandung susu sapi.Tidak demikian dengan bayi yang menyusu AS
I
. Bayi tersebut tidak akan mengalami intoleransilaktosa karena di dalam AS
I
terkandung enzim laktose. Disamping itu, AS
I
terjaminkebersihannya karena langsung diminum tanpa wadah seperti saat minum susu formula dengan botol dan dot.Diare dapat merupakan efek sampingan banyak obat terutama antibiotik. Selain itu, bahan-bahan pemanis buatan sorbitol dan manitol yang ada dalam permen karet serta produk-produk bebasgula lainnya menimbulkan diare.Hal ini terjadi pada anak-anak dan dewasa muda yang memiliki kadar dan fungsi hormon yangnormal, kadar vitamin yang normal dan tidak memiliki penyebab yang jelas dari rapuhnyatulang.Orang tua berperan besar dalam menentukan penyebab anak diare. Bayi dan balita yang masihmenyusui dengan AS
I
eksklusif umumnya jarang diare karena tidak terkontaminasi dari luar. Namun, susu formula dan makanan pendamping AS
I
dapat terkontaminasi bakteri dan virus.
G
ejala Diare
Gejala diare atau mencret adalah tinja yang encer dengan frekuensi 4 x atau lebih dalam sehari,
 
yang kadang disertai:
y
 
Muntah
y
 
Badan lesu atau lemah
y
 
Panas
y
 
Tidak nafsu makan
y
 
Darah dan lendir dalam kotoranRasa mual dan muntah-muntah dapat mendahuluidiare yang disebabkan oleh infeksi virus.
I
nfeksi bisasecara tiba-tiba menyebabkan diare, muntah, tinja berdarah, demam, penurunan nafsu makan ataukelesuan.Selain itu, dapat pula mengalami sakit perut dankejang perut, serta gejal-gejala lain seperti flumisalnya agak demam, nyeri otot atau kejang, dansakit kepala. Gangguan bakteri dan parasit kadang-kadang menyebabkan tinja mengandung darah ataudemam tinggi.Diare bisa menyebabkan kehilangan cairan danelektrolit (misalnya natrium dan kalium), sehingga bayi menjadi rewel atau terjadi gangguan irama jantung maupun perdarahan otak.Diare seringkali disertai oleh dehidrasi (kekurangan cairan). Dehidrasi ringan hanyamenyebabkan bibir kering. Dehidrasi sedang menyebabkan kulit keriput, mata dan ubun-ubunmenjadi cekung (pada bayi yang berumur kurang dari 18 bulan). Dehidrasi berat bisa berakibatfatal, biasanya menyebabkan syok 
8 faktor penyebab diare pada anak
 
Diare adalah sindrome penyakit yang ditandai dengan perubahan bentuk dan konsistensi tinjamelambat sampai mencair dan bertambahnya frekuensi buang air besar dari biasanya 3 kali ataulebih dalam sehari.Diare adalah buang air besar (defekasi) dengan tinja berbentuk cairan atau setengah cairan, dengandemikian kandungan air pada tinja lebih banyak dari biasanya (normal 100-200 ml per jam tinja).Diare adalah keadaan frekwensi buang air besar lebih dari 4 kali pada bayi dan lebih dari 3 kali padaanak. Konsistensi proses encer dapat berwarna hijau atau dapat pula bercampur lendir dan darahatau lendir saja.

Activity (53)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
Ardinx January liked this
Ardinx January liked this
Junod Juned liked this
Midha Tjantik liked this
Merita Diana liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->