Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Look up keyword
Like this
21Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Tugas Orientasi Klinik Prosto Hari Kedua

Tugas Orientasi Klinik Prosto Hari Kedua

Ratings: (0)|Views: 657|Likes:
tugas pertama co-ass di klinik prosto
tugas pertama co-ass di klinik prosto

More info:

Published by: nisa milati biyantini on Jan 13, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

04/12/2013

pdf

text

original

 
TUGAS ORIENTASI KLINIK PROSTODONTIA
 Nama : Nisa Milati Biyantini NPM : 160110070074
1.
 
PEMASANGAN GIGI TIRUAN (INSERSI)
G
igi tiruan sudah siap dipasangkan apabila :-
 
Sudah dipoles-
 
Tidak ada bagian yang akan mengiritasi (runcing/ tajam/
overextended 
)
 -
 
Tidak ada prematur kontak pada oklusalPrematur kontak pada oklusal sangat penting untuk dihilangkan untuk memastikan jika pasien memiliki kenyamanan yang maksimal ketika mereka belajar untuk mengontrolgigi tiruannya.Pada pemasangan diperhatikan :1.
 
Bagian yang mengiritasiBagian gigi tiruan yang tajam/ kasar/ overextended dapat mengiritasi mukosa pendukunggigi tiruan maupun mukosa mulut lainnya (lidah atau pipi
)
.2.
 
RetensiUntuk memperkirakan retensi gigi tiruan bisa dilakukan dengan menarik gigi tiruansecara perlahan-lahan dari jaringan. Over dan underextension adalah kasus yang palingsering menyebabkan buruknya retensi pada gigi tiruan. Untuk mendeteksi danmengurangi area yang overextension dapat dilakukan denga menarik pipi perlahan-lahanke arah depan, belakang, atas dan bawah.3.
 
Estetika
 
Pada pemeriksaan estetika, harus dipastikan lagi jika ada perubahan akibat proses di lab.Pemeriksaan garis median, inklinasi gigi, garis incisal, relasi gigi terhadap bibir, overjet,overbite, dimensi vertikal dari oklusal dan semuanya yang terlihat pada gigi anterior.4.
 
Penyesuaian oklusalPenyesuaian oklusal dilihat pada berbagai posisi oklisi dan perpindahan oklusi :-
 
oklusi sentrik -
 
oklusi eksentrik (lateral kiri / kanan dan protrusif 
)
terhadap kemungkinan adanyasangkutan (interferen
)
 Pemeriksaan dilakukan dengan memakai kertas artikulasi, dilihat dari :-
 
ketebalan warna kontak -
 
 bentuk kontak (titik/ bidang
)
 5.
 
Part of insertion and part of removementHambatan pada permukaan gigi atau jaringan yang dijumpai pada saat pemasangan dan pengeluaran gigi tiruan dapat dihilangkan dengan cara pengasahan permukaan gigi tiruan(hanya pada bagian yang perlu saja
)
.6.
 
StabilisasiYaitu perlawanan atau ketahanan
G
TS terhadap gaya yang menyebabkan perpindahantempat/gaya horizontal. Stabilisasi terlihat dalam keadaan berfungsi, misal pada saatmastikasi. Pemeriksaan stabilisasi gigi tiruan dengan cara menekan bagian depan dan belakang gigi tiruan secara bergantian.
G
igi tiruan tidak boleh menunjukkan pergeseran pada saat tes ini.
2
.
 
RESORPSI TULANG ALVEOLAR SETELAH PENCABUTAN
G
angguan-gangguan yang diakibatkan oleh hilangnya gigi-geligi akan mendorong seseoranguntuk mendapatkan perawatan prostodontik terutama bila kehilangan gigi-geligi anterior yangdapat mengganggu penampilan estetik. Pada pasien yang memiliki kondisi gigi-geligi kurang baik dan tidak memungkinkan untuk dibuatkan gigitiruan sebagian lepasan atau gigitiruan cekat,alternatif lain adalah gigitiruan penuh, namun pencabutan gigi akan mengakibatkan resorpsilinggir alveolus, akan mengurangi retensi dan stabilitas gigitiruan, hal ini akan menjadi masalah
 
dalam pembuatan gigitiruan. Resorpsi linggir alveolus tersebut dapat diperlambat denganmempertahankan gigi-geligi di bawah gigitiruan dan sekaligus mempertahankan estetis dengandibuatkan gigitiruan yang disebut dengan overdenture imidiat..Teknik pembuatan overdenture imidiat yang tepat untuk mengatasi resorpsi linggir danestetis dapat dicapai dengan mempertahankan gigi-geligi asli yang telah dirawat endodontik atautidak dirawat dan telah dipreparasi seperti kubah sebagai penyangga overdenture. Pencabutangigi-geligi posterior dilakukan pada awal perawatan guna memungkinkan proses penyembuhanyang lebih lama dan menyisakan gigi-geligi anterior untuk tujuan estetis sebelum overdenturedipasang. Pencetakan dilakukan minimal 6 minggu setelah pencabutan gigi-geligi posterior.Pembuatan gigitiruan overdenture imidiat dilakukan pada model dan anasir gigitiruan disusundengan menggunakan indeks labial sebagai penuntun. Pada kunjungan pemasangan dilakukan preparasi gigi penyangga lebih kecil dibanding pada model dan overdenture dipasang dibantudengan bahan tissue conditioning agar tepi gingiva tidak mengalami trauma. Pemeriksaan pasca pemasangan dilakukan keesokan harinya dan selanjutnya pasien diinstruksikan untuk menjagakebersihan gigi penyangga dan gigitiruan setiap hari. Pada tahun pertama perlu dilakukan pelapisan basis gigitiruanoverdenture imidiat. Teknik pembuatan overdenture imidiat dengangigitiruan imidiat konvensional pada umumnya adalah sama. Perbedaannya adalah padaoverdenture imidiat terdapat gigi atau akar gigi yang dipertahankan untuk memperlambatresorpsi linggir alveolusPada pasien dengan resorpsi linggir alveolus yang parah dijumpai perubahan struktur anatomis jaringan pendukung gigitiruan penuh pada rahang atas dan rahang bawah, meliputu berkurangnya ukuran dan bentuk linggir alveolus dan terjadi perbedaan arah resorpsi padarahang atas dan rahang bawah yaitu arah resorpsi rahang bawah ke bawah dan ke depan dan arahresorpsi rahang atas ke atas dan ke dalam sehingga rahang bawah lebih besar dari rahang atasatau dapat terjadi gigitan silang. Juga terjadi pergeseran otot-otot buksinator , milohioid * dantuberkulum genialis ke puncak linggir alveolus sehingga sulkus vestibulum dan orolingualismenjadi dangkal serta pergeseran papila insisivum, palatum, sisa krevis gingiva palatal yangmerupakan pedoman penyusunan anasir gigitiruan penuh, Keadaan ini mempersulit untuk mendapatkan stabilitas dan retensi gigitiruan penuh. Walaupun masalah stabilitas dan retensigigitiruan penuh dapat diatasi dengan vestibuloplasti maupun bone grafting atau pemasangan

Activity (21)

You've already reviewed this. Edit your review.
1 hundred reads
1 thousand reads
vil66 liked this
vil66 liked this
vil66 liked this
Alfonsius Jeri liked this
Insan Kamil liked this
dent in dentist liked this
Everin Yasinta liked this

You're Reading a Free Preview

Download
scribd
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->