Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more ➡
Download
Standard view
Full view
of .
Add note
Save to My Library
Sync to mobile
Look up keyword
Like this
2Activity
×
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Makalah Ilmu Pendidikan Tentang Upaya Guru Dalam Meningkatkan Efektivitas Belajar Mengajar

Makalah Ilmu Pendidikan Tentang Upaya Guru Dalam Meningkatkan Efektivitas Belajar Mengajar

Ratings: (0)|Views: 878|Likes:
Published by rriguntila

More info:

Published by: rriguntila on Jan 13, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as PDF, DOCX, TXT or read online from Scribd
See More
See less

05/14/2012

pdf

text

original

 
MAKALAH ILMU PENDIDIKAN TENTANG UPAYA GURU DALAMMENINGKATKAN EFEKTIVITAS BELAJAR MENGAJAR
BAB IPENDAHULUANA. Latar Belakang MasalahPengelolaan kelas adalah keterampilan guru untuk menciptakan dan memelihara kondisi belajar yangoptimal dan mengembalikannya bila terjadi gangguan dalam proses belajar mengajar. Suatu kondisiyang optimal dapat tercapai jika guru mampu siswa dan sarana pengajaran serta mengedalikannyadalam suasana yang menyenangkan untuk mencapai tujuan pengajaran. Pengelolaan kelas yang efektif merupakan persyaratan mutlak bagi terjadinya proses belajar mengajar.Mengajar pada prinsipnya membimbing siswa dalam kegiatan belajar mengajar atau mengandungpengertian bahwa mengajar merupakan suatu usaha pengorganisasian lingkungan dalam hubungannyadengan anak didik dan bahan pengajar yang menimbulkan proses belajar (Uzer Usman, 1988:6).Dari kutipan di atas mengandung makna bahwa gurulah yang mengatur mengawasi dan mengelola kelasagar tercapainya proses belajar mengajar yang berarah kepada tujuan-tujuan pendidikan. Hal ini sejalandengan yang dikatakan oleh Syarifudin Nurdin bahwa guru sebagai salah satu komponen dalam kegiatanbelajar mengajar, memiliki posisi yang sangat menentukan keberhasilan pembelajaran karena fungsiutama guru ialah merancang, mengelola, melaksanakan dan mengevaluasi pembelajaran (SyarifudinNurdin, 2002:1).Di samping itu pula guru bertanggung jawab memelihara lingkungan fisik kelasnya agar senantiasamenyenangkan untuk belajar dan lingkungan yang baik adalah yang bersifat menantang danmerangsang siswa untuk belajar, memberikan rasa aman dan kepuasan dalam mencapai tujuannya(Uzer Usman, 1998:10).Dari beberapa keterangan di atas telah menunjukan betapa pentingnya suatu pengelolaan kelas yangbaik agar tercapainya proses belajar mengajar yang akhirnya berdampak baik terhadap pencapaianprestasi belajar mengajar siswa atau anak didik. Karena dorongan itulah maka perlu adanya suatupenelitian yang mengamati tentang usaha apa yang akan dilakukan oleh guru dalam mengelola kelasmaka dalam penelitian ini penulis mencoba mengamati guru dalam mengelola kelas agar tercapainyaproses belajar mengajar.B. Rumusan Masalah
 
Dari beberapa uraian diatas,timbul beberapa permasalahan sebagai berikut :1. Usaha-usaha apa yang dilakukan oleh guru dalam mengelola kelas ?2. Bagaimana proses pelaksanaan belajar mengajar yang efektif di sekolah dasar ?3. Bagaimana memanfaatkan efektifitas waktu belajar siswa ?C. Tujuan PembahasanDari uraian diatas,penulis mempunyai tujuan pembahasan,diantaranya sebagai berikut :1. Mencoba meningkatkan profesionalisme guru dalam melaksanakan tugasnya2. Mahasiswa mencoba melaksanakan tugasnya sebagai calon pendidik (Guru) untuk memberikanbeberapa variasi metode belajar,guna menghindari kejenuhan siswa dalam belajar.3. Meningkatkan produktifitas waktu belajar siswa,guna tercapainya efektivitas belajar siswa dalamkaitannya denga pendidikan Nasional.D. Metode PembahasanMetode yang di gunakan penulis dalam menyusun karya ilmiah ini adalah metode studi pustaka, yaitumengutip, menyusun serta merumuskan kembali pernyataan para ahli dalam bidang pendidikan.BAB IIKAJIAN TEORITISA. Hakikat Guru Sebagai Pembimbing Belajar Dan PendidikanSebagai mana telah diuraikan pada pendahuluan, bahwa mendidik ialah meminpin anak ke arahkedewasaan, jadi yang kiata tuju dalam pendidikan ialah kedewasaan si anak. Tidak mungkin Seorangpendidik membawa anak kepada dewasanya bukan hanya dengan nasihat-nasihat, perintah-perintah,anjuran-anjuran dan larangan-larangan saja. Melainkan yang utama ialah dengan gambaran kedewasaanyang senan tiasa dapat dibayangkan oleh anak dalam diri pendidiknya didalam pergaulan mereka(antara pendidik dan anak didik).Seiring berjalannya waktu suatu pendidikan berubah mengikuti perkembangan jaman. Sehinggasampailah pada saat dewasa ini, guru bukan merupakan satu-satunya kontrol sosaial, melainkan dalam
 
hal ini guru mempunyai posisi sebagai pasilitator setelah menjalankan fungsinya sebagai pelatih,pengajar dan pembimbing.Manusai sejak lahir sudah di anugrahi fitrah, untuk membina dan mendidik serta melatih anak agarmenjadi manusia yang beriman dan bertakwa.Ini digaskan dalam Al- Quran QS. Ar-Rum ayat 30.Artinya : Maka hendaklah wajahmu dengan lurus kepada agama Allah Fitrah Allah yang menciptakanmanusia menurut fitrah itu. Tidak ada perubahan pada fitrah Allah. Itulah agama yang lurus, tetapikebanyakan manusia tidak mengetahui. Depag RI (992: 615).1. Kode Etik GuruKode etik dapat diartikan tatalaksana pelaksana guru dalam Mengembangkan misi pendidikan. Adapunkode etik tersebur :1. Guru berbakti membimbing anak didik seutuhnya untuk membentuk pembangunan yang ber-Pancasila.a. Guru menghendaki hak individu dan kepribadian anak didiknya masing-masing.b. Guru berusaha mensukseskan pendidikan yang serasi (jasmaniah dan rohaniah) bagi anak didiknya.c. Guru harus menghayati dan mengamalkan Pancasila.d. Guru dengan bersungguh-sungguh mengintensifkan Pendididkan Moral Pancasila bagi anak didiknya.e. Guru melatih dalam memecahkan masalah-masalah dan membina daya kreasi anak didik agar kelakdapat menunjang masyarakat yang sedang membangun.f. Guru membantu sekolah di dalam usaha menanamkan pengetahuan keterampilan kepada anak didik.2. Guru memiliki kejujuran professional dalam menerapkan kurikulum sesuai dengan kebutuhan anakdidik masing-masing.a. Guru menghargai dan memperhatikan perbedaan dan kebutuhan anak didiknya masing-masing.

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->