Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
1Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Konsep_dan_Strategi_Pengembangan_PKBM

Konsep_dan_Strategi_Pengembangan_PKBM

Ratings: (0)|Views: 46 |Likes:
Published by Taufik Prayoga

More info:

Published by: Taufik Prayoga on Jan 14, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOC, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

01/14/2012

pdf

text

original

 
Oleh :Sekretariat :Jl. Cempaka Putih Barat XI / T No. 48RT 005 RW 011 Cempaka Putih, Jakarta Pusat 10520Telp. : (021) 42872484, 081315420122, 0817716228Fax : (021) 42872484Email : forum_komunikasi@yahoo.comWebsite : www.fkpkbm.or.id
 
 Konsep dan Strategi Pengembangan PKBM 
DAFTAR ISI
Daftar Isi
BAB I PENDAHULUAN
1.Lahirnya PKBM di Indonesia2.Pentingnya Konsep PKBM3.Pengembangan Konsep PKBM
BAB II KONSEP PKBM
1.Filosofi PKBM2.Tujuan PKBM3.Bidang Kegiatan PKBM4.Komponen PKBM5.Parameter PKBM6.Karakter PKBM
BAB III RENCANA STRATEGIS PENGEMBANGAN PKBM
1.Pentingnya Rencana Strategis Pengembangan PKBM2.Perumusan Visi, Misi, dan Nilai-Nilai Suatu PKBM3.Melakukan Analisis Lingkungan PKBM (Analisis SWOT)4.Penetapan Rencana Aksi PKBM
BAB IV STRATEGI PENGEMBANGAN PKBM DI INDONESIA
1.
Pentingnya Rencana Strategis Pengembangan PKBM secaraNasional
2.
Membangun Rencana Strategis Pengembangan PKBM Nasional
3.
Beberapa Alternatif Program Strategis Pengembangan PKBMdi Indonesia4.Berbagai Peran Dalam Pengembangan PKBM di Indonesia5.Contoh Analisis SWOT, Visi, missi dan target 5 tahunpengembangan
BAB VI PENUTUP
Hal12346111214151718182021242425363743
DPP FK PKBM Indonesia2
 
 Konsep dan Strategi Pengembangan PKBM 
BAB IPENDAHULUAN
I.1 Lahirnya PKBM di Indonesia
Pusat Kegiatan Belajar Masyarakat (PKBM) hadir di Indonesia di tengah-tengahkondisi krisis sosial ekonomi nasional pada tahun 1998. Kehadiran PKBM sebenarnyamemiliki latar belakang yang cukup panjang.Fakta menunjukkan bahwa pendidikan formal dan sistem persekolahan ternyata tidak cukup untuk menjawab berbagai permasalahan yang dihadapi oleh masyarakat. Hal inidapat dilihat dari masih rendahnya tingkat pendidikan masyarakat, tingginya tingkat buta aksara bagi orang dewasa, tingginya tingkat pengangguran, tingginya tingkatkemiskinan dan sebagainya.Di pihak lain, kebijakan pemerintah dalam pembangunan pendidikan sangatmenitikberatkan pada pendidikan formal dan sistem persekolahan. Adapun perhatian pada pendidikan non formal masih sangat terbatas. Hal ini dapat dilihat dari alokasianggaran dan fasilitas maupun berbagai sumberdaya lainnya yang jauh lebih besar dicurahkan bagi pendidikan formal dan sistem persekolahan.Sesungguhnya pendidikan non formal telah dikenal dalam peradaban manusia jauhsebelum adanya pendidikan formal dan sistem persekolahan. Namun pembinaan pendidikan nasional selama ini masih didominasi oleh pendidikan formal. Pembinaan pendidikan non formal dilakukan oleh pemerintah hanya melalui berbagai pendekatan proyek yang bersifat sementara dan kadangkala tidak berkelanjutan. Cakupannyapunmasih sangat terbatas pada beberapa jenis kebutuhan pendidikan yang bersifatnasional. Sementara pendidikan non formal yang diselenggarakan oleh masyarakatmasih bertumpu pada jenis-jenis pendidikan yang memiliki nilai komersial sehinggadapat ditarik pembayaran dari masyarakat untuk membiayai kegiatan pendidikantersebut.Untuk meningkatkan efektivitas keberhasilan pendidikan non formal telah dilakukan berbagai evaluasi terhadap kiprah pendidikan non formal selama ini. Negara-negarayang tergabung dalam UNESCO menyimpulkan bahwa pembangunan pendidikan nonformal haruslah semaksimal mungkin bersifat partisipatif, dilaksanakan olehmasyarakat itu sendiri dan peran pemerintah sebaiknya diposisikan lebih sebagaiDPP FK PKBM Indonesia3

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->