Welcome to Scribd, the world's digital library. Read, publish, and share books and documents. See more
Download
Standard view
Full view
of .
Save to My Library
Look up keyword
Like this
35Activity
0 of .
Results for:
No results containing your search query
P. 1
Penelitian Kausal Komparatif

Penelitian Kausal Komparatif

Ratings: (0)|Views: 1,959 |Likes:
Published by Rahmi Wulandiani
Frankel, Jack R. 1993. How To Design and Evaluate Research in Education. San Fransisco: Universitas San Fransisco
Frankel, Jack R. 1993. How To Design and Evaluate Research in Education. San Fransisco: Universitas San Fransisco

More info:

Published by: Rahmi Wulandiani on Jan 15, 2012
Copyright:Attribution Non-commercial

Availability:

Read on Scribd mobile: iPhone, iPad and Android.
download as DOCX, PDF, TXT or read online from Scribd
See more
See less

04/03/2014

pdf

text

original

 
PENELITIAN KAUSAL KOMPARATIF
 Ditujukan untuk Memenuhi Tugas Mata Kuliah Metodologi Penelitian
(Prof. Dr. Fransisca Sudargo Tapilow, M.Pd.)
Oleh:Eka Sutawijaya S.A.Rahmi WulandianiRobi Bhakti AwaludinWenidya Fitri ChaniagoPROGRAM PENDIDIKAN BIOLOGISEKOLAH PASCASARJANAUNIVERSITAS PENDIDIKAN INDONESIA2011
PENELITIAN KAUSAL KOMPARATIF
 
Dalam penelitian kausal-komparatif, peneliti mencoba untuk menentukan penyebab atau konsekuensi dari perbedaan yang sudah ada di antara kelompoindividu. Akibatnya, kadang-kadang penelitian kausal komparatif dianggap samadengan penelitian korelasional sebagai bentuk penelitian asosiasional, karenakeduanya menggambarkan kondisi yang sudah ada. Misalnya seorang peneliti bisamengamati bahwa dua kelompok individu berbeda pada beberapa variabel (sepertigaya mengajar) dan kemudian berusaha untuk menentukan alasan atau hasil perbedaan ini. Bagaimanapun perbedaan antara kelompok telah terjadi. Karenakedua efek dan dugaan penyebab telah terjadi dan dipelajari dalam retrospeksi, penelitian kausal-komparatif kadang-kadang juga disebut sebagai penelitian expostfacto (dari bahasa Latin: "setelah fakta"). Hal ini berbeda dengan studi eksperimentaldimana peneliti menciptakan perbedaan antara atau di antara kelompok-kelompok dan kemudian membandingkan kinerja mereka (pada satu atau lebih variabel terikat)untuk menentukan dampak dari perbedaan yang diciptakan.Perbedaan kelompok variabel dalam penelitian kausal-komparatif adalahvariabelnya yang tidak dapat dimanipulasi (seperti etnis) atau yang mungkin telahdimanipulasi tapi untuk satu alasan atau hal yang lain belum (seperti gayamengajar). Kadang-kadang kendala etis mencegah variabel untuk dimanipulasi,sehingga mencegah efek-efek variasi dalam variabel yang sedang diteliti melaluisuatu studi eksperimental. Misalnya seorang peneliti mungkin akan tertarik untuk meneliti efek dari diet pada anak yang sangat muda. Pertimbangan etis mungkinmencegah peneliti untuk sengaja memvariasikan diet bagi anak-anak. Penelitiankausal komparatif akan memungkinkan peneliti untuk mempelajari efek dari diet jika ia bisa menemukan sekelompok anak-anak yang telah melakukan usaha diet.Peneliti kemudian bisa membandingkan mereka dengan kelompok serupa dari anak-anak yang belum pernah melakukan diet. Banyak penelitian dalam bidangkedokteran dan sosiologi yang merupakan penelitian kausal-komparatif.Contoh lain adalah perbandingan dari para ilmuwan dan insinyur dalam halorisinalitas mereka. Seperti dalam penelitian korelasional, penjelasan atau prediksidapat dibuat dari variabel yang satu ke yang lain; orisinalitas bisa diprediksi darikeanggotaan kelompok; atau keanggotaan kelompok dapat diprediksi dariorisinalitas. Namun, sebagian besar studi tersebut mencoba untuk mengeksplorasisebab-akibat daripada mendorong prediksi. Apakah
''originally" 
orang lebihcenderung menjadi ilmuwan? Apakah ilmuwan menjadi lebih asli karena merekamasuk dalam pekerjaan mereka? Dan lain sebagainya. Perhatikan bahwa penelitiankorelasional mungkin lebih baik, tetapi itu tidak tepat ketika salah satu
 
variabel (dalam hal ini sifat dari kelompok-kelompok) merupakan variabel kategoris.Berikut adalah beberapa contoh dari berbagai jenis penelitian kausal-komparatif.
Tipe 1:
Eksplorasi akibat (variabel terikat) disebabkan oleh keanggotaan dalamkelompok tertentu
 Pertanyaan
: Apakah ada perbedaan kemampuan yang disebabkan oleh gender?
 Hipotesis penelitian
: Wanita memiliki kemampuan linguistik yang lebih besar daripada laki-laki.
Tipe 2
: Eksplorasi penyebab (variabel bebas) keanggotaan kelompok 
 Pertanyaan
: Apa yang menyebabkan individu untuk bergabung dalam geng?
 Penelitian Hipotesis
: Individu yang menjadi anggota geng memiliki kepribadianlebih agresif daripada individu yang bukan anggota geng.
Tipe 3:
Eksplorasi konsekuensi (tergantung variabel) dari intervensi
 Pertanyaan
: Bagaimana siswa yang diajarkan dengan Metode inquiri bereaksiterhadap propaganda?
 Penelitian Hipotesis
: Siswa yang diajarkan dengan metode inquiri yang lebih kritisterhadap propaganda dari pada mereka yang diajarkan dengan metode ceramah.Penelitian kausal komparatif telah sering digunakan untuk mempelajari perbedaan antara pria dan wanita. Penelitian telah menunjukkan keunggulan perempuan dalam bahasa dan anak laki-laki dalam matematika pada tingkat usiatertentu. Hal yang menghubungkan perbedaan ini dengan gender -sebagai penyebab-harus bersifat tentatif. Sesuatu yang sulit dilihat bahwa gender sebagai penyebab kemampuan, tetapi ada banyak kemungkinan lainnya dalam rantai kausal,termasuk harapan sosial dari pria dan wanita.Dasar pendekatan kausal komparatif dimulai dengan mencatat perbedaanantara dua kelompok dan mencari kemungkinan penyebab atau konsekuensi dari perbedaan ini. Misalnya seorang peneliti mungkin akan tertarik dalam alasanmengapa beberapa individu menjadi kecanduan alkohol sementara yang lainketergantungan pada pil. Bagaimana hal ini bisa dijelaskan? Deskripsi dari duakelompok (pecandu alkohol dan jenis pil Popper) bisa dibandingkan untuk melihatapakah karakteristik mereka berbeda dalam cara-cara yang mungkin bisamemberikan penjelasan untuk perbedaan mereka dalam memilih obat.Kadang-kadang studi kausal-komparatif yang dilakukan hanya semata-matasebagai alternatif untuk percobaan. Anggaplah, misalnya, bahwa kepala bagian

Activity (35)

You've already reviewed this. Edit your review.
Fitri Ani liked this
1 thousand reads
1 hundred reads
W Dedix Doank liked this
Yuni Siswanti liked this
Fytry Zuhra liked this
tsidora liked this

You're Reading a Free Preview

Download
/*********** DO NOT ALTER ANYTHING BELOW THIS LINE ! ************/ var s_code=s.t();if(s_code)document.write(s_code)//-->